Haluan 14 Oktober 2017

Page 1

Harian Umum

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat SABTU,

14 Oktober 2017 / 24 Muharram 1439 H / Edisi: 013, Tahun ke-70 / Harga Eceran Rp3.750/Eks (Luar kota tambah ongkos kirim)

31 KG GANJA DISITA

Polda Tangkap Tujuh Pengedar Narkoba PADANG, HALUAN — Peredaran narkotika dan obatobatan berbahaya (narkoba) tetap saja marak. Dalam kurun waktu seminggu, Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumbar menangkap tujuh pengedar dan menyita 31 kg ganja serta 12,7 kg sabu. Penangkapan dilakukan pada lokasi dan waktu yang berbeda. Penangkapan pertama, Kamis (5/10) sekitar pukul 23.30 WIB. Polisi menangkap tiga orang yakni berinisial P (39), A (29) dan M (26). Diawali dengan menangkap P dan A yang di sebuah bengkel di Jalan Gajah Mada, Kelurahan Kampung Olo, Kecamatan Nanggalo. Dari hasil interogasi, petugas kemudian melakukan pengembangan kasus. Selang 15 menit kemudian

polisi menangkap pelaku berinisial M, di Jalan Ombilin I, No. 18 RT 04 RW 01, Kelurahan Kampung Lapai, Kecamatan Nanggalo. Setelah itu, Tim Opsnal Ditresnarkoba Polda Sumbar kembali menangkap tiga pelaku dengan jumlah barang bukti narkotika jenis daun ganja kering sebanyak 31 killogram. Mereka yang ditangkap berinisial IS (25) dan MY (21) keduanya ditangkap pada Selasa (10/10) sekitar pukul 23.30 WIB, di jalan Raya Padang Sago, Kota Pariaman, Desa Pungung Lading, Kecamatan Pariaman Selatan. Setelah dilakukan pengembangan, Kamis (12/10) pukul 00.15 WIB, ditangkap seorang lagi berinisial

>> POLDA hal 07

Sesungguhnya Kami menghidupkan dan mematikan dan hanya kepada Kami-lah tempat kembali (semua makhluk). (QS Kaaf ayat 43) SUBUH ZUHUR ASHAR MAGRIB ISYA

DIGIRING — Tuijuh tersangka peredaran narkotika dan obat-obatan berbahaya (narkoba) digiring petugas ke ruang jumpa pers Mapolda Sumbar, Jumat (13/10) siang. Ketujuhnya ditangkap dalam kurun waktu seminggu, dengan barang bukti berupa 31 kg ganja serta 12,7 kg sabu. HUDA PUTRA

04.45 12.07 15.18 18.11 19.20

WIB WIB WIB WIB WIB

Tidak Registrasi NIK, Sim Card Mati JAKARTA, HALUAN — Mulai 31 Oktober 2017 hingga Februari 2018, masyarakat Indonesia yang menggunakan telepon seluler (ponsel) wajib melakukan registrasi berdasarkan nomor induk kependudukan (NIK) yang dimilikinya. Jika tidak didaftarkan, nomor telepon akan dinonaktifkan oleh pemerintah. Nomor identitas pendaftaran ulang tersebut harus sesuai dengan yang ada di kartu tanda penduduk (KTP) atau kartu keluarga (KK). Langkah ini diterapkan pemerintah untuk menertibkan penggunaan kartu prabayar dan pascabayar ponsel serta mencegah terjadinya tindak kriminal via layanan multimedia yang belakangan marak terjadi. Penerapan pendaftaran ulang tersebut berdasarkan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 14 Tahun 2017 tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi. Caranya cukup mudah, cukup mengirim SMS ke 4444 dengan format NIK# NomorKK#. Lalu sampai sekarang jumlah registrasi ke operator ponsel sudah mencapai 36.521.872 NIK. Ini merupakan bagian dari langkah pemerintah menerapkan identitas tunggal nasional. Jadi, nantinya identitas setiap warga negara Indonesia, termasuk nomor ponsel, bakal terintegrasi dengan NIK yang tertera di KTP elektronik yang dimiliki. Selain itu, tentunya juga untuk mencegah penyalahgunaan nomor ponsel yang mengarah ke kriminalitas.

>> TIDAK hal 07

KEMENHUB TURUN TANGAN

Pelaku Pencemaran Teluk Bayur Diburu PADANG,HALUAN— Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan turun tangan melakukan investigasi terkait pencemaran perairan Teluk Bayur akibat tumpahan minyak, Kamis (12/

10). Petugas memastikan akan memburu kapal yang diduga dengan sengaja membuang limbahnya ke laut. Pelaksana Tugas Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Bay M Hasani

menyebutkan, tumpahan minyak di Teluk Bayur bukan minyak yang tumpah, melainkan limbah kapal. “Dari laporan yang saya terima, terdeteksi bahwa itu merupakan limbah terdiri dari oli bercampur solar dari selokan

“Saat ini kondisi aman dan teratasi. Untuk mengisolasi tumpahan minyak, oil boom sudah disiapkan juga. kamar mesin sebuah kapal. Tapi, pelaku pemJumlahnya diperkirakan menbuangannya akan capai 200 liter,” ungkap Bay di Jakarta, Jumat (13/10). tetap dicari”

AKHIRNYA MINTA MAAF

>> PELAKU hal 07

Bay M Hasani Plt Dirjen Perhubungan Laut.

PEMPROV TAWARKAN MANDEH DAN GUNUNG PADANG

Bekomentar Soal Pemburan TNI, 370 Investor Datangi Yusrizal Dijemput Tentara Sumbar Lihat Peluang Investasi BUKITTINGGI, HALUAN — Yusrizal (65), warga Jorong Balai Ahad, Nagari Lubuk Basung Kecamatan Lubuk Basung, Agam terpaksa beru rusan dengan personel Kodim 03/04 Agam, usai mengunggah status yang meminta pembubaran TNI di Facebook. Tahu dirinya salah dan status tersebut berpotensi menyeretnya ke ranah hukum, Yusrizal yang notabenenya anak seorang KOMANDAN Kodim 0304/Agam, Letkol Kav Salim Kurniawan purnawirawan TNI segera menyampaikan keterangannya terkait viralnya status seorang warga Lubuak minta maaf. Basung yang meminta TNI Dibubarkan. Pelaku bernama Yusrizal, akhirnya meminta maaf ke TNI, Jumat (13/10). YUSRIL

>> MINTA hal 07

Jaksa Enggan Satu Atap dengan Densus Tipikor JAKARTA, HALUAN – Jaksa Agung HM Prasetyo menyambut baik adanya ajakan kerjasama dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian soal Densus Tipikor. Namun ia menolak apabila harus mengirimkan anggota kejaksa-

Untuk menetralisirnya, pi-

an untuk berada satu atap di dalam naungan Densus Tipikor yang dipimpin oleh Kepala Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi. Prasetyo mengungkapkan, selama belum ada Undang-undang mendasari in-

stitusinya bergabung dengan Densus Tipikor Polri, Kejagung akan tetap melaksanakan tugas dan fungsinya sebagaimana biasanya. Sebaliknya, jika memang nantinya ada Undang-undang baru yang mewajibkan Ke-

jaksaan Agung untuk ikut bergabung Densus Tipikor, tentu aturan tersebut akan dipatuhi. “Kalau ada Undang-undang yang mendasari itu (bergabungnya Kejaksaan ke Densus Tipikor), Kejaksaan akan taat

azas. Selama belum ada, tentu kita harus menyampaikan yang sebenarnya itu seperti apa,” kata dia kepada Republika.co.id, Jumat (13/ 10).

>> JAKSA hal 07

PADANG, HALUAN — Sebanyak 370 investor dari 13 negara telah mengonfirmasi kehadirannya pada kegiatan Regional Investment Forum (RIF) di Padang pada 15— 17 Oktober. Mereka akan menjajaki peluang dan potensi investasi pada delapan destinasi sektor pariwisata di Indonesia, yang dua di antaranya adalah Kawasan Wisata Bahari Mandeh dan Kawasan Wisata Terintegrasi Gunung Padang. Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal pada Badan Koordinasi Penanaman Modal, Himawan Hariyoga, mengutarakan, para investor mancanegara itu bergerak pada berbagai sektor, yakni pariwisata, sektor real estate, hotel dan properti, energi, insfratruktur, jasa penerbangan, perkebunan dan

industri pengolahan makanan, pelabuhan, perbankan swasta, investasi dan jasa keuangan, konsultan, industri pengolahan hasil tambang dan industri kimia. Khusus untuk Sumbar, kata Himawan, pihaknya menawarkan investasi sektor pariwisata. Alasannya, karena saat ini Sumbar sedang gencar membangun dan mempromosikan pariwisatanya, serta objek wisatanya dikenal investor dan menjadi daya tarik tersendiri. “Kami berharap Pemprov dan Pemda di Sumbar sebagai tuan rumah memanfaatkan RIF untuk menawarkan berbagai investasi di daerah masing-masing kepada para investor. Kami juga berharap kepada pro-

>> 370 hal 07

BEDAH RUMAH WARGA MISKIN, DIGANJAR PENGHARGAAN

Jumat Keramat untuk Bripka Maihendri JAKARTA, HALUAN — Keikhlasan anggota Bhabinkamtibmas Polres Solok Kota, Bripka Maihendri untuk membantu masyarakat miskin berakhir manis. Polisi yang tanpa minta balasan kebaikan dalam membangun rumah untuk pasangan lanjut usia di Nagari Indudur, Kabupaten Solok itu diberi penghargaan oleh Kapolri, Jumat (13/10) siang. Kapolri Jenderal Tito Karnavian memberikan penghargaan kepada Bripka Maihendri dan 42 anggota Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) dan dua anggota Binwww.harianhaluan.com

BRIPKA Maihendri ikut menggotong karung beras seorang warga lanjut usia di Nagari Indudur, Kabupaten Solok. Berkat ketulusannya membantu warga, Maihendri diganjar penghargaan oleh Kapolri. IST

tara Pembina Desa (Babinsa). Tidak hanya menerima penghargaan berupa pin emas

dari Kapolri, Maihendri juga mendapatkan kesempatan untuk ikut sekolah perwira

Redaktur: Bhenz Maharajo

tanpa tes. Pemberian penghargaan berlangsung di aula Rupatama Gedung Mabes Polri, Jakarta Selatan. Apa yang dilakukan Maihendri dan personil lainnya, bagi Kapolri adalah hal yang luar biasa. Dalam sambutannya, Kapolri berkelakar tentang penyelenggaraan acara pada hari ini. “Biasanya, Jumat disebut hari keramat. Tapi hari ini hari keramat bagus,” kata Tito disambut tawa para undangan. Ia menjelaskan bahwa pemberian penghargaan ini agar para aparat penegak

>> JUMAT hal 07 Layouter: Syamsul Hidayat


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.