Haluan 12 Agustus 2011

Page 1

EDISI : 099 TAHUN LXIII

JUMAT 12 AGUSTUS 2011 M / 12 RAMADAN 1432 H

HARGA ECERAN

Rp2500

HARI INI TERBIT 24 HALAMAN

SEJARAH MENCATAT, HALUAN TERBIT SEJAK 1948 DAN MENJADI TUAN RUMAH DI NEGERI SENDIRI

Berlebih, Muatan Truk Dibongkar

Itulah orang-orang yang membeli kehidupan dunia dengan (kehidupan) akhirat, maka tidak akan diringankan siksa mereka dan mereka tidak akan ditolong. (QS Al Baqarah ayat 86)

Imsak Subuh Zuhur Ashar Maghrib (Berbuka) Isya

04:52 05:02 12:26 15:46 18:30 19:41

WIB WIB WIB WIB WIB WIB

PADANG, HALUAN — Penertiban kendaraan yang mengangkut muatan melebihi tonase, terus dilakukan. Memasuki bulan kedua ini, larangan makin dipertegas dengan menurunkan muatan truk yang berlebih. Barang hasil pembongkaran itu diletakkan di sekitar Jembatan Timbang Oto (JTO). Ketentuan ini mulai berlaku sejak Selasa (9/8) lalu. Kepala Dinas Perhubungan dan Kominfo Sumbar, Akmal,SH dan Kasubdit Pembinaan dan Penegakan Hukum Ditlantas Polda Sumbar, Hermanto Kasban yang dihubungi Haluan Kamis (11/8), di Padang menjelaskan, hasil evaluasi yang digelar Senin (8/8), melahirkan 6 butir tindak lanjut penertiban kendaraan bermuatan lebih yang telah diberlakukan sejak 1 Juli lalu.

MUI Sumbar

Bersambung ke Halaman 11

Zakat Fitrah dan Problematikanya

KASUS PAJAK — Massa yang tergabung dalam Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) berunjuk-rasa di depan gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (11/8). Unjuk rasa tersebut menuntut penuntasan kasus perpajakan.

OLEH: DRS DASRIZAL DAHLAN SH MPD

PENERTIBAN TRANSPORTASI

Dosen IAIN Imam Bonjol Padang

ZAKAT fitrah lazim juga disebut dengan zakat nafs, yakni zakat yang wajib dibayarkan untuk semua manusia muslim, laki-laki atau perempuan, merdeka atau hamba sahaya, yang berakal ataupun tidak, pada waktu selesai melaksanakan puasa Ramadan. Zakat fitrah dibayarkan sebanyak 1 sha’ (1 sukat atau 31/3 liter) gandum, beras, kurma, anggur, keju, atau bahan makanan pokok lainnya.

Bersambung ke Halaman 11

Tim Safari (Politik) Ramadan

ANTARA

Pengusaha Travel Liar Menolak Dilegalkan

PEMILIK travel liar yang berbasis di Kota Padang menolak armadanya dilegalkan pemerintah. Pihak DPD Organda Sumbar tak akan mengeluarkan izin baru. Armada AKAP dan AKDP diminta meningkatkan pelayanannya agar mampu bersaing dengan travel liar itu. PADANG, HALUAN — Terkait dengan kebutuhan jasa angkutan Lebaran dan penertiban operasional travel liar,

OLEH: H FACHRUL RASYID HF UNTUK sekadar merefleksi ke belakang, Tim Safari Ramadan, sering disingkat Tim Ramadan, yang kini sedang ramai turun ke masjid-masjid dan musala, dimulai sekitar tahun 1977 saat H Ir Azwar Anas menjabat Gubernur Sumatera Barat. Tim Ramadan adalah tim gabungan bentukan pejabat pemerintahan provinsi maupun kabupaten/kota. Masjid dan musala yang dikunjungi Tim Ramadan dipilih atau ditentukan sendiri oleh tim kepala daerah yang bersangkutan. Lazimnya, tiap masjid yang akan dikunjungi disurvei

Bersambung ke Halaman 10

muncul wacana agar armada liar yang jumlahnya sangat banyak ini, dilegalkan. Namun wacana ini mendapat tantangan

Kekeringan di Pessel Meluas

dari DPD Organda Sumbar. Pihak pengusaha travel liar juga enggan melegalkan kendaraan mereka menjadi umum alias plat kuning. DPD Organda meyakini tidak akan memberikan rekomendasi permohonan izin baru bagi angkutan umum, kecuali peremajaan kendaraan. Untuk itu, aktivitas travel liar yang merugikan masyarakat

PAINAN, HALUAN — Dampak kekeringan di Pessel meluas. Kini Lunang dan Tapan mengalami krisis air bersih. Sebagian warga di dua nagari berbeda kecamatan itu terpaksa memanfaatkan air sungai yang juga tidak layak untuk kebutuhan seharai hari. “Kekeringan yang dialami tahun ini termasuk hebat, soalnya bayang sumur warga tidak ada air atau mengering,” kata Nursiah (60) warga Lunang kepada Haluan Kamis (11/8). Tahun sebelumnya menurut Nursiah, memang terjadi musim kemarau, namun kemarau pada tahun lalu hanya menyebabkan volume air menyusut. “Saya dan warga lainnya di Lunang Kecamatan Lusi terpaksa memanfaatkan air Batang Lunang untuk keperluan dapur,” ungkap Nursiah bersama Wati (30), saat hendak pulang dari Batang Lunang.

Bersambung ke Halaman 11

Bersambung ke Halaman 11

HARI INI TIBA DI JAKARTA

Nazaruddin Dibawa dengan Pesawat Carteran

JAKARTA, HALUAN — Mantan Bendara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin sudah diterbangkan dari Bogota, Kolombia. Tersangka kasus Wisma Atlet itu dijadwalkan, hari ini, Jumat (12/8) tiba di Jakarta dan kemungkinan langsung diserahkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri, Irjen Pol Anton

Bachrul Alam di Jakarta, Kamis (11/ 8) mengatakan bahwa ia belum dapat menghubungi tim penjemput Nazaruddin, karena telepon selular tidak aktif saat di pesawat. “Tinggal menunggu kedatangan saja dengan pesawat carteran saya kira mendaratnya di Halim Perdanakusuma,” kata Anton. Bersambung ke Halaman 11

POLISI Kolumbia membawa tersangka pemalsuan dokumen keimigrasian M. Nazaruddin (tengah) di Bogota, Kolumbia, Selasa (9/ 8). Nazaruddin merupakan tersangka dalam kasus korupsi di Indonesia yang melarikan diri ke Kolumbia. ANTARA

KEPRES TURUN

KEMISKINAN

Laporan:

Andika Destika Khagen BINTANG Alfitra, bayi berusia lima tahun ini menanggung derita karena di tubuhnya tumbuh empat buah tumor. Tumor itu tumbuh di kepala, perut, dan leher. Satu tumor tumbuh di belakang mata yang membuatnya tak bisa melihat.

Empat Tumor di Tubuh Bintang

Ibunya, Lina Haryati (28) menyebutkan, penyakit yang diderita anak sulungnya itu bermula pada enam bulan yang lalu. “Awalnya muncul di leher, dilakukan operasi, tapi tumbuh lagi di tempat yang berbeda,” katanya. Akibat penyakit tumor itu, anak sulung Lina ini telah dirawat di RS M Djamil Padang, sejak 20 hari yang lalu. “Tumor di leher berhasil diangkat, namun yang lainnya belum,” tuturnya. Oleh dokter, penyakit

Andika

BINTANG terbaring lemah di salah salah satu ruang rawat di RS M Djamil Padang dengan empat tumor di tubuhnya.

Bintang disebut pembengkakan kelenjer getah bening. Menurut Lina, pada usia 1-4 tahun, Bintang adalah anak ceria, nyaris tak ada penyakit yang membahayakan. Menurut Lina, sebelum anaknya sakit, acap ia perhatikan anaknya suka memakan makanan ringan. Ia sering melarangnya, tapi ia kesulitan memantau anaknya bermain di luar. Usia lima tahun, terlihat perubahan di perut. Di perut Bintang Bersambung ke Halaman 11

Biaya Pendaftaran Calon Haji Sudah Bisa Dilunasi

PADANG, HALUAN — Kabar gembira buat calon jemaah haji asal Provinsi Sumatera Barat. Para dhuyufurrahman yang akan berangkat ke Tanah Suci untuk musim haji tahun ini 1432 H/2011 M bisa melunasi pendaftaran di Bank Penerima Setoran (BPS-BPIH) mulai Senin-Jumat pada 15-26 Agustus 2011. Ada pun BPIH (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji) atau yang DARWAS dulu dikenal dengan ONH (Ongkos Naik Haji) untuk calon haji di Ranah Minang atau embarkasi Padang biaya hajinya diperkirakan sebesar 3.369 dolar Amerika Serikat atau Rp29.310.300 dengan kurs Rp8.700 per dolar AS. Bersambung ke Halaman 10

Kisah Humanis dan Romantis DENGAN kapal Van Der Wijck, Hajati pulang atas biaya Zainuddin. Namun Zainuddin kemudian berpikir lagi bahwa ia sebenamya tidak dapat hidup bahagia tanpa Hajati. Oleh sebab itulah setelah keberangkatan Hajati ia berniat menyusul Hajati untuk dijadikan istrinya. Zainuddin kemudian menyusul naik kereta api malam ke Jakarta. Harapan Zainuddin ternyata tak tercapai. Kapal Van Der Wijck yang

ditumpangi Hajati tenggelam di perairan dekat Tuban. Hajati tak dapat diselamatkan. Karena luka-luka di kepala dan di kakinya akhinya ia meninggal dunia. Jenazahnya dimakamkan di Surabaya. Sepeninggal Hajati, kehidupan Zainuddin menjadi sunyi dan kesehatannya tidak terjaga. Akhimya pengarang terkenal itu meninggal dunia. Ia dimakamkan di sisi makam Hajati.


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.