Haluan 23 Juli 2017

Page 1

Harian Umum

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

11 MINGGU 23 JULI 2017 29 SYAWAL 1438 H

EDISI: 259, TAHUN KE-69 Harga Eceran Rp3.750/Eks (Luar kota tambah ongkos kirim)

12

TUTURAN

13

GABA GABA

14

SULAM EMAS

Mengejar Damai ke Kapo-Kapo PULAU Kapo-Kapo, adalah satu dari sekian banyak lokasi wisata yang masuk ke dalam Kawasan Wisata Terpadu (KWT) Mandeh. Di Kapo-Kapo, wisatawan akan disuguhkan kedamaian yang tak terkira. Kesunyian yang ditawarkan Kapo-Kapo tak ada duanya.

HAL. 16

10 Tahun Pulihkan Mandeh

05.01 12.26 15.50 18.28 19.42

Dan Allah akan menambah petunjuk kepada mereka yang telah mendapat petunjuk. Dan amal-amal saleh yang kekal itu lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu dan lebih baik kesudahannya. (QS Maryam ayat 76)

Panggung TITI KIM

Menabung dan Umrah BERMODAL menabung dari profesinya sebagai penyanyi Kim, Titi Kim akhirnya bisa menunaikan umrah. Saat berbincang dengan Haluan pekan kemarin Titi Kim mengurai cerita, ia sama sekali tak menyangka kerja kerasnya sebagai penyanyi Kim bisa mengantarnya bertamu ke rumah Allah. Kendati tak menduTITI KIM ga bisa memilliki rezeki lebih untuk pergi ke tanah suci, saban hari saat menghibur di panggung Kim, Titi susah meniatkan sejak lama, melalui kerja kerasnya sebagai pelantun dendang KIM, ia ingin berangkat ke Mekah. Kalau belum bisa berangkat melalui quota haji, dapat kesempatan melaksanakan ibadah umrah pun ia sudah sangat bersyukur. Sebab bisa melaksanakan ibadah di tanah suci adalah cita-citanya dari dahulu. “Alhamdulillah bisa berangkat umrahnya pada Febuari lalu. Perginya dari hasil menabung setahun di Kim,” kata Titi. Selain bersyukur bisa mendapat kesempatan umrah, wanita yang telah terjun ke dunia Kim sejak tahun 2009 ini menyatakan senang karena masih dipercaya masyarakat untuk menghibur hingga hari ini.

>> MENABUNG : hal 07

PAINAN, HALUAN — Ekploitasi Kawasan Wisata Terpadu (KWT) Mandeh, Pesisir Selatan, yang dilakukan secara massif, meninggalkan kerusakan yang parah. Butuh waktu yang lama untuk kembalikan KWT Mandeh serupa sedia kala. Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Komisi VII DPRI RI, Mulyadi yang melihat langsung kerusakan Mandeh, Jumat (21/7). Menurut Mulyadi, setidaknya, butuh waktu 10 tahun untuk memulihkan Mandeh. “Tidak mudah untuk memperbaiki alam yang rusak, terutama ekosistemnya. Untuk Mandeh, mungkin waktu sepuluh tahun,” tutur Mulyadi yang meninjau Mandeh bersama sejumlah anggota Komisi VII DPR RI dan pejabat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK). Disebutkan Mulyadi, dirinya mengetahui adanya proses hukum kasus perusakan Mandeh yang kini tengah berjalan di Polda Sumbar. Wakil rakyat asal Sumbar itu menyayangkan perusakan yang dilakukan oknum tertentu tersebut.

>> 10 TAHUN : hal 07

ARAHAN UNTUK KAWASAN MANDEH — Komisi VII DPR RI Mulyadi, didampingi Bupati Pessel Hendrajoni, memberikan arahan kepada masyarakat untuk tidak melanjutkan pembangunan dikawasan hutan lindung. OKIS MARDIANSYAH

700 ITIK TERBANG DI LOMBA PACU ITIK TAHUN 2017

Tradisi Nenek Moyang Untuk Hiburan Petani LIMAPULUHK OTA, HALUAN — Alek nagari Luak Limopuluah berupa pacu itik kembali digelar, Sabtu (22/7). Setidaknya, 700 ekor itik terlatih ambil bagian dalam ivent tahunan yang digelar di dua daerah, Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota hingga 10 pekan mendatang. “Sabtu pembukaan pacu itik dilakukan. Ada 700 ekor itik yang dilepas dalam ivent tersebut,”terang Yb Dt Parmato Alam Ketua Persatuan Olahraga Pacu Itik Luak Limopuluah

pada Jumat (21/7) sore. Pembukaan pada pekan pertama dilakukan di gelanggang pacu itik Padang Loweh di Jorong SikabuKabu, Nagari Sikabu-Kabu Tanjung Aro Padang Panjang, Kecamatan Luak, Kabupaten Limapuluh Kota.

>> TRADISI : hal 07 ATRAKSI para pemain atik terbang kembali meramaikan ajang Lomba Pacu Itik kembali digelar tahun 2017 ini di Kabupaten Limapuluh Kota. IST/NET

Tembakan Bikin Pengedar Ganja di Payakumbuh Ciut

Jokowi Bicara Tentang RUU Pemilu

PAYAKUMBUH, HALUAN — Nyali dua pemuda yang sering mengedarkan ganja kering ke anak sekolah dan mahasiswa ciut setelah mendengar tembakan peringatan saat dikepung dalam sebuah pondok. Untungnya, timah panas itu tak “mampir” ke tubuh dua pemuda yang hingga kemarin masih dalam pemeriksaan Awalnya, dua pemuda bernama Bayu Sugara (22) dan Rian Hidayat (21) berhasil kabur saat akan ditangkap di Pinggir jalan antara Kelurahan Payobasuang dan Payolansek, Kamis (20/7) sekitar pukul 23.00 WIB. Namun, pengejaran terus dilakukan setelah sampai ke sebuah pondok kayu yang tak jauh dari lokasi. Informasi yang dihimpun Ha-

JAKARTA, HALUAN — Presiden RI Joko Widodo menyatakan menghormati pengambilan keputusan Undang-Undang Penyelenggaraan Pemilu melalui Rapat Paripurna DPR RI yang berlangsung hingga larut malam. “Kita sangat menghormati apa yang sudah diputuskan, sampai malam. Ya, kita hormati,” ujar Presiden Jokowi seusai menutup Mukernas II PPP di Ancol, Jakarta, Jumat (21/7). Jokowi mengatakan Indonesia negara hukum, jika ada pihak yang tidak puas dengan segala keputusan yang sudah diputuskan di DPR maka dapat menempuh jalur hukum. “Ini negara hukum, negara demokrasi. Kalau ada yang tidak

luan, kedua pemuda ini awalnya dipancing oleh Satresnarkoba Polres Payakumbuh dan BNN Payakumbuh sebagai pembeli di pinggir jalan. Setelah menunggu beberapa lama, akhirnya kedua pelaku datang menggunakan sepeda motor. Belum sempat berhenti, ternyata salah seorang pengedar ini tahu bahwa yang akan membeli ganjanya adalah polisi dan langsung tancap gas melarikan diri. Tak mau targetnya kabur, polisi lain yang sudah stand by dan menyamar yang takjauh dari lokasi transaksi langsung mengejar dan mengeluarkan tembakan peringatan ke udara. Tapi tersangka tetap tancap gas dan membuang ganjanya. >> TEMBAKAN : hal 07

puas dengan keputusan yang sudah diputuskan di DPR, dan menginginkan menempuh jalur di Mahkamah Konstitusi, ya dipersilakan, kan memang ada mekanismenya,” tutur Presiden. Sebelumnya Rapat Paripurna DPR RI telah memutuskan sejumlah poin dalam RUU Pemilu dan mengesahkannya menjadi undang-undang. Salah satu poin yang diputuskan dalam UU Pemilu itu adalah mengenai ambang batas pencalonan Presiden atau “presidential threshold” sebesar 20-25 persen sesuai yang dikehendaki pemerintah beserta enam fraksi yakni PDIP, Golkar, Nasdem, Hanura, PKB dan PPP.

>> JOKOWI : hal 07

Ketika Organisasi Menjaga Silaturahmi Perantau Minang “DIMA bumi dipijak, disitu langik dijunjuang”, (dimana bumi dipijak di situ langit dijunjung) pepatah minang ini menjadi acuan bagi para perantau minang di seluruh penjuru rantau. Laporan : SYAFRIL AMIR Betapa tidak, pepatah itu mengajarkan orang minang untuk bisa bersosialisasi, bersilaturahmi, dan menyesuaikan dimana pun ia berada. Tak heran, ada pameo yang menyatakan, dimana pun dibumi ini, bahkan di bulan pun ada orang minang. Banyaknya orang minang di rantau juga menumbuhkan rasa kebersamaan. Hal itu menciptakan komunitas, pawww.harianhaluan.com www.harianhaluan.com

guyuban, dan organisasi sebagai wadah bertukar fikiran, hingga membentuk tujuan membangun kampung halaman. Di antara organisasi minang ada Gebu Minang dibawah pimpinan Oesman Sapta Odang Dt. Bandaro Sutan Nan Kayo yang baru saja dikukuhkan di Jakarta, Jumat (21/7). Pengukuhan kepengurusan kedua organisasi “urang awak” di rantau tersebut di lakukan di tempat terpisah yang keduanya dihadiri

KETUA IKMR H Basrizal Koto berfoto dengan tokoh Minang Awaluddin Djamin dan Ketua Gebu Minang Oesman Sapta Odang dalam kegiatan Gebu Minang. DESFANDRI

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno. Pada kegiatan pelantikan OSO sebagai Ketua Gebu Minang, sejumlah tokoh Mi-

nang lain juga hadir, seperti Prof Emil Salim, Awaluddin Jamin, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar, Redaktur: Rakhmatul Akbar

dan Ketua Umum Ikatan Keluarga Minang Riau (IKMR) H Basrizal Koto.

>> KETIKA : hal 07 Layouter: Luther


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.