Harian Umum
Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat SENIN,
15 MEI 2017 / 18 Sya’ban 1438 H / Edisi: 204, Tahun ke-69 / Harga Eceran Rp3.750/Eks (Luar kota tambah ongkos kirim)
NAGARI PULASAN DIHANTAM BANJIR DAN LONGSOR
Puluhan Rumah Terendam Lumpur SIJUNJUNG, HALUAN — Meluapnya Sungai Batang Pulasan yang disebabkan hujan deras yang terjadi hingga Jumat (12/5) malam, menimbulkan banjir bandang yang menghantam puluhan rumah di Jorong Pasar Kenagarian Pulasan kecamatan Tanjung Gadang. Meski tak ada korban jiwa, banjir bandang yang disertai material kayu dan lumpur setinggi hampir satu meter itu, juga merendam sekolah dasar Negeri 05 Pulasan. Sekolah yang terletak di pinggir Batang Pulasan itu terendam hingga satu meter sehingga lumpur menutupi lantai kelas. Kerugian materil ditaksir mencapai puluhan juta. Petugas BPBD Sijunjung yang datang ke lokasi dibantu warga dan puluhan siswa sekolah berupaya membersihkan sekolah dari material lumpur. >> PULUHAN hal 07 BANJIR BANDANG — Siswa SDN 05 Pulasan bersama anggota BPBD Sijunjung membersihkan sekolah mereka yang terendam lumpur yang terbawa oleh banjir bandang, Jumat (12/5). OGI
ASMAN: BERLAKU PALING LAMBAT 2019
Gaji ASN Tergantung Kinerja Struktur penggajian ASN ke depan harus profesional. Maksudnya, berdasarkan capaian kinerja, berdasarkan laporan akuntabilitas kinerja.
ASMAN ABNUR MenPAN RB
JAKARTA, HALUAN — Pemerintah sedang merumuskan format baru gaji PNS yang akan diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP). Dengan adanya struktur penggajian yang tepat, PNS dengan kinerja baik akan memperoleh penghasilan besar, dan berlaku sebaliknya. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi
Birokrasi (PAN-RB), Asman Abnur menjelaskan mengenai perubahan struktur gaji PNS yang sedang menjadi pembahasan dengan Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati. Intinya, struktur atau sistem penggajian Aparatur Sipil Negara (ASN) ke depan harus profesional. “Struktur penggajian ASN
ke depan harus profesional. Maksudnya, berdasarkan capaian kinerja, berdasarkan laporan akuntabilitas kinerja,” tegas Asman, dilansir liputan6com, Minggu (14/5). Lebih jauh Asman menerangkan, masing-masing unit kerja di setiap Kementerian/ Lembaga akan terus dievaluasi. Dengan begitu, antara satu unit
kerja atau PNS satu dengan yang lain akan mendapatkan tunjangan kinerja (tukin) berbeda tergantung capaian kinerja. “Jadi PNS yang malas dan yang berprestasi tunjangan kinerjanya tidak sama. Karena metode ini belum secara penuh dijalankan saat ini, hanya beberapa kementerian saja, tapi
nanti akan berlaku secara nasional,” jelas Asman. Asman mengungkapkan, sistem gaji PNS akan berbeda dalam UU Aparatur Sipil Negara. Dalam UU ASN, sumber pendapatan PNS, yaitu gaji dan tunjangan (kinerja dan kemahalan). Penyebutan gaji pokok ditiadakan. >> GAJI hal 07
SATU LAGI PEMERKOSA ANAK DI BAWAH UMUR DITANGKAP
04.55 12.17 15.39 18.20 19.21
Tersangka IS Diduga Aktor utama
Maka sekali-kali janganlah kamu dipalingkan daripadanya oleh orang yang tidak beriman kepadanya dan oleh orang yang mengikuti hawa nafsunya, yang menyebabkan kamu jadi binasa”. (QS Thaha Ayat 16)
Refleksi
SIJUNJUNG, HALUAN — Jajaran Kepolisian Resort Sijunjung menangkap satu lagi tersangka dugaan pemerkosaan terhadap gadis di bawah umur, Sabtu (13/5). Tersangka berinisial IS, diduga sebagai otak dari pemerkosaan yang terjadi di Kenagarian Tanjung Gadang. Sebelumnya, tiga tersangka dari 10 pemerkosa Mawar (16) bukan nama sebenarnya, juga telah ditangkap terlebih dahulu. Sementara itu, jajaran Satres-
krim Polres Sijunjung saat ini masih melakukan pengejaran terhadap tersangka lainnya yang diduga terlibat atau ikut serta dalam melakukan perbuatan yang melanggar tindak pidana hukum tersebut. Dari informasi yang diperoleh, IS merupakan tersangka utama yang merupakan warga Kenagarian Tanjung Lolo Kecamatan Tanjung Gadang. Pelaku ditangkap di Jorong Batang Dikat Nagari Tanjung Lolo Kecamatan Tanjung Gadang, Sabtu (13/5)
saat bersembunyi. Kapolres Sijunjung AKBP Imran Amir S.Ik, MH didampingi Kasat Reskrim Iptu Chairul Ridha S.Ik, MH dan Paur Humas Iptu Ajo Nasrul membenarkan penangkapanan tersebut.
>> TERSANGKA hal 07 PELAK U berinisial “IS” yang diduga aktor di balik pemerkosaan terhadap gadis di bawah umur. OGI
advertorial
Menjadikan Usaha Sosial Sebagai ‘Tangan di Atas’ GURU Besar Universitas Andalas Prof. Dr.Helmi beberapa kali dalam ucapannya menyebut banyak kolam ikan produktif di Ampanggadang VII Koto Talago Guguk Limapuluh Kota sudah lama terlantar. Apa yang dikemukaH.ADI BERMASA kan Guru Besar Unand itu memang kenyataan,dan tidak terbantahkan. Didengar banyak orang berpengaruh dalam acara ‘Kewirausahaan Sosial’ yang berlangsung Sabtu (13/5) di Hotel Inna Muara, Padang.
>> MENJADIKAN hal 07
SUNGAI NYALO, DESA WISATA DENGAN PERKEMBANGAN TERCEPAT
Bupati Pessel Terima Penghargaan dari Kemendes PAINAN, HALUAN — Pemerintah Daerah Kabupaten Pesisir Selatan, kembali menerima penghargaan dari Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI, sebagai kategori “Desa Wisata Dengan Perkembangan Tercepat” yang berada di Kenagarian Sungai Nyalo, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pessel.
>> BUPATI hal 07
BUPATI Pessel Hendrajoni, saat menerima penghargaan dari Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI Eko Putro Sandjojo kepada Nagari Sungai Nyalo, Kecamatan Koto XI Tarusan, sebagai Desa Wisata Dengan Perkembangan Tercepat. OKIS MARDIANSYAH
Oknum Satpol PP Tertangkap Mesum DHARMASRAYA, HALUAN — Anggota Satpol Pamong Praja (PP) yang selama ini terkenal kawal perda, termasuk perda maksiat atau penyakit masyarakat, kini justru terbalik. Di Kabupaten Dharmasraya, seorang oknum anggota Satpol PP daerah ini, LF (21) justru tertangkap basah oleh pemuda setempat saat melakukan hubungan intim dengan Dsl (22) di dalam kamar kosnya di Jorong Kubang Panjang, Kenagarian IV Koto Pulau Punjung, Kecamatan Pulau Punjung, Minggu (14/5) sekira pukul 10.00 WIB. Informasi yang dihimpun, LF yang berasal dari Simpang Logas Sijunjung merupakan oknum anggota tenaga sukarela Pol PP Kabupaten Dharmasraya.
>> OKNUM hal 07
PERJUANGAN ANAK PINGGIRAN MENGIKUTI UJIAN NASIONAL SD
Terpaksa Nginap di Rumah Warga Dekat Sekolah UJIAN Nasional (UN) tingkat Sekolah Dasar akan diselenggarakan mulai Senin (15/5) ini. Berbagai cerita, perjuangan para siswa menghadapai ujian ini. Di Kabupaten Limapuluh Kota, 7.175 murid SD terdaftar sebagai peserta UN 2017 ini. Ribuan peserta UN tersebut, berasal dari 384 sekolah yang tersebar di 13 kecamatan. Namun sebagian dari mereka, terpaksa harus melebihkan perjuangannya untuk menghadapi ujian tersebut. Mereka harus tinggal di rumah warga yang berdekatan dengan sekolah tempat mereka ujian. Hal ini dialami oleh siswa dari daerah pinggiran di kawasan Bukit Barisan seperti di Nagari Maek yang berbatasan dengan Kecamatan Kapur IX. Karena kalau berangkat dari rumah ke sekolah, mereka harus menempuh jarak lebih 10 kilometer. Itu pun dengan jalan yang susah www.harianhaluan.com
dilalui kendaraan dan melewati hutan. Sementara, ujian berlangsung pagi hari. “Ini yang dialami anak-anak di salah satu jorong di Nagari Maek di perbatasan Kapur IX. Mereka terpaksa tidur di rumah warga yang terdekat dengan sekolah tempatnya ujian,” terang Muhammad, Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian Dinas Pendidikan Kabupaten Limapuluh Kota. Diceritakannya, sehari sebelum UN digelar, para murid kelas VI itu sudah berangkat menuju rumahrumah warga yang ada di sekitar sekolah penyelenggaraan UN.
>> TERPAKSA hal 07
ILUSTRASI Redaktur: ALMUDAZIR
Layouter: LUTHER