Haluan 14 Februari 2013

Page 1

Harian Umum MEDIA GROUP

I klan 0751 4488700 Berlangganan 082388441221 Pengaduan 0751 4488701

KAMIS

14 FEBRUARI 2013 M / 3 RABIUL AKHIR 1434 H

TERBIT 24 HALAMAN 119 TAHUN KE 65

Harga Eceran Rp3.500/eks, Harga Langganan Rp78.000/bulan (Luar Kota Tambah Ongkos Kirim)

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

SBY dan Anas Diadu Domba

Mengapa kamu kafir kepada Allah, padahal kamu tadinya mati, lalu Allah menghidupkan kamu, kemudian kamu dimatikan dan dihidupkanNya kembali, kemudian kepada-Nya-lah kamu dikembalikan?

JAKARTA, HALUAN — Pembocoran dokumen yang diduga draf surat perintah dimulainya penyidikan (sprindik) terhadap Anas milik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), disinyalir bermuatan upaya adu domba antara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum. Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha menyatakan, Pr-

(Al Baqarah ayat : 28)

05.12

12.35

15.53

18.40

19.50

KHAS

Mencoba Rusunawa yang Masih Sepi TINGGI, sepi, dan sesekali pekik suara anak kecil yang berlarian kian kemari, ditemani siulan angin dari arah pantai, seakan pekik dan siulan itu menjadi penghibur bagi beberapa keluarga yang tinggal di bangunan tinggi kokoh yang bernama Rusunawa (rumah susun sederhana sewa). Terletak 100 meter dari bibir pantai ,di Kelurahan Purus, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Rusunawa yang dibangun untuk mengurangi kawasan kumuh, dan meningkatkan kualitas lingkungan pemukiman itu, mulai menggeliat namun terlihat pelan. Seperti pelannya pintu-pintu kayu rusunawa itu terbuka dan dihuni.

>> MENCOBA RUSUNAWA hal 07

esiden Susilo Bambang Yudhoyono merasa ada upaya adu domba antara dirinya dengan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum itu. Apa lagi dalam pemberitaan, terutama di salah satu surat kabar nasional, disebutkan adanya keterlibatan staf dari staf khusus Presiden. “Berita seperti ini juga bertendensi mengadu domba antara Bapak Presiden dalam kapasitas sebagai Ketua Majelis Tinggi Partai dan Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat dengan Anas Urbaningrum yang kini tengah melakukan upaya bersama untuk melakukan penyelamatan Partai Demokrat dari krisis saat ini,”

>> SBY DAN hal 07

Susilo Bambang Yudhoyono

Anas Urbaningrum

TAMBANG ILEGAL MEMBAHAYAKAN

Batang Hari Tercemar Merkuri PENAMBANGAN emas sepanjang alirtan Batang Hari sangat membahayakan. Merkuri yang digunakan untuk mengurai serbuk emas sudah mencemari sungai tersebut. Kesehatan masyarakat sekitar terancam.

BAZDA PESSEL

MAKAM TUANKU IMAM BONJOL DI MANADO

Tukang Es Diberi Bantuan Bedah Rumah

Ketika Penghargaan Sekedar Simbol

PADANG, HALUAN — Aktivitas penambangan emas yang terjadi di Solok Selatan dan Dharmasraya mengakibatkan air Batang Hari menjadi tercemar. Hal ini disebabkan para penambang menggunakan merkuri untuk mengurai serbuk-serbuk emas dari pasir sungai.

>> BATANG HARI hal 07

GUBERNUR IRWAN PRAYITNO:

Pecat Pelaku Pungli di JTO PADANG, HALUAN — Gubernur Sumbar Irwan Prayitno akan memecat langsung oknum yang melakukan praktik pungutan liar (pungli) di jembatan timbangan oto (JTO). Penegasan itu disampaikan gubernur setelah adanya temuan praktik pungli pada salah satu JTO yang nilainya diperkirakan mencapai Rp1,5 miliar per bulan, oleh salah seorang anggota Komisi III DPRD Sumbar dari Fraksi Partai Demokrat, Nofrizon.

>> PECAT PELAKU hal 07

Gadi (45) saat menerima bantuan tahap satu biaya bedah rumah dari H Kamaruddin, Ketua Pendayagunaan BAZDA Pessel, Selasa (12/2). PAINAN, HALUAN — Keluarga penjual es keliling yang beralamat di Pasar Kambang, Kecamatan Lengayang, mendapat bantuan bedah rumah dari BAZDA (Badan Amil Zakat Daerah) Pesisir Selatan sebesar Rp15 juta. Gadi (45), didampingi suaminya Busri (53), keluarga miskin yang menerima bantuan tersebut, ketika menerima bantuan tahap pertama tampak menitikkan air mata.

“Sudah lama kami berusaha untuk memperbaiki rumah ini. Namun apa daya sudah puluhan tahun bekerja sebagai tukang jual es keliling, keinginan kami tidak kunjung terwujud. Alhamdulillah, hari ini kami dibantu untuk memperbaiki rumah yang nyaris roboh ini,” kata Gadi, Selasa (12/2) di Kambang, dengan berurai air mata. Rumah Gadi yang berukuran 6 x 8 meter itu, kondisinya sungguh memprihatinkan. Dinding rumah itu pada sisi barat nyaris roboh. Untuk menahannya, Busri suami Gadi menopangnya dengan potongan kayu. Dinding yang terdiri dari serpihan kayu itu kini juga telah lapuk. Sementara atap yang terdiri dari rumbia sudah banyak yang bocor. Untuk mengurangi air masuk dikala hari hujan, Busri menutupnya dengan beberapa lembar plastik. Kondisi ini telah berlangsung bertahun-tahun. Namun akibat ketiadaan biaya, Busri dan keluarganya terpaksa menahan derita itu. Menurut Busri, penghasilannya sebagai penjual es keliling hanya sekitar Rp15 sampai Rp20 ribu per hari. Dan jumlah penghasilan itu juga sangat tergantung dengan kondisi cuaca. “Jadi sebenarnya penghasilan tidak menetap. Dari pendapatan menjual es itulah biduk

>> TUKANG ES hal 07

Laporan:

Eka Buana Putra

kepercayaan masyarakat setempat yang tidak sama, sulit menemukan masjid di kawasan itu. Batu sungai yang berada di atas Sungai Malalayang, akhirnya dijadikan sajadah sebagai sarana untuk berserah diri kepada Allah SWT. Menurut keturunan keempat keturunan Apolos, Ainun (74), Tuanku Imam Bonjol merupakan penyebar Islam pertama di Tanah Nyiur Melambai, Sulawesi Utara. Di Sulewesi Utara, Tuanku Imam Bonjol tidak memiliki keturunan. Yang ada hanya keturunan pengawalnya.

PUNYA nama besar, tapi tak begitu perlakuan yang diterimanya. Begitulah kira-kira gambaran terhadap Tuanku Imam Bonjol, salah satu pejuang kemerdekaan RI asal Sumatera Barat. Makamnya yang berada di Manado, Sulawesi Utara, memang terjaga. Namun para penjaganya terkesan kurang diperhatikan. Ketika perjuangannya harus kandas >> akibat tipu daya Belanda, Tuanku Imam Bonjol harus merasakan berbagai penderitaan. Jauh dari keluarga dan diasingkan di tempat entah berantah. Apalagi letak Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara pada tahun 1837 masih berupa hutan belantara. Di tempat itu, Tuanku Imam Bonjol hanya ditemani pengawalnya yang setia, bernama Apolos. Tidak banyak yang dapat dilakukan Tuanku Imam Bonjol selama di pengasingan, kecuali beriMakam Imam Bonjol badah. Namun karena

KETIKA PENGHARGAAN hal 07

Bos Panti Pijat dan Residivis Diringkus PADANG, HALUAN — Kasus penyalahgunaan narkotika dan obat-batan terlarang di Kota Padang, masih marak. Sudah banyak pengedar, dan pemakai narkoba ditangkap, namun kejahatan tersebut tidak kunjung habis. Satuan Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumbar, berhasil meringkus kurir dan pengguna narkoba jenis ganja

dan sabu di lokasi berbeda. Kedua tersangka yakni Bustamam 61 warga Belakang olo, yang di tangkap pada Selasa (12/2), dengan barang bukti satu paket kecil sabu dan selinting ganja senilai Rp300 ribu beserta alat hisap. Kemudian Tomi Suhairi warga Alai diringkus

>> BOS PANTI hal 07

Warga Tuntut Kompensasi PT KAMU................>> 02 Siswa SMA 1 Kinali Dibacok OTK....................>> 03 17.000 Warga Miskin Tak Terdata Jamkesmas..>> 10 >> Editor : Ismet Fanany MD, Syamsu Rizal

>> Penata Halaman : David Fernanda


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.
Haluan 14 Februari 2013 by Harian Haluan - Issuu