Haluan 24 Agustus 2013

Page 1

Harian Umum

MEDIA GROUP

KORAN LOKAL TERBAIK DI INDONESIA IKLAN 0751 4488700 SIRKULASI 082388441221 REDAKSI 082390765000

SABTU

24 AGUSTUS 2013 M / 17 SYAWAL 1434 H Harga Eceran Rp3.500/eks, (Luar Kota Tambah Ongkos Kirim)

TERBIT 24 HALAMAN EDISI 277, TAHUN KE 65

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

WARGA CEGAT EKSKAVATOR

Tambang Emas Liar Kembali Marak Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. (QS Al Zalzalah Ayat 7)

05.03

12.24

15.41

18.26

19.36

KHAS

Bayi Burung Hantu Menjangkau Mimpi BAYI burung hantu dan bayi mamalia, termasuk manusia ternyata memiliki kesamaan. Keduanya sama-sama tidur secara analog. Maksudnya, mereka menghabiskan waktu yang sama untuk menjangkau waktu mimpi atau yang disebut fase REM (rapideye movement). Namun burung hantu dan manusia, waktu REMnya berubah seiring bertambahnya usia. Bayi manusia menghabiskan sekitar 50 persen, dan ketika dewasa menjadi kurang dari 25 persen. ”Selama fase tidur, bayi burung hantu menunjukkan aktivitas ‘awakelike’, di mana mata mereka tertutup dan kepala mereka mengangguk pelan,” kata peneliti University Lausanne Madeleine Scriba di Institut Max Planck. Namun kepastian bayi burung hantu bermimpi masih menjadi perntanyaan bagi para peneliti. Sebab, bayi manusia tidak banyak bermimpi, setidaknya dalam beberapa tahun pertama kehidupan. Tidur REM dalam periode ini adalah berpikir untuk memainkan peran penting dalam perkembangan otak dan akuisisi bahasa. Penelitian sebelumnya menyebutkan bayi burung hantu menghabiskan lebih sedikit waktu dalam tidur REM dari burung lainnya. Hal itu memungkinkan mereka mengekspresikan atau membentuk gen yang terkait dengan bintik-bintik bulu gelap. (tmp)

HIBAH DAN BANSOS

500 Proposal Lagi Diverifikasi PADANG, HALUAN—Dalam beberapa hari belakangan ini, anggota dewan mencecar sejumlah pejabat pemerintahan terkait hibah dan bantuan sosial (Bansos) dalam rapat-rapat yang digelar Pansus hibah dan Bansos. Kejadian ini sendiri bermula, ketika diketahui ada anggaran kegiatan safari dakwah PKS yang masuk ke buku APBD 2013, dilanjutkan dengan ditemukannya sejumlah kegiatan hibah dan Bansos milik anggota DPRD Sumbar sejak 2012 tidak bisa dicairkan. Dalam beberapa kali hearing di DPRD Sumbar, permasalahan yang terjadi dimulai persyaratan yang tidak lengkap, tidak mengikuti prosedur, gagal transfer, dan lainnya. Kepala Biro Bina Sosial Setda Provinsi Sumbar, Eko Faisal mengatakan, bagi kegiatan hibah dan Bansos yang sudah

>> 500 PROPOSAL hal 07

Kegiatan tambang emas liar di Solok Selatan kembali marak. Penambangan dilakukan dengan menggunakan alat berat ekskavator. SOLSEL, HALUAN — Puluhan masyarakat Jorong Sungai Pangkur Kenagarian Pakan Rabaa Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh (KPGD) mencegat satu unit ekskavator yang diduga akan digunakan untuk aktivitas tambang emas ilegal. Pencegatan tersebut terjadi pada Kamis (22/8) oleh puluhan masyarakat di Jorong Sungai Pangkur. Masyarakat yang terhimpun dari ninik-mamak, pemerintahan kecamatan, pemuda mencegat alat berat karena kuat dugaan akan digunakan untuk aktivitas illegal mining. Usai ditahan warga, untuk menghindari konflik antara warga dengan pemilik ekskavator, maka Polsek KPGD mengamankan satu unit ekskavator merk hitachi, mobil trado, dan lima orang yang mengoperasikan alat berat tersebut ke Mapolres Solsel. Terdiri dari satu orang operator, dua orang kenek ekskavator, satu orang sopir trado, dan dua orang keneknya. Informasi yang dikorek dari operator ekskavator, mengatakan bahwa eskavator dan trado tersebut didatangkan dari Panam Kota Pekanbaru Provinsi Riau. Dari penjelasan lima orang yang diamankan Polres Solsel, bahwa eskavator milik Bijai dan trado milik Herman, keduanya warga Pekanbaru. “Kita datang dari Pekanbaru

>> TAMBANG EMAS hal 07

UNTUK TAMBANG LIAR—Satu unit ekskavator yang akan dilakukan untuk kegiatan tambang emas liar dicegat warga dan diamankan di Mapolres Solok Selatan. COL

Menag Buka STQ Bayar Rp700 Ribu, Paspor Siap 2 Hari Nasional XXII PRAKTIK PERCALOAN DI IMIGRASI PADANG

PADANG, HALUAN—Temuan khusus Ombudsman RI tentang calo yang membantu pengurusan paspor di Kantor Imigrasi Kelas 1 Padang, agaknya benar. Jumat (23/8), Haluan melakukan investigasi di kantor yang beralamat di Jalan Khatib Sulaiman Kelurahan Belanti Timur. Haluan datang pukul 9.30 WIB. Di pelataran parkir, bertanya kepada tukang parkir bernama Iman (36) dan menanyakan di mana calo yang membantu pengurusan paspor. Ia masuk ke dalam kantor imigrasi dan membawa seorang lelaki berbaju merah dan bercelana jins biru tua. Di dadanya terdapat kokarde berisi biodata tentang keberadaannya di kantor tersebut. Apakah bisa bikin paspor yang siap dalam waktu 1 sampai 2 hari? “Dua hari bisa siap, biayanya

Rp700 ribu. Kalau melalui prosedur bisa paspor selesai dalam waktu 10 hari dengan membayar Rp255 ribu,” ujar Herman Latif yang mengaku sebagai biro jasa. Herman bertanya, paspor tersebut untuk siapa. Haluan menjawab, untuk seorang teman di kampung yang ingin mendapatkan paspor dengan cepat karena ingin berangkat ke Malaysia. Menurut calo itu, kalau paspor siap seminggu, bayarnya Rp500 ribu. Ketika ditanyakan kenapa dia bisa mengurus paspor dalam waktu dua hari, sementara orang lain bisa sampai seminggu atau lebih, sang calo mengatakan bahwa karena ia biro jasa. Inilah yang mengherankan, kenapa biro jasa bisa mengurus paspor dengan cepat sementara orang lain tidak.

Ketika ditanya apakah ia calo, ia tidak mengaku. Ia mengaku sebagai biro jasa. Apa pun jawabannya, ia tetaplah calo yang bisa membantu orang mengurus paspor yang siap dalam waktu yang singkat. Ia mengaku nama biro jasanya Fahri Jaya. Lalu sang calo masuk ke kantor Imigrasi. Sebelum Haluan masuk ke kantor imigrasi untuk menemui Sapto Handoyo, Kasubag TU Kantor Imigrasi Kelas 1 Padang, Haluan mewawancarai seseorang yang telah selesai mengurus paspor. “Mengurus paspor untuk pergi kemana, bayar berapa dan selesai berapa hari?” “Paspor untuk ke Malaysia. Bayar Rp650 ribu, selesai dua hari,” tutur Putri (30).

>> BAYAR hal 07

AUDIT HAMBALANG

15 Anggota DPR Dituding JAKARTA, HALUAN — Sebanyak 15 anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) disebut dalam hasil audit tahap II Hambalang oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Mereka diduga terlibat dalam penyimpangan pada proses persetujuan anggaran proyek Hambalang. Berdasarkan dokumen hasil audit tahap II Hambalang yang diterima wartawan, 15 anggota DPR tersebut berinisial MNS, RCA, HA, AHN, APPS, WK, KM, JA, MI, UA, AZ, EHP, MY, MHD, dan HLS. “MNS, RCA, HA, AHN bersama APPS, WK, KM, JA, MI menandatangani persetujuan alokasi anggaran

menurut program dan kegiatan pada APBN Perubahan Kemenpora TA 2010, meskipun tambahan anggaran optimalisasi sebesar Rp600 miliar belum dibahas dan ditetapkan dalam Rapat Kerja antara Komisi X dan Kemenpora,” tulis dokumen tersebut seperti dilansir Kompas.com. Hal itu diduga melanggar ketentuan yang diatur dalam UndangUndang Nomor 27 Tahun 2009 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD, Pasal 96 ayat (2) huruf c, Pasal 96 ayat (6), Pasal 203 ayat 1, dan Pasal 203 ayat 2. Kemudian disebutkan, MNS, RCA, bersama APPS, WK, KM, JA,

UA, AZ, EHP, MY, MHD, dan HLS menandatangani persetujuan alokasi anggaran menurut program dan kegiatan pada RAPBN Kemenpora TA 2011. Padahal, tambahan optimalisasi sebesar Rp920 miliar belum dibahas dan ditetapkan pada Rapat Kerja Komisi X dengan Kemenpora. RCA juga menandatangani surat penyampaian hasil pembahasan RAPBN Perubahan TA 2010 dan 2011 untuk Kemenpora kepada Pimpinan Banggar bahwa tidak sesuai dengan keputusan rapat komisi.

>> 15 ANGGOTA hal 07

PANGKALPINANG, HALUAN — Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Nasional XXII resmi dibuka Menteri Agama RI Suryadharma Ali di Stadion Koba, Bangka Tengah prov Bangka Belitung, tepat pukul 22.30 WIB Jumat (23/ Surya Dharma Ali 08/2013) malam. Upacara pembukaan STQ Nasional ini diawali dengan defile kafilah 33 provinsi dan penabuhan beduk oleh Suryadharma Ali bersama Plt Gubernur Babel Rustam Effendi dan Bupati Bateng Erzaldi Rosman. Pembukaan juga dimeriahkan pertunjukan tari kolosal gabungan anak SMP dan SMA/SMK seBateng dan artis nasonal Opik dan Dewi KDI. STQ Nasional di Bangka Tengah akan berlangsung 2330 Agustus. Dalam sambutannya, Suryadarma berharap pelaksanaan STQ bisa berkembang dan diaktulisasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. “Tujuan strategis STQ adalah agar umat Islam memahami dan merealisasikan Alquran dalam kehidupan,” ucapnya. Selain mengandung nilai positif bagi syiar Islam, dia menilai, STQ memiliki daya rekat bagi kesatuan bangsa. Dikatakan Suryadarma, STQ memiliki korelasi dengan gerakan membaca Alquran dan Maghrib Mengaji yang digagas pemerintah. “Ini juga stimulus kepada masyarakat untuk mengamalkan kandungan Alquran,” ujarnya.

>> MENAG BUKA hal 07

Kader Demokrat Dukung JK.............. >> 08 Pembangunan Drainase Diprioritaskan.. >> 09 Metode Mudah Belajar Alquran............... >> 24

>> Editor : Ismet Fanany MD, Yon Erizon

>> Penata Halaman : Syahrizal


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.