EDISI : 148 TAHUN LXIII
SENIN 10 OKTOBER 2011 M / 12 DZULKAIDAH 1432 H
HARGA ECERAN
Rp2500
HARI INI TERBIT 24 HALAMAN
SEJARAH MENCATAT, HALUAN TERBIT SEJAK 1948 DAN MENJADI TUAN RUMAH DI NEGERI SENDIRI
Media Kurang Berpihak pada Kaum Marginal
Barangsiapa yang menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna dan mereka di dunia itu tidak akan dirugikan. (QS Huut 11:15)
SUBUH ZUHUR ASHAR MAGHRIB ISYA
04.45 12.05 15.16 18.08 19.17
WIB WIB WIB WIB WIB
BUKITTINGGI, HALUAN — Media kurang berpihak pada kaum marginal dalam pemberitaan. Suara-suara kaum marginal nyaris tak mendapat tempat dalam hiruk pikuk informasi. Kesimpulan tersebut berdasarkan penelitian terhadap media dan disampaikan dalam pelatihan “Meliput Mereka
yang Terpinggirkan” di Bukittinggi, Senin-Sabtu (3-8/10), diselenggarakan oleh Perhimpunan Pengembangan Media Nusantara (PPMN) Jakarta. Jurnalis Metro TV yang juga Koordinator Divisi Perempuan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Luviana mengemukakan pengertian marginal
dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Dari PBB, kaum marginal di antaranya, petani, buruh, perempuan, anak, masyarakat adat, lingkungan, dan media, kaum diffable (penyandang cacat), dan kelompok minoritas.
Bersambung ke Halaman 11
http://www.pkpu.or.id
Mereformasi Kesehatan Jiwa Bangsa OLEH: HENDRIZAL DALAM momen Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 10 Oktober, ada baiknya merenungkan kesehatan jiwa bangsa Indonesia. Sebab, kondisi jiwa bangsa kita sangat memprihatinkan belakangan ini. Seiring gerakan reformasi, sejumlah kasus sosial, politik, hukum dan kultural-struktural yang berimbas terjadinya kekerasan, kekacauan dan kebiadaban marak di mana-mana di negeri ini. Apa yang pernah dikhawa-tirkan Thomas Hobbes dengan teorinya yang menjuluki manusia sebagai homo homini lupus (manusia adalah serigala bagi manusia lainnya) atau keniscayaan terjadinya friksi berdarah melalui bellum omnium contra omnes (perang antarkelompok melawan kelompok lain) benar-benar tampak membingkai bangsa kita.
JAKARTA, HALUAN—Forum Masyarakat Pemantau Parlemen Indonesia (Formappi) menyimpulkan, sejak dilantik dua tahun silam, produktivitas DPR periode 2009-1014 dinilai semakin jatuh merosot. “Buktinya, belum ada satu pun RUU yang masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2011 yang telah disahkan sebagai UU baru,” kata Koordinator Formappi, Sebastian Salang, di kantornya, Jl Matraman Raya, Jakarta Timur, Minggu (9/10). Bersambung ke Halaman 11
DITIMPA POHON KELAPA ANTARA
PERPUSTAKAAN KELILING — Saiful (43) menawarkan buku bacaan kepada dua bocah yang sedang naik sepeda di kawasan UGM Yogyakarta, Minggu (9/10). UGM dan Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB) memberikan bantuan kepada Saiful dalam bentuk pelatihan-pelatihan agar semakin menunjang cita-cita mulianya yaitu mencerdaskan anak bangsa.
Jalan Rawan Longsor Bakal Dipasang CCTV
NET
BANGUNAN masjid di Ampang, Kota Padang, tak bisa dimanfaatkan lagi karena hancur akibat bencana gempa 30 September 2009 lalu. Sumatera Barat harus ikut berperan dalam konferensi ini.
Konferensi Membangun Budaya Sadar Bencana SEJUMLAH pihak di Indonesia bekerja sama mengadakan konferensi bertema “Membangun Budaya Aman dari Bencana” untuk memperingati Bulan Pengurangan Risiko Bencana Sedunia. “Oktober dicanangkan sebagai Bulan Pengurangan Risiko Bencana di seluruh dunia. Indonesia berencana untuk menyelenggarakan serangkaian kegiatan, salah satunya adalah konferensi Membangun Budaya Sadar Bencana’ pada 12 Oktober 2011,” kata penanggung jawab konferensi Trinirmalaningrum di Jakarta, Minggu (9/10). Sejumlah pihak yang berinisiatif mengadakan konferensi itu yakni Perkumpulan Kerlip, Perkumpulan Skala, dan Platform Nasional Pengurangan Risiko Bencana di Indonesia. Ia menjelaskan, kegiatan itu dilatarbelakangi kondisi Indonesia yang dikenal sebagai negara “supermarket bencana”.
Bersambung ke Halaman 11
Kinerja DPR Makin Merosot
DEWAN Perwakilan Rakyat mendapat kritikan lagi. Kali ini datang dari Forum Masyarakat Pemantau Parlemen Indonesia. Forum ini menilai, kinerja DPR terus merosot tajam. Namun, Ketua DPR mempertanyakan kapasitas forum ini.
REFLEKSI
Bersambung ke Halaman 11
FORMAPPI
PADANG, HALUAN — Kepolisian Daerah Sumatera Barat menjadwalkan memasang kamera pemantau (Closed Circuit Television CCTV) pada sejumlah ruas jalan rawan bencana, terutama dari bahaya longsor di provinsi tersebut. Direktur Lalulintas Polda Sumbar, Kombes Pol Ibnu Isticha, di Padang, Minggu (9/10) kemarin, mengatakan, kamera CCTV memang diperlukan
dipasang pada daerah rawan bencana, untuk memantau dan memberi sinyal lebih dini kepada para petugas, untuk disampaikan kepada masyarakat. Pemasangan CCTV tersebut, katanya, diharapkan dapat mengurangi potensi bahaya bagi masyarakat, karena dari kamera itu akan memberi sinyal lebih dini kepada petugas untuk mengosongkan daerah yang rawan bencana tersebut.
Dia menjelaskan, kamera CCTV diutamakan diletakan pada kawasan rawan longsor yang berdekatan dengan ruas jalan utama yang dinilai padat arus lalulintasnya. Sejumlah ruas jalan utama menghubungkan antara kota dan kabupaten di Sumatera Barat, melintasi kawasan perbukitan dan tergolong terjal.
Bersambung ke Halaman 11
HARI INI, GROUND BREAKING GREEN CITY
Rumah Nenek Asma Terbelah Dua
PAYAKUMBUH, HALUAN — Nyawa seorang nenek bernama Asma Koto (64 th), warga Padang Tangah, Kecamatan Payakumbuh Barat, masih diselamatkan oleh Allah SWT. Walau rumah semi permanen miliknya terbelah dua berantakan, akibat ditimpa pohon kelapa tumbang, tapi isteri kakek Ruslan (68 th) ini, terhindar dari musibah yang menimpanya. Pasangan kakek dan nenek ini, tergolong keluarga yang kurang mampu. Rumah yang Bersambung ke Halaman 10
Rusli: Bukti Iklim Investasi Riau Sangat Bagus PEKANBARU, HALUAN — Pembangunan Superblock Green City menjadi salah satu bukti Kota Pekanbaru dilirik sebagai wilayah pengembangan investasi cukup potensial dan menjanjikan. Pemprov Riau sangat mendukung Superblock Green City yang memadukan apartment, condotel, mall dan office tersebut. Hal itu dikatakan Gubernur Riau HM Rusli Zainal melalui telepon dari Jeddah, Arab Saudi, Minggu (9/10). “Kita sangat bangga dan
mendukung pembangunan Green City oleh pengusaha daerah H Basrizal Koto. Inilah konsep pembangunan pertama di Riau dengan memadukan apartment, condotel, mall dan office yang bakal menjadi sebuah ikon baru di Kota Pekanbaru. Pembangunan ini bakal memberikan multiplier effect bagi masyarakat Pekanbaru khususnya, dan Riau pada umumnya,” ungkapnya. Menurut Rusli, pembangunan ini sangat prestisius dengan investasi yang cukup besar ini
akan berperan menumbuhkan dan mengembangkan perekonomian daerah. Secara otomatis juga akan menciptakan lapangan kerja di tengah pemerintah, mendorong bagaimana swasta berupaya memberikan peluang kerja untuk mengangkat taraf hidup masyarakat. “Dapat kita bayangkan berapa tenaga kerja yang akan diserap mulai awal pembangunan hingga operasionalnya nanti. Ini menandakan iklim untuk investasi di Riau sangat bagus. Kita juga harapkan Green City juga mendukung pelaksanaan event PON XVII tahun 2012 mendatang di Riau,” kata Rusli Zainal. Bersambung ke Halaman 11