Haluan 13 Agustus 2011

Page 1

EDISI : 100 TAHUN LXIII

SABTU 13 AGUSTUS 2011 M / 13 RAMADAN 1432 H

HARGA ECERAN

Rp2500

HARI INI TERBIT 24 HALAMAN

SEJARAH MENCATAT, HALUAN TERBIT SEJAK 1948 DAN MENJADI TUAN RUMAH DI NEGERI SENDIRI Apa saja yang Allah anugerahkan kepada manusia berupa rahmat, maka tidak ada seorangpun yang dapat menahannya; dan apa saja yang ditahan oleh Allah maka tidak seorangpun yang sanggup melepaskannya sesudah itu. Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (QS Faathir ayat 2)

Imsak Subuh Zuhur Ashar Maghrib (Berbuka) Isya

04:52 05:02 12:25 15:45 18:30 19:40

WIB WIB WIB WIB WIB WIB MUI Sumbar

Dimensi Sosial Ramadan OLEH: TASRIF SAG

Pengajar di MTsN Model Padusunan Kota Pariaman PUASA yang dilaksanakan pada bulan Ramadan yang penuh berkah ini sangat luar biasa sekali, apabila dilaksanakan dengan sungguh-sungguh. Sebab, hikmahnya salahsatunya sangat membuat seseorang dapat merubah jatidirinya menjadi orang yang bertaqwa. Orang yang bertakwa menjadikan dirinya dapat menjaga hubungan yang baik sesama manusia untuk selalu berlombalomba dalam kebaikan dan takwa. Berpuasa dapat merasakan penderitaan orang lain yang terasa tidak makan dan minum dari terbit fajar sampai terbenamnya matahari. Merasakan haus dan lapar berarti terbayang dalam pikiran seseorang yang miskin, tidak makan seharian dikarenakan tidak ada uang untuk memperoleh kebutuhan yang diinginkan. Sebab, masih banyak manusia yang jatuh di garis kemiskinan yang membawa mereka tidak bisa berkembang dan maju disebabkan masalah ekonomi yang semakin menjepit dirinya kesana kemari.

Bersambung ke Halaman 11

Anak Jalanan dan Menggugat Fungsi Mamak OLEH: UNDRI

IRONI benar negeri kita ini, topangan kekuatan norma adat dan legalitas hukum formal nampaknya tidak begitu ampuh menahan munculnya anak jalanan. Tidakkah dalam norma adat kita bahwa anak dan kemenakan sudah ada “penjamin” keberlangsungan hidupnya yakni keluarga dan mamaknya sendiri. Terbesit dalam mamangan adat kita “anak dipangku kamanakan dibimbing”. Sebuah makna yang amat dalam bila diresapi dengan pikiran jernih. Tidak berhenti disitu saja, legalitas-hukum formalpun difondasikan untuk memperkuat kearah “penjaminan” keberlangsungan hidup mereka. Melalui Undang-Undang Dasar 1945, disebutkan bahwa fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara. Namun kesemuanya menunjukkan ketidakberdayaan.

Bersambung ke Halaman 11

Deni Prima

TRAVEL LIAR — Menjelang Lebaran, diperkirakan jumlah travel liar meningkat. Saat ini, tercatat lebih kurang 600-an travel liar beroperasi di Kota Padang. Ketidaktegasan pemerintah menertibkan travel liar ini, ditengarai jadi faktor penyebab meredupnya usaha Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) dan Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP) di Sumatera Barat. Sepanjang jalan Air Tawar Padang merupakan “terminal” travel liar.

ASAL NAZAR DIUSUT PROFESIONAL

POTENSI MASALAH SOSIAL

Penganguran Terselubung di Pesisir Selatan 30 Ribu Orang PAINAN, HALUAN — Angkatan kerja lulusan setingkat SLTA terus bertambah dan menimbulkan dampak. Pada tahun 2011 ini saja angkatan kerja itu bertambah 5.715 orang. Dengan demikian, total angkatan kerja di Kabupaten Pesisir Selatan mencapai 30 ribu orang. Angkatan kerja tersebut tidak banyak yang melanjutkan pendidikan dan pada umumnya hingga kini belum memiliki pekerjaan alias penganggur terselubung. “Ini menjadi persoalan di Kabupaten Pesisir Selatan dan berdampak pada stabilitas daerah bila tidak segera diatasi. Lulusan SLTA kita belum dibekali dengan keterampilan yang memadai, kecuali lulusan

kejuruan. Untuk itu, pemerintah menghimbau para lulusan untuk membekali diri dengan ketrampilan melalui lembaga keterampilan,” ungkap Bupati Pesisir Selatan, Nasrul Abit, Jumat (12/8) di Painan. Terkait angkatan kerja lulusan SLTA, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan mengingatkan tidak ada harapan dapat bekerja sebagai PNS di pemerintahan pada tahun 2011 ini. “Soalnya mulai tahun ini, pemerintah tidak lagi menerima Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari lulusan setingkat SLTA. Bersambung ke Halaman 11

Banyak Politisi akan Terseret

DIPERKIRAKAN akan banyak nama politisi di luar Partai Demokrat yang akan tersangkut kasus dugaan suap yang dilakukan Nazaruddin. Akbar Tandjung bilang kalau KPK profesional, maka pasti bisa menyeret namanama politisi tersebut.

JAKARTA, HALUAN — Proses hukum kasus Muhammad Nazaruddin mesti dikawal dan jauh dari intervensi. “Jika kasus ini diusut KPK secara profesional dan independen,

DPRD Sumbar Konsisten Dukung Pembatasan Tonase

PADANG, HALUAN — Anggota Komisi III DPRD Sumbar Israr Jalinus mengatakan, sampai saat ini dewan masih komit dan konsisten dalam mendukung penertiban truk, dengan tonase berlebih. Termasuk dalam mendukung penyediaan anggaran di APBD, untuk penyediaan lahan dan gudang di setiap Jembatan Timbangan Oto (JTO). “Sampai saat ini kami di dewan masih komit, dalam mendukung

penertiban tanase. Karena memang manfaatnya sangat besar bagi masyarakat,” kata Ketua Fraksi PAN DPRD Sumbar itu, Jumat (12/8). Dinas perhubungan Sumbar katanya dapat saja mengajukan anggaran, untuk pembebasan lahan dalam APBD perubahan 2011. Sedangkan untuk gudang, nantinya dapat dianggarkan dalam APBD 2012 atau tahun mendatang. “Jangan hanya disewa, kalau bisa lahannya

Namun untuk biaya angkutan barang melalui angkutan darat bisa mencapai Rp4.000 hingga Rp5.000 perkilogram. Bahkan untuk biaya angkutan udara lebih besar dari tarif tersebut. Namun murahnya biaya pengiriman kapal tidak menjamin pengusaha barang mengirim barangnya melalui kapal laut. Humas PT Pelindo II Cabang Teluk Bayur Padang Hari Hartadi mengatakan, dari 16 kapal yang antre labuh di kawasan Pelabuhan

Bersambung ke Halaman 11

PEMBUKAAN KEBUN SAWIT DI MENTAWAI

Sarat Ketimpangan dan Layak Ditolak

memang dibeli. Sehingga dapat menjadi aset daerah, namun harus jelas perencanaannya,” katanya. Lahan dan gudang dibutuhkan, untuk menampung barang atau muatan kendaraan, yang berlebih. Dimana muatan diturunkan, jika memang truk itu memuat barang berlebih. Barang tersebut langsung diturunkan di lokasi JTO.

PADANG, HALUAN — Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumbar menolak rencana pembukaan perkebunan sawit di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Direktur Eksekutif Walhi Sumbar Khalid Saifullah menyebutkan, rencana pembukaan lahan sawit tersebut sarat ketimpangan. “Salah satunya saat pengujian Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal),” katanya dalam konferensi pers Jumat (12/8) di Padang.

Bersambung ke Halaman 10

Bersambung ke Halaman 11

BURSA KETUM HIPMI

Angkut Sembako dengan Kapal Laut Lebih Murah

PADANG, HALUAN — Meski biaya angkutan laut lebih murah daripada biaya darat maupun udara, tapi jasa angkutan kapal laut kurang diminati pengusaha barang sembako. Bahkan hingga menjelang minggu kedua bulan puasa, barang-barang sembako sangat minim dikirim lewat kapal dari Tanjung Priok-Teluk Bayur. Untuk biaya pengiriman barang dalam jumlah yang besar melalui kapal, hanya dipatok Rp2.000 hingga Rp5.000 perton.

sejumlah politikus dari partai lain juga akan terseret,” kata mantan Ketua DPR Akbar Tanjung.

Keliru, Hipmi Sumbar tak Dukung Urang Awak

Teluk Bayur Padang pada Jumat (12/8) kemarin, hanya satu kapal yang mengangkut kontainer. Jumlah ini sangat jauh dibanding komoditi lainnya yang diangkut. Bersambung ke Halaman 10 KONDISI proses bongkar muat di Pelabuhan Teluk Bayur Padang. Hingga Jumat (12/8), kapal yang berlabuh di pelabuhan ini didominasi muatan semen dan pupuk, sedangkan komoditas kebutuhan pokok sangat terbatas.

Haswandi

PADANG, HALUAN — Perhelatan akbar Musyawarah Nasional Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) ke-14 dengan agenda pemilihan ketua umum akan berlangsung di Makassar pada Oktober mendatang. Satu dari tiga kandidat calon pengganti Erwin Aksa tersebut,memiliki darah Minang. Dia adalah Raja Sapta Okto-hari, anak peng-usaha Oesman Sapta yang beristerikan wanita Minang. Selain Raja, kandidat lainnya adalah Erik Hida-yat putra Menteri Per-in-dustrian MS Hidayat dan Pri-a-ma-naya Djan, pemain baru di Hipmi, anak pengusaha Djan Fariz pengusaha di Tanah Abang. “Inilah saatnya, orang Minang memimpin pentas nasional pengusaha muda,” demikian harapan Ketua Kamar Dagang Bersambung ke Halaman 11

Mulai Senin, Roman Fenomenal Menemani Anda SELAMA Aziz di Surabaya, ia telah menunjukkan sifat-sifatnya yang tidak baik. la sering keluar malam bersama perempuan jalang, berjudi, mabukmabukan, serta tak lagi menaruh cinta pada Hajati. Akibatnya, setelah mereka tidak berumah lagi. Mereka terpaksa menumpang di rumah Zainuddin. Setelah sebulan tinggal serumah, Aziz pergi ke Banyuwangi meninggalkan isterinya bersama Zainuddin. Sepeninggal Aziz, Zainuddin sendiri pun jarang pulang, kecuali untuk tidur. Suatu ketika Muluk memberi tahu pada Hajati bahwa Zainuddin masih mencintainya. Di dalam kamar kerja Zai-

nuddin terdapat gambar Hajati sebagai bukti bahwa Zainuddin masih mencintainya.


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.