Haluan 21 Agustus 2017

Page 1

Harian Umum

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat SENIN,

Ferizal Ridwan Siap Bertanggung Jawab LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Jalannya roda pemerintahan di Kabupaten Limapuluh Kota saat ini sedang kacau usai Wakil Bupati, Ferizal Ridwan melantik pejabat yang sebelumnya dinonjobkan bupati. Pemprov Sumbar menganggap tindakan Ferizal Ridwan offside. Melampaui kewenangan. Tapi, Ferizal keukeuh, apa yang dilakukannya sudah benar. Dia siap menerima segala konsekuensi, termasuk jika digugat ke pengadilan. Ferizal Ridwan Jumat lalu melantik dua orang eselon II dan mengembalikan jabatan Sekdakab kepada Yendri Thomas Jumat (18/7). Sebelumnya, Yendri Thomas dinonjobkan oleh Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi tanggal 26 mei 2017 silam dan mengangkat M Yunus sebagai Plt Sekdakab. Langkah itu, klaim Ferizal Ridwan dilakukan sesuai rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dan sudah dikonsultasikan dengan Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno. Pertanyaan yang mencuat, Sekda mana yang sah? Jika kedua-duanya masuk kerja, dan memberi perintah, siapa yang akan didengar oleh bawahannya? Ini akan menjadi polemik berkepanjangan, jika tidak segera diselesaikan dan akan membuat tersendat roda pemerintahan Pemkab Limapuluh Kota. Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno sebagai perwakilan pemerintah pusat di daerah sudah mengirimkan surat ke Limapuluh Kota. Namun, belum ada penyelesaian kongkrit. “Surat sudah dilayangkan ke Wakil Bupati Limapuluh Kota. Tapi memang belum ada penyelesaiannya,” terang Gubernur Sumbar, Minggu (20/8) siang. Permasalahan itu, menurut Irwan

>> FERIZAL hal 07 Katakanlah: "Malaikat maut yang diserahi untuk (mencabut nyawa)mu akan mematikanmu, kemudian hanya kepada Tuhanmulah kamu akan dikembalikan." (QS As Sajadah Ayat 11) SUBUH ZUHUR ASHAR MAGRIB ISYA

05.03 12.25 15.46 18.28 19.39

WIB WIB WIB WIB WIB

21 Agustus 2017 / 28 Dzulkaidah 1438 H / Edisi: 285, Tahun ke-69 / Harga Eceran Rp3.750/Eks (Luar kota tambah ongkos kirim)

MENDAGRI SIKAPI POLEMIK DI KABUPATEN LIMAPULUH KOTA

Wabup Dinilai Tidak Paham Aturan PADANG, HALUAN — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo memastikan, pelantikan tiga pejabat yang dilakukan Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan, cacat secara prosedur. Surat izin yang dikeluarkan Kemendagri tidak bisa dijadikan landasan dalam melakukan mutasi pejabat.

Hal itu diungkapkan Mendagri kepada Haluan, Minggu (20/8) malam. “Jumat yang lalu, Wabup Limapuluh Kota memang benar mengeluarkan SK dan melantik Kadis Pertanian dan Kepala BKD secara tidak sah dan berencana untuk mengaktifkan kembali Sekda namun ditolak Gubernur Sumbar. Tin-

dakan yang dilakukan itu cacat prosedur,” terang Mendagri. Dijelaskan Tjahjo, sebagai Plt Bupati, Ferizal Ridwan harus tetap berkoordinasi dengan Bupati Irfendi Arbi dalam mengambil kebijakan strategis, terutama soal keuangan dan personel. “Ini

>> WABUP hal 07

KIBARKAN BENDERA – Sebanyak 3.689 bendera dikibarkan di halaman kampus Universitas Jember, beberapa waktu yang lalu. Sebagai lambang kebesaran Indonesia, insiden pemasangan bendera merah putih terbalik di buku panduan Sea Games, mendapat sorotan tajam semua kalangan. IST

Koran Malaysia Juga Cetak Bendera Indonesia Terbalik JAKARTA, HALUAN — Tak cuma di buku panduan SEA Games, gambar bendera Indonesia terbalik ternyata juga tercetak di koran Malaysia. Warnanya putih merah, bukan merah putih. Hal itu sangat disesalkan. “Sebagai negara tetangga, yang bersahabat tentunya harus dicek kenapa terjadi salah cetak. Karena salah cetak

Bupati Dharmasraya Ajak Pemuda Berkarya DHARMASRAYA, HALUAN — Setelah proklamasi kemerdekaan diproklamirkan secara terbuka oleh Soekarno dan Mohammad Hatta pada 17 Agustus 1945 silam, tidak terasa hingga saat ini usia kemerdekaan Republik Indonesia genap 72 tahun. Menurut Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, kemerdekaan yang dinikmati hari ini, tidak diraih dengan mudah. Melalui perjuangan, pengorbanan serta air mata. Tak sedikit darah para syuhada tumpah ke bumi pertiwi, demi mere-

KUAT dugaan, Wakil Bupati Limapuluh Kota kurang paham aturan kepegawaian atau kemungkinan Wabup berupaya memanfaatkan kesempatan, mumpung menjadi Plt Bupati” TJAHJO KUMOLO Mendagri

tersebut terjadi di buku panduan, kemudian juga ada koran di sana juga salah cetak terbalik warnanya bukan merah putih tapi putih merah,” kata Menkominfo Rudiantara di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (20/8). Dari gambar yang beredar, bendera Indonesia tercetak terbalik di salah satu halaman surat kabar Malaysia. Bendera advertorial

but dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. “Perlu diketahui, kemerdekaan Indonesia berbeda dengan kemerdekaan bangsa dibelahan dunia lain, yang diberikan sebagai hadiah oleh sang penjajah,” terangnya. Kemerdekaan Indonesia direbut melalui perjuangan, baik l ewat revolusi fisik maupun lewat jalur diplomatik. “Karena itu, tak heran muncul slogan merdeka atau BUPATI Dharmasraya Sutan Riska mati, yang dikumandangkan Tuanku Kerajaan dengan Wakil Bupati para pejuang dan rakyat In Dharmasraya Amrizal Datuak Rajo

>> BUPATI hal 07

Medan, salam kompak usai upacara HUT RI, Kamis (17/8). BADRI

Indonesia tercetak putih-merah, bukan merah-putih di artikel berjudul ‘Mencari Jagoan’. Rudiantara berharap ada pemintaan maaf khusus dari Malaysia soal kesalahan ini, bukan hanya lewat media sosial. Seperti diketahui, Menpora Malaysia sudah meminta maaf soal hal itu lewat Twitter. “Itu harus segera diurus,

walaupun pihak Malaysia sudah meminta maaf melalui surat terbuka, tapi ini tetap harus diselesaikan. Tidak bisa hanya selesai hanya dengan minta maaf yang terbuka, katakan lah disebarkan melalu media sosial,” ucapnya. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi

>> KORAN MALAYSIA hal 07

ZIKIR KEBANGSAAN DAN DOA BERSAMA

Kapolda Peduli Terhadap Masyarakat Sumbar PADANG, HALUAN — Kapolda Sumbar Irjen Pol Fakhrizal menyerahkan sebanyak 500 Alquran Braille kepada penyandang disabilitas tunanetra pada zikir kebangsaan dan doa bersama, Rabu (16/8). Selain itu, Kapolda juga menyantuni 400 anak yatim dan 100 kaum duafa Sumbar, yang diserahkan di Mapolda Sumbar. Ini membuktikan kepedulian Kapolda kepada kaum duafa. Hal tersebut dilakukan sebagai wujud rasa syukur atas Kemerdekaan Republik

>> KAPOLDA hal 07

KAPOLDA Sumbar Irjen Pol Fakhrizal menyerahkan Alquran Braille kepada penyandang tunanetra dalam zikir dan doa bersama di Mapolda Sumbar, Rabu (16/8). HUMAS POLDA

DITAHAN POLISI MESIR, AKHIR AGUSTUS DIPULANGKAN

Dua Mahasiswa Minang Dideportasi JAKARTA, HALUAN — Kasus dua mahasiswa asal Limapuluh Kota, Sumbar, yang ditahan di Mesir sejak awal Agustus, akhirnya mendapatkan titik terang. Kedua mahasiswa Universitas Al Azhar Kairo tersebut akan segera dideportasi. Keduanya dipulangkan dan tidak akan bisa melanjutkan kuliahnya di Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir. Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi mengatakan, tim Konsuler KBRI Kairo sudah bisa menemui dua WNI tersebut sejak 13 Agustus lalu. Dia menjelaskan, otoritas setempat sudah memberikan keterangan kepada www.harianhaluan.com

DUA mahasiswa Minang asal Mesir ketika dijenguk oleh pejabat KBRI. Keduanya akan dideportasi dari Mesir akhir Agustus mendatang. IST

pihak KBRI di Kairo, bahwa dua mahasiswa asal Indonesia itu sudah bisa dipulangkan. “Iya (dideportasi). Rencana pemulangan adalah akhir Agustus,” kata Retno. Retno menjelaskan, saat ini, kedua mahasiswa tersebut masih ditahan oleh pihak polisi setempat di daerah Aga. Ia tak menjelaskan secara detail mengapa dua mahasiswa asal Sumatera Barat tersebut ditahan. Namun, belajar dari kasus itu, Retn o tak henti-hentinya mengimbau WNI yang tinggal di luar negeri u ntuk menghormati dan mematuhi aturan setempat. “Sebagaimana yang kita

minta, kalau ada orang asing yang tinggal di Indonesia, kita juga minta mereka untuk menghormati aturan dan hukum kita,” lanjutnya, seperti dikutip dari Kumparan.com. Dua mahasiswa Minang, Nurul Islami dan Muhammad Hadi ditahan oleh kepolisian Provinsi Ad-Daqohliyyah, Mesir, sejak 1 Agustus lalu. Keduanya ditahan karena memasuki kota Samanud. Padahal, aturan di Mesir sendiri menyebut warga negara asing dilarang untuk masuk ke wilayah itu. Dua mahasiswa tersebut menempuh pendidikan jurusan

>> DUA MAHASISWA hal 07 Redaktur: BHENZ MAHARAJO

Layouter: IRV@ND


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.