Haluan 18 Juni 2017

Page 1

Harian Umum

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

11 MINGGU 18 JUNI 2017 23 RAMADAN 1438 H

EDISI: 235, TAHUN KE-69 Harga Eceran Rp3.750/Eks (Luar kota tambah ongkos kirim)

12

TUTURAN

13

GABA GABA

14

SULAM EMAS

Bukik Bulek Nan Memesona NAGARI Taram, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, memang terkenal sebagai daerah yang banyak memiliki objek wisata. Selain punya objek wisata religius Surau Tuo, nagari ini juga punya objek wisata alam Kapalo Banda yang banyak dikunjungi wisatawan.

HAL. 16

SOAL PEMEKARAN NAGARI

Jangan Rusak Tatanan Adat PASBAR, HALUAN — Publik Sumbar dalam beberapa pekan terakhir dihadapkan dengan isu terkait pemekaran wilayah, mulai dari pemekaran nagari hingga pemekaran daerah tingkat dua. Hal ini juga mendapat perhatian dari tokoh Sumbar, termasuk gubernur Irwan Prayitno.

Dalam kegiatan Silaturahmi Ramadan di Pasaman Barat, ia menyebutkan bahwa pemekaran wilayah, terutama pemekaran nagari dilakukan dalam rangka peningkatan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat, bukan untuk merusak tatanan

adat yang telah lekat dengan keseharian masyarakat. “Pemekaran nagari adalah untuk pembangunan dan pelayanan, jadi silakan dimekarkan. Namun adat jangan tertinggal. Jangan abaikan. Nagari bagi kita adalah bagian dari adat,” ujarnya

saat menyampaikan Tausiyah Ramadan dan program pembangunan Pemprov Sumbar pada acara Silaturahmi Ramadan di Masjid Raya Nurul Ikhlas Pasar Simpang Tigo, Kec. Luhak Nan Duo, Kab. Pasaman Barat, Kamis (15/6).

Mengurai pernyataannya ini, kepada warga Gubernur menjelaskan, peningkatan dan keberlanjutan pembangunan suatu nagari salah satunya disangga oleh besaran anggaran yang dimilikinya. Semakin besar, semakin baik dan maju pembangunan.

Anggaran tersebut, sambung Gubernur, diberikan Pemerintah Pusat melalui program Dana Desa dengan nilai kurang lebih 1 milyar untuk setiap nagari.

>> JANGAN : hal 07

04.53 12.18 15.43 18.21 19.35

Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman (syirik), mereka itulah yang mendapat keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat petunjuk. (QS Al An’aam ayat 82)

Mutiara Ramadan

Ramadan: Sekolah Karakter “TEGAK rumah karena sendi, runtuh sendi rumah binasa, sendi bangsa ialah budi, runtuh budi runtuhlah bangsa.” Demikian pantun Melayu ditulis Buya Hamka di bagian pendahuluan bukunya, “Lembaga Budi”. Jika ingin memOleh: bangun bangsa yang berkemajuan, bangunlah karakter masyarakatnya. Kepandaian, keahlian, dan kekayaan seseorang akan mendatangkan malapetaka jika tidak didasari oleh karakter yang baik. Ti dak mudah MUHAMMAD KOSIM melahirkan insan Dosen FTK IAIN Imam Bonjol Padang berkarakter. Meskipun fitrah manusia cenderung pada kebaikan (hanif), namun tanpa proses pendidikan yang benar, manusia bisa kehilangan hati nurani; dimensi kemanusiaannya terkikis habis lalu berganti dengan hawa nafsu tanpa kendali sehingga menimbulkan sifat serakah, angkuh, dendam serta saling menguasai dan memusuhi. Karena itulah Allah SWT menurunkan para nabi untuk membawa ajaran yang dapat memperbaiki akhlak dan karakter manusia. Seperti halnya Nabi Muhammad SAW menyebutkan: Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak manusia. Salah satu ajaran yang dibawa Rasulullah SAW untuk mendidik karakter manusia adalah ibadah puasa di bulan Ramadan. Terdapat sejumlah nilai-nilai pendidikan yang terbentuk bagi diri setiap shaimin, termasuk nilai-nilai pendidikan karakter.

>> RAMADAN : hal 07

DRAINASE PASAR — Sejumlah pekerja tengah mengerjakan pembagunan drainase di Jalan Pasar Raya Baru, Jumat (16/6). Rencananya pembangunan drainase ini rampung menjelang akhir tahun. HUDA PUTRA

DPR Berharap RUU Pemilu Segera Rampung JAKARTA, HALUAN — Wakil Ketua DPR RI, Agus Hermanto, mendesak Rancang Undang-Undang Pemilu harus selesai dibahas pada awal Agustus mendatang. Menurut dia, hal ini perlu menjadi

konsen DPR dan pemerintah, agar tak mengganggu tahapan pemilu. “Awal Agustus ini harus selesai supaya tahapan pemilh tidak terganggu dan KPU (Komisi Pemilihan Umum) tidak terburu-buru untuk melaksanakan

pemilu baik pilpres maupun pileg,” kata Agus di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/6). Pemerintah dan DPR tak kunjung menyepakati lima isu krusial dalam rancangan undang-undang tersebut.

Panggung

>> DPR : hal 07

Keluarga Pengeroyokan Harapkan Keadilan

KEVIN COTOK

Siapkan Album Kedua PADANG, HALUAN — Sukses melahirkan album perdana pada beberapa waktu lalu tidak lama lagi Kevin Cotok akan melahirkan album kedua. Anak seniman minang Edi Cotok ini menyebut, album kedua yang tengah ia garap telah hampir rampung. Jika tak ada aral melintang, lebaran haji nanti telah akan dilempar ke masyarakat. Sama seperti sebelumnya, pada album barunya ini Kevin menciptakan sendiri seluruh lirik lagu yang akan dibawakannya. Tak kurang sekitar 10 lagu akan dibawakan. Genre dari album

Bahkan, dengan dinamika yang ada, tak menutup kemungkinan pembahasan baru akan dilanjutkan setelah libur Hari Raya Idul Fitri.

baru yang tengah disiapkan Kevin itu sendiri adalah lawak modern. “Alhamdulillah berkat doa dan dukungan keluarga serta teman-teman yang selalu mensuport,

>> SIAPKAN : hal 07

P A DA N GP A N JA N G , HALUAN — Keluarga korban pengeroyokan oleh sekelompok pemuda di Pasar Padang Panjang tiga pekan lalu berharap keadilan. Peristiwa itu menyebabkan Heldi Harianto tewas setelah menjalani perawatan di rumah sakit itu. Namun, hingga kini, kasus tersebut belum menunjukkan titik terang. “Suami saya sudah meninggal beberapa tahunn yang lalu, mulai saat itu, Heldi lah yang meenjadi

tulang punggung keluarga, ia bekerja sebagai operator warnet untuk membantu mencukupi keperluan keluarga,” sebut Zainab (58) ibu kandung dari Alm Heldi Harianto. Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, dengan tubuh yang telah memasuki usia tua itu, Zainab selalu berusaha dengan berdagang di Pasar Padang Panjang.

>> KELUARGA : hal 07

Ketika Toppas Berkonvoi Bantu Anak Yatim “gaya nyentrik tetap menarik motor antik tapi asik cewek cantik pada melirik kharismatik dan fantastik geng yang sopan taat lalu lintas hormat kepada orang tua” Laporan: Apiz Jackson Lirik lagu Tarix Jabrix di atas dinyanyikan oleh The Changcuters mengambarkan www.harianhaluan.com www.harianhaluan.com

FOTO bersama Kelurga besar TOPPAS bersama anak yatim saat kegiatan Buka Bersama di Panti Asuham Muhammadiyah Lubuk bauk.

pengendara motor bisa asik, baik itu dengan cewek maupun dengan orangtua.

Hal ini seakan menunjukan, tak semua pemotor atau pehobi motor yang tergabung dalam

komunitas itu bercitra negatif. Brummm…bruuummm, deru mesin dan asap hitam pun Redaktur: Rakhmatul Akbar

keluar dari moncong knalpot motor klasik berwarna hitam itu. Tak hanya satu, puluhan motor yang dikedarai oleh mayoritas pemuda itu berasal berbagai merek, dari tahun 70 an hingga tahun 2000 an mulai bergerak mengitari Kota Padang Panjang. Meskipun sering di anggap sebelah mata, karena gaya dan keseharian yang di anggap urakan. Perjalanan kelompok pehobi motor yang tergabung dalam paguyubaban TOPPAS itu bukan untuk balap liar atau pun menjadi gangster perusuh, melainkan ingin berbagi berkah dan rejeki di bulan ramadan.

>> KETIKA : hal 07 Layouter: Luther


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.
Haluan 18 Juni 2017 by Harian Haluan - Issuu