EDISI : 188 TAHUN LXIII
JUMAT 18 NOVEMBER 2011 M / 22 DZULHIJAH 1432 H
Rp2500
HARGA ECERAN
HARI INI TERBIT 24 HALAMAN
SEJARAH MENCATAT, HALUAN TERBIT SEJAK 1948 DAN MENJADI TUAN RUMAH DI NEGERI SENDIRI Allah telah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan yang beramal saleh, (bahwa) untuk mereka ampunan dan pahala yang besar. (QS Al Maa-Idah 5:9) SUBUH ZUHUR ASHAR MAGHRIB ISHA
04.39 12.02 15.25 18.05 19.17
WIB WIB WIB WIB WIB
http://www.pkpu.or.id
ANTARA
MALAYSIA VS INDONESIA — Pesepakbola Indonesia Diego Michels (kanan) mencoba merebut bola dari pesepakbola Malaysia Ramlan Izzaq (kiri) pada babak kualifikasi cabang sepakbola SEA Games XXVI.
Indonesia Tantang Vietnam di Semifinal
REFLEKSI
Kesalehan Sosial dalam Bencana OLEH : TASRIF
JAKARTA, HALUAN - Indonesia akan menantang juara Grup B Vietnam pada babak semifinal SEA Games XXVI 2011 yang rencananya digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, Sabtu (19/11). Kepastian lawan yang dihadapi di semifinal, diperoleh setelah tim Garuda Muda ini hanya mampu finis di urutan kedua Grup A, karena pada pertandingan terakhir harus menyerah 0-1 dari Malaysia di SUGBK, Kamis (17/11).
MENJADI manusia yang saleh merupakan harapan semua orang dalam memperoleh hakikat kehidupan yang diinginkan. Namun kesalehan yang dimiliki seseorang kadang kala parsial. Dalam arti kadang-kadang dilakukan dengan setengahtengah sehingga membawa dampak yang tidak baik akan tujuan yang diinginkan. Betapa, kita rasakan saat ini kepekaan sosial terhadap manusia jauh panggang daripada api. Mereka dapat dinilai dengan segala bentuk material yang menjadi kebanggaan tersendiri, sehingga membuat suasana menjadi tidak kondisif. Pada akhirnya membawa ketimpangan dimana-mana. Ketimpangan itu terjadi disebabkan manusia merasa apatis dan cuek terhadap kondisi yang ada, sehingga diperlukan kesalehan sosial dalam melaksanakan segala aktivitas yang ada. Di saat kesalehan yang ada pada manusia, maka secara langsung dapat membawa dampak merasakan penderitaan yang ada pada orang lain.
Bersambung ke Halaman 11
DUA TERSANGKA GANJA
Bersambung ke Halaman 11
HASWANDI-DENI
TERBAKAR — Gedung Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang terbakar Kamis (17/11) sekitar pukul 23.00. Kerugian mencapai miliaran. Penyebab konsleting listrik. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
GEDUNG Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang terbakar. Kerugian mencapai miliaran. Penyebab konsleting listrik. Tak ada korban jiwa. PADANG, HALUAN — Bangunan di Kota Padang kembali terbakar. Kali ini Gedung Fakultas Ilmu Pendidikan
(FIP) Universitas Negeri Padang (UNP) yang terletak di Kampus Air Tawar Jalan Hamka Padang dimamah
si jago merah sekitar pukul 23.00 WIB, Kamis (17/11). Kejadian ini membuat sekitar seribu mahasiswa UNP yang tinggal di kawasan Air Tawar berduyun-duyun keluar rumah untuk melihat nasib kampus mereka. Bersambung ke Halaman 11
Melawan, Didor
PASAMAN, HALUAN — Untuk kesekian kalinya, Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Pasaman berhasil menggagalkan ganja kering. Tak tanggung-tanggung, sebanyak 12 kg ganja ditangkap di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Tapus Kampung Pasir Jorong Sentosa Kenagarian Padanggelugur, Kecamatan Padanggelugur, Kabupaten Pasaman, Kamis(17/11) sekitar pukul 03.30 WIB. Polisi terpaksa menembak kedua tersangka, karena melawan saat penangkapan. Bersambung ke Halaman 11
STUDIO SONGKET ERIKARIANTI
Penyelamat Tenunan Langka Minangkabau
TEDDY
TROPI di lemari dijejerkan di koridor atas gedung Balaikota Padang berdebu karena tak terurus. Padahal tropi sebagai representasi prestasi yang diraih.
Tropi-tropi Kesepian di Balaikota
Laoran: Nasrul Azwar
RAGAM keberhasilan Kota Padang dalam berbagai bidang kegiatan, tak hanya ditunjukkan dengan sejumlah piagam dan plata. Namun juga dibuktikan dengan kehadiran puluhan tropi dari berbagai instansi dan lembaga pemerintah serta swasta. Tropi-tropi yang selama ini disusun berjajar dalam sebuah lemari kaca di ruang tunggu Walikota Padang di lantai dua bangunan usang buatan Belanda di Jalan M Yamin No 70 Padang itu seakan menunjukkan bahwasanya Kota Padang bukanlah sebuah daerah tanpa prestasi sama sekali. ALDA
Bersambung ke Halaman 11
karok. Sistem ini mampu mengefesienkan dan menghemat waktu untuk memproduksi sehelai kain songket.
PADANG, HALUAN — Kepala Kejaksaan Negeri Padang Aro, Solok Selatan berinisial YB, yang dilaporkan melakukan pemerasan terhadap bos tambang dan salah seorang pejabat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Solok Selatan, akan diusut tuntas. Demikian diinformasikan oleh Kasi Penkum dan Humas Kejati Sumbar, Ikwan Ratsudi, Kamis (17/11), di ruangannya. Dikatakannya, kasus pemerasan tersebut dilaporkan salah seorang masyarakat Solok Selatan yang mengatasnamakan dirinya dari kelompok peduli pemberantasan korupsi berinisial TC. Laporan itu disampaikan TC 15 November lalu.
Bersambung ke Halaman 11
Bersambung ke Halaman 11
PLAK, plak, plak…Mesin tenun itu berbunyi seperti alunan musik. Bertingkah suaranya. Bunyinya memadu dalam suasana yang asri di Studio Songket ErikaRianti di Nagari Batu Taba, Ampek Angkek, Agam. Dari mesin tenun itulah kelak songket Minangkabau dengan motof-motif khas, yang
AKTIVITAS para penenun songket dengan motif-motif langka di Studio Songket ErikaRianti, Batu Taba, Agam.
Studio yang didirikan lima tahun lalu di Padang ini, mencoba merevitalisasi songket Minang yang nyaris punah dengan sistem yang telah dimodifikasi yang disebut sistem
Kajari Padang Aro Dilaporkan Memeras
DPRD Agam Diminta Ajukan Calon Wabup
PADANG, HALUAN — Jabatan Wakil Bupati Agam yang kini kosong sejak Umar dijatuhi vonis 17 bulan penjara, harus segera diisi. Gubernur Sumbar sudah menyurati DPRD Agam agar segera memproses pemberhentiannya sebagai Wakil Bupati Agam dan diingatkan segera pula mengajukan usul calon wakil bupati penggantinya. Gubernur Sumbar Irwan Prayitno kepada Haluan Kamis (17/11), di Padang menjelaskan, Wakil Bupati Agam Umar divonis bersalah oleh Penga-
dilan Tipikor dan dijatuhi hukuman 17 bulan penjara pada 5 Okotober lalu. Sementara masa jabatannya masih cukup lama, lebih dari 18 bulan. Sesuai dengan ketentuan pasal 131 ayat (2) PP No.6 tahun 2005, bila terjadi kekosongan jabatan kepala daerah yang sisa jabatannya lebih dari 18 bulan, maka kepala daerah dapat mengusulkan 2 orang calon wakil kepala daerah untuk dipilih dalam rapat paripurna DPRD setempat. Bersambung ke Halaman 11