Harian Umum
Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat RABU,
18 Oktober 2017 / 28 Muharram 1439 H / Edisi: 015, Tahun ke-70 / Harga Eceran Rp3.750/Eks (Luar kota tambah ongkos kirim)
TERKAIT PEMBENTUKAN DENSUS TIPIKOR POLRI
Jokowi dan JK Bersilang Pendapat JAKARTA, HALUAN — Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menganggap Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor) Polri tak perlu dibentuk. Ia percaya tindak pidana korupsi dapat ditangani dengan baik oleh KPK, kepolisian, dan kejaksaan, tanpa harus membentuk satuan baru. Sebaliknya, Presiden Jokowi malah mendukung pembentukan Densus Tipikor. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan, upaya pemberantasan korupsi sebaiknya difokuskan kepada KPK saja, dan
dibantu oleh Polri. Katanya, aparat saat ini mestinya fokus menjaga serta melakukan pencegahan korupsi alih-alih melakukan aksi penangkapan yang tidak objektif. “Tidak berarti perlu ada tim baru untuk melakukan pemberantasan korupsi. Tim yang ada sekarang juga bisa. Kadang-kadang objektifitas juga harus dijaga, jangan hanya ini yang penting membasmi kadang-kadang disapu semua. Ketakutan yang muncul s ama juga,
>> JOKOWI hal 07
DPD RI LAKUKAN KAJIAN DI SUMBAR
Konflik Tanah Jadi Sorotan PADANG, HALUAN — Konflik lahan yang tak pernah putus-putus, menjadikan Sumbar sebagai salah satu daerah dengan tingkat konf lik tertinggi. Sengketa yang kerap terjadi pada umumnya akibat penyalahgunaan pengelolaan yang tidak sesuai dengan kedudukannya. Tingginya angka konflik menjadi alasan anggota DPD RI turun ke Sumbar untuk melakukan kajian. “Sumbar termasuk daerah rawan kasus sengketa tanah dan jadi sorotan secara nasional. Sedikitnya sebanyak 353 konflik pertanahan terjadi di Sumbar, dan 82 perkara yang terselesaikan oleh Pemerintah. Ini jadi perhatian serius,” terang Wakil Pimpinan Komite I Dewan
SEDIKITNYA sebanyak 353 konflik pertanahan terjadi di Sumbar, dan 82 perkara yang terselesaikan oleh Pemerintah. Ini jadi perhatian serius” Hurdasmi Rami Anggota DPD RI
Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD) RI, Hurdasmi Rami saat menggelar pertemuan dengan Wakil Gubernur Sumbar dan Pengurus Lem-
Dan sesungguhnya Jahannam itu benar-benar tempat yang telah diancamkan kepada mereka (pengikut-pengikut syetan) semuanya. (QS Al Hijr ayat 43)
SUBUH ZUHUR ASHAR MAGRIB ISYA
04.44 12.06 15.19 18.10 19.29
WIB WIB WIB WIB WIB
SKD CPNS Digelar di Makorem PADANG, HALUAN — Jadwal pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) bagi pelamar CPNS Kementerian Kebudayaan (Kemendikbud) telah resmi diumumkan. SKD diselenggarakan mulai 18 Oktober hingga 29 Oktober. Khusus Sumbar dilaksanakan pada 20 – 28 Oktober mendatang. Dalam pengumumannya yang diunggah di laman cpns.kemdikbud.go.id, untuk Sumbar, pelaksanaan SKD dilaksanakan di Aula Korem 032/Wirabraja, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Padang. Pelaksanaan SKD CPNS Kemendibud dilakukan dengan sistem CAT. SKD CPNS Kemendikbud ini meliputi Tes Wawasan Kebangsaan, Tes Inteligensia Umum, dan Tes Karakteristik Pribadi. Adapun kelulusan SKD didasarkan pada nilai passing grade yang diatur dalam peraturan Menpan-RB. Sesuai aturan, sebelum masuk ruangan SKD, peserta wajib melakukan verifikasi data
>> SKD CPNS hal 07
baga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumbar di Auditorium Gubernuran Sumbar, Selasa (17/10). Salah satu tujuan dari kunjungan senator itu adalah untuk mengetahui penyebab utama terjadinya kasus sengketa tanah di Sumbar. Sebab saat ini pemerintah tengah menyiapkan finalisasi rancangan Undangundang (UU) Agraria. Di mana untuk reformasi agraria membutuhkan legalisasi dan distribusi aset seluas 9 juta hektare. Serta 12,7 juta hektare lahan perhutanan sosial. “Tujuan kunjungan kami ini adalah untuk menggali informasi di seluruh daerah terkait retribusi tanah dan
>> KONFLIK hal 07
MENGAMUK – Hendri, paman dari Robi (22), terdakwa pencurian, mengamuk karena tidak kuasa menahan emosi sewaktu mendengar putusan empat tahun penjara yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Negeri Padang kepada keponakannya, Selasa (17/10). YUHENDRA
KASUS PULAU SUWARNADWIPA
TERDAKWA MEMBANTAH TERLIBAT PENCURIAN
Saling Tuding Dalam Sidang Perusakan Karang
TERDAKWA perusakan karang di Pulau Suwarnadwipa, Irawan Gea melihat berkas yang ditunjukkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) ke hadapan majelis hakim Pengadilan Negeri Padang, dalam persidangan yang digelar, Selasa (17/1). YUHENDRA
PADANG, HALUAN — Terdakwa kasus perusakan terumbu karang di Pulau Suwarnadwipa, Irawan Gea menuding ada yang disembunyikan penyidik dalam
perkara yang menimpanya. Dalam persidangan di Pengadilan Negeri Padang, Selasa (17/10), Irawan menyebut, ada keterangan pentingnya yang tidak masuk ke
Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Salah satu keterangannya yang hilang di BAP menurut Irawan adalah soal keterlibatan Hendri Long, yang kini menjabat sebagai Direktur Utama PT Suwarnadwipa. “Saya berkali-kali menyebutkan kepada penyidik kalau pengambilan karang tersebut atas suruhan Hendri Long. Tapi tiba-tiba itu tidak ada dalam BAP,” terang Irawan yang didampingi kuasa hukumnya, Mendrofa SH. Irawan mengaku tidak pernah menyuruh anggotanya merusak dan menggambil terumbu karang. Suruhan malah datang dari Hendri Long. “Hendri Long adalah orang yang bertanggung jawab dalam kasus perusakan dan pengambilan terumbu karang ini. Saya sudah sebut diproses penyi
Vonis Empat Tahun Memantik Amarah PADANG, HALUAN – Ruang sidang Pengadilan Negeri Padang mendadak ricuh, Selasa (17/10) siang. Orangorang berteriak penuh amarah. Kehebohan bahkan sampai ke halaman lembaga yang katanya menjadi tempat mencari keadilan itu. Di kursi pesakitan, telunjuk Robi Bayu Saputra (22) lurus ke majelis hakim yang baru saja menjatuhkan vonis empat tahun penjara kepadanya, atas kasus pencurian, yang dia akui tidak pernah dilakukannya. Robi tegas menyebut tidak mencuri. Saksi dan tersangka lain juga berkata demikian, namun hakim mengabaikan keterangan itu dan tetap menganggap pemuda itu terlibat dalam kasus pencurian brankas milik mantan Kepala Kantor Bea Cukai Teluk Bayur, Andi Pramono pada 10 April 2017 lalu. Baru saja palu tanda sidang berakhir di ketok, pihak keluarga yang memadati ruang sidang langsung naik pitam dan menuding hakim tidak adil dalam memutus perkara. “Keponakan saya tidak bersalah. Dalam persidangan terbukti dia tidak ikut melakukan
>> SALING hal 07
>> VONIS hal 07
TIDAK PUNYA UANG BAYAR TAGIHAN BEROBAT
Bocah Miskin Tertahan di Rumah Sakit
M
A AKSUD hati merantau ke Padang
untuk mencari nafkah. Sam dan Yarni yang berasal dari Sumatera Utara pun membawa serta dua anak mereka. Salah satunya si bungsu Marsha, yang seminggu setelah berkenalan dengan Kota Padang, jatuh sakit hingga menderita usus bocor. Laporan
JULI ISHAQ Senin 9 Oktober lalu, Marsha baru saja menajalani operasi. Di masa pemulihan saat ini, tagihan rumah sakit yang sudah menyentuh angka Rp25 juta terus membengkak. Sam dan Yarni bingung kemana hendak mengadukan nasibnya. www.harianhaluan.com
Saat Haluan berkunjung ke Ruang Bedah Anak Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr M Djamil Padang, Selasa (17/10), Marsha seketika terjaga dari tidurnya, lalu merengek menahan sakit sambil memanggil ibunya. Kedua tangan Marsha diikat ke ranjang, untuk menahan
YARNI mengusap kepala anaknya, Marsha, yang terbaring lemah di ruang perawatan bedah anak RSUP Dr M Djamil, setelah
>> BOCAH hal 07 melewati operasi usus bocor, Selasa (17/10). JULI ISHAQ Redaktur: Bhenz Maharajo
Layouter: Ir_v@nd