EDISI : 112 TAHUN LXIII
JUMAT 26 AGUSTUS 2011 M / 26 RAMADAN 1432 H
HARGA ECERAN
Rp2500
HARI INI TERBIT 24 HALAMAN
SEJARAH MENCATAT, HALUAN TERBIT SEJAK 1948 DAN MENJADI TUAN RUMAH DI NEGERI SENDIRI
TAK TERBUKTI RUGIKAN NEGARA
Sesungguhnya orang-orang yang tiada beriman kepada kehidupan akhirat, mereka benar-benar menamakan malaikat itu dengan nama perempuan. (QS An Najm: 53-27)
Imsak Subuh Zuhur Ashar Maghrib (Berbuka) Isya
04:51 05:01 12:22 15:38 18:27 19:36
Dirut PDAM Divonis Bebas
WIB WIB WIB WIB WIB WIB
PADANG, HALUAN — Terdakwa kasus dugaan korupsi Rp2,4 miliar dana representatif (DR) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Padang, Azhar Latif, divonis bebas oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Padang, karena dinilai tidak terbukti melakukan tindak pidana korupsi seperti yang didakwakan jaksa. Vonis bebas tersebut dibacakan oleh hakim ketua Sapta Diharja, bergantian dengan Kamijon dan Yoserizal selaku hakim angota di ruang sidang PN Padang, Kamis (25/8). Menurut majelis hakim, terdakwa tidak terbukti melanggar pasal 2 ayat satu junto pasal 18 ayat (1) huruf (b) Undang-Undang 31 tahun 1999 seperti yang telah diubah dengan undang nomor 20 tahun 2001, tentang pemberantasan tidak pidana korupsi. Putusan diambil tidak dengan suara bulat, hakim anggota Yoserizal menyatakan beda pendapat
MUI Sumbar
Lebaran Bukan Melebarkan Keinginan
Bersambung ke Halaman 11 SUJUD SYUKUR —Terdakwa kasus dugaan korupsi Rp2,4 miliar dana representatif PDAM Kota Padang, Azhar Latif, sujud syukur setelah divonis bebas oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Padang, Kamis (25/8).
OLEH: M RIFKI M AG Kasubbag Hukmas dan KUB Kanwil Kemenag Sumbar WAJAR dan sepantasnyalah orang yang berpuasa merasakan kegembiraan menyambut hari kemenangan di hari nan Fitri 1 Syawal. Hal tersebut sesuai dengan sabda Rasulullah SAW : “Bagi orang yang berpuasa, akan memperoleh dua kebahagiaan, yakni ketika merasakan gembiranya waktu berbuka (termasuk Idul Fitri) dari puasanya dan ketika melaporkan pelaksanaan ibadah puasa kepada Allah di hari akhirat nanti”. Tapi bagaimanakah cara ideal yang semestinya dilakukan umat Islam dalam merayakan Idul Fitri dan Lebaran tersebut, ini merupakan pertanyaan yang mesti dijawab setiap individu kaum muslimin. Sebelumnya, ada pertanyaan besar, seputar dari mana asal kata Lebaran yang disandangkan pada perayaan hari raya Idul Fitri, apa substansi maknanya dan bagaimana aplikasinya? Dari segi bahasa, kata Lebaran berasal dari kata “lebar” dan ditambah akhiran “an”, kata “lebar” artinya besar dan “lebaran” berarti membesarkan, boleh
Bersambung ke Halaman 11
Isu Gempa 8,9 SR Sekadar Informasi Akademis
Haswandi
KAPAL NELAYAN TERBALIK
Seorang Hilang, Dua Selamat
PAINAN, HALUAN — Musibah lagi. Kapal nelayan Pasir Harapan Sungai Tunu, Kecamatan Ranah, Kabupaten Pasisir Pesisir Selatan terbalik di tengah laut. Kejadian ini sekitar pukul 04.00 WIB, Kamis (28/8) kemarin. Akibatnya, satu dari tiga penumpang kapal kecil tersebut yakni Abut (35) hilang. Informasi yang diperoleh dari masyarakat di Tempat Kejadian Peristiwa ( TKP) menyebutkan, ketiga orang nelayan ini sedang dalam perjalanan pergi memancing ikan ke laut, tanpa diduga dihantam ombak besar. Kondisi ini mengakibatkan kapal yang mereka tumpangi terbalik. Bersambung ke Halaman 11
Jo Apo Kami Ba Hari Rayo “ALAH pajam kasadonyo da, jo apo kami ari rayo lai!” kata Imus (39), dengan linangan air mata, korban banjir bandang di Amping Parak Timur didampingi istrinya. Ia hanya bisa mengurut dada dan menahan napas saat menyaksikan sisa bangunannya persis di
Bersambung ke Halaman 11
JELANG LEBARAN
Dua Nagari di Pessel Diondoh Banjir BANJIR bandang menghantam dua nagari di Pesisir Selatan. Ribuan hektare lahan pertanian dan perkebuhan luluh lantak. Ribuan rumah digenangi air dan lumpur tebal. Kerugian ditaksir mencapai Rp1,5 miliar. Tak ada korban jiwa dalam musibah ini.
PAINAN, HALUAN — Lima hari menjelang umat Islam bersiap-siap menyambut Idul Fitri, dua nagari di Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan diondoh banjir bandang. Dua nagari itu adalah Ampiang Parak Timur dan Ampiang Parak Barat. Penebangan hutan yang tak terkendali di hulu Batang Ampiang Parak menjadi salah satu pemicu banjir ini.
Dilaporkan, ribuan hektare lahan pertanian dan perkebunan masyarakat luluh lantak dan porak-poranda dihantam air bah yang datang tiba-tiba. Hujan yang turun sehari semalam, menyebabkan banjir hebat. Selain itu, juga ribuan rumah warga terendam banjir dan menyisakan lumpur tebal di dalam rumah. Aktivitas warga pun terganggu. Satu rumah warga terban disapu banjir. Penyebab banjir
bandang itu, karena hujan deras seharian di kawasan itu. Menurut keterangan Asril, Wali Nagari Ampiang Parak Timur, kepada Haluan, Kamis (25/8), air bah naik dengan tiba tiba sekitar pukul 23.00 wib, Rabu malam. Air tersebut berwarna keruh menghitam dan berbau dengan diiringi potongan kayu dan yang terbawa dari hulu Batang Ampiang Parak. Selanjutnya air terus bertahan hingga Kamis siang. Semenjak Rabu malam hingga Kamis siang, kawasan Ampiang Parak Timur sekitarnya terisolasi akibat air masih merendam jalan raya. Kendaraan umum tidak ada yang bisa melintas. Bersambung ke Halaman 11
OLEH: INDRA J PILIANG Ketua Dewan Pendiri Nangkodo Baha Institute LEWAT pemberitaan media online, seperti detik.com (20 Agustus 2011), terdapat pernyataan bahwa Kota Padang menunggu waktu saja untuk gempa berkekuatan 8,9 skala richter (SR). Pemberitaan itu segera masuk ke banyak saluran, antara lain sosial-media dan mailing-list. Dan tentu juga tak lupa blackberrymassenger. Tentu saya mengikuti informasi itu. Sejak awal berita itu muncul, beberapa akun sudah memention akun saya: @IndraJPiliang. Namun, karena info soal ini sudah lama saya ketahui, saya berusaha menahan diri. Lamakelamaan, masalah menjadi berkembang ketika tanggapan muncul dari Sumatera Barat, khususnya dari pembaca berita informasi itu. Makanya, saya merasa perlu membuat sejumlah twit dengan hashtag: #8,9. Dalam acara Seminar Kebudayaan Minangkabau di Padang tempo hari, saya mendengarkan keterangan dari Walikota Padang Fauzi Bahar tentang potensi gempa dan tsunami di Kota Padang. Informasi serupa sudah pernah juga saya dengar, ketika gempa terjadi di Sumatera Barat
Bersambung ke Halaman 11
JELANG LEBARAN
Pertamina Naikkan Pasokan BBM
Fadilla Jusman
SPBU Muara Kelaban Sawahlunto yang terkena sanksi Pertamina dengan tidak memasok BBM karena menjual BBM tanpa kendali kepada pembeli yang menggunakan jeriken, tampak. Pemutusan pasokan BBM membuat harga di tingkat eceran melambung.
PADANG, HALUAN — PT Pertamina Sumatera Barat menyiapkan Stasiun Bahan Bakar Umum
(SPBU) kantong— terutama di tiga daerah jalur perlintasan Sumatera dan kawasan pariwisata—sejak H-
10 sampai dengan H+10 Hari Raya Idul Fitri tahun ini. Tiga daerah yang diprioritaskan Pertamina dalam pengiriman bahan bakar mesin (BBM) itu, yakni Kabupaten Dhamasraya, Sijunjung dan Kota Bukittinggi. Stok kantong atau yang lebih terkenal dengan suplai di luar reguler suplai hanya berupa persiapan beberapa mobil tangki yang berisikan bensin. Hal ini dimulai diberlakukan pada H-10 sampai H+10. Sedangkan jumlah armada yang akan dioperasikan untuk mendistribusikannya masih dalam tahap pembahasan, sementara jumlah mobil tangki yang tersedia sekitar 150 unit. “Ini bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya kekosongan stok Bersambung ke Halaman 11
ANTARA
DIREHABILITASI 1 TAHUN — Cicit mantan Presiden Soeharto Putri Aryanti Wibowo berada di dalam mobil tahanan seusai menjalani sidang pembacaan vonis oleh Majelis Hakim di PN Selatan, Jakarta, Kamis (25/ 8). Majelis Hakim membebaskan terdakwa dari dakwaan primer dan memerintahkan Putri untuk menjalani program rehabilitasi selama 1 tahun di RSKO, Cibubur, Jakarta-Timur.
KPK Tangkap Dua Pejabat Kemenakertrans
JAKARTA, HALUAN — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap dua pejabat Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) dan seorang pengusaha, Kamis (25/8) sore. Ketiganya adalah I Nyoman Suisanaya (sesditjen Pembinaan Pembangunan Kawasan Transmigrasi/P2KT), Dadong Irbarelawan (kabag perencanaan dan evaluasi di Kemenakertrans) dan Dharnawati (swasta/pengusaha). Juru Bicara KPK, Johan Budi, mengatakan pihaknya juga turut menyita uang tunai sebesar
Rp1,5 miliar dan sebuah kamera genggam (handycam) serta sejumlah berkas dalam penangkapan itu. Uang tersebut diduga sebagai imbalan pencairan anggaran dalam APBN-P 2011 untuk pembangunan infrastruktur daerah transmigrasi di Manokwari, Papua Barat yang Bersambung ke Halaman 10