Haluan 26 Oktober 2011

Page 1

EDISI : 165 TAHUN LXIII

RABU 26 OKTOBER 2011 M / 28 DZULKAIDAH 1432 H

HARGA ECERAN

Rp2500

HARI INI TERBIT 24 HALAMAN

SEJARAH MENCATAT, HALUAN TERBIT SEJAK 1948 DAN MENJADI TUAN RUMAH DI NEGERI SENDIRI

MENGELUS CAPRES 2014

Itulah orang-orang yang membeli kehidupan dunia dengan (kehidupan) akhirat, maka tidak akan diringankan siksa mereka dan mereka tidak akan ditolong. (QS Al Baqarah 2:86)

SUBUH ZUHUR ASHAR MAGHRIB ISHA

04.41 12.02 15.20 18.04 19.15

Partai Lirik Tokoh Muda

WIB WIB WIB WIB WIB

http://www.pkpu.or.id

TIDAK majunya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam Pilpres 2014, membuat peluang calon lain membesar. Sejumlah partai besar mulai mengelus-elus calonnya dengan melirik tokoh muda.

JAKARTA, HALUAN — Meski pemilihan presiden (Pilpres) baru akan berlangsung tahun 2014, namun sejumlah partai sudah mulai mengelus-elus calonnya. Selain nama-nama yang sudah santer didengar akan maju menjadi RI-1, juga muncul nama baru seperti Puan Maharani dari PDI Perjuangan. Sementara PKS juga sedang menjaring Capres dari kalangan internal.

REFLEKSI

Dampak Reshuffle Kabinet bagi Daerah OLEH: ALFIAN JAMRAH

JAKARTA, HALUAN— dakwa dengan denda Majelis hakim di Rp150 juta subsider tiga bulan kurungan. Pengadilan Khusus Tindak Pidana KoSebelumnya jaksa rupsi (Tipikor) Japenuntut umum karta memvonis Ci(JPU) menuntut Cirus bersalah dan merus Sinaga selama langgar pasal 21 Unlima tahun penjara karena bersalah medang-Undang (UU) lakukan tindak piPemberantasan Tindana korupsi dengan dak Pidana Korupsi. Jaksa juga memenghilangkan salah CIRUS SINAGA nuntut mantan JPU satu pasal tuntutan untuk Gayus Tambunan. kasus Antasari Ashar ini dengan Majelis hakim Tipikor yang hukuman enam tahun penjara, diketuai Albertina Ho, di Jakarta, Selasa, juga menghukum ter Bersambung ke Halaman 11

Bersambung ke Halaman 11

HASWANDI

BELUM JELAS — Inilah salahsatu sudut Pasar Inpres III Pasar Raya Padang yang akan dibongkar. Hingga Selasa (25/10) kemarin, belum ada kepastian dari Pemko Padang kapan bangunan ini dibongkar, padahal sebelumnya ditargetkan bangunan ini dibongkar, paling lambat 28 Oktober 2011.

PENJELASAN PEMKO PADANG

RUMAH tipe 36 berwarna kuning di Taruko I terlihat asri dengan pohon belimbing yang sedang berbuah ranum di halamannya. Seseorang mengenakan topi keluar dan menyapa ramah. Ia adalah Dora Indriyanti Trimurni (26), gadis yang diserang penyakit langka, darah keluar dari pori-pori kepala. Seperti apakah kehidupannya sekarang? Apakah penyakitnya telah sembuh? Dora telah banyak melewati masa-masa kritis dalam hidupnya. Ia dirawat di banyak rumah sakit, terakhir di RSCM Cipto Mangunkusumo Jakarta. “Saya diperbolehkan pulang pada 3 Juli,” ujarnya sambil mengajak masuk. Ada harapan, sekembali dari Jakarta ia melanjutkan cita-citanya sembari melupakan penyakitnya. Melupakan? Menurut Dora, ia mesti rutin berobat, memeriksakan penyakit. Melupakan penyakit adalah sebuah obat untuk melanjutkan kehidupannya. “Saya tak benar-benar sembuh, tapi juga tak larut di dalamnya,” katanya. Gadis yang dulu dikenal bernama Adit ini memulai harinya di tempat kontrakannya Ulu Gadut, bersama adiknya Doni. Tanpa sorot kamera, tanpa bau obat. Ia kembali memulai kehidupannya dan meneruskan mimpi-mimpinya.

Bersambung ke Halaman 11

Bersambung ke Halaman 11

Dihukum 5 Tahun Cirus Banding

MENTERI Kabinet Indonesia Bersatu II hasil reshuffle telah dilantik dan diambil sumpahnya oleh Presiden RI pada Rabu (19/ 10) lalu, sebagaimana yang dituntut dan ditunggutunggu oleh sebagian masyarakat dan partai politik. Ada delapan menteri dan Kepala BIN wajah baru, ada empat orang yang pindah tempat dan empat orang pula yang istirahat. Ditambah pula dengan 13 orang wakil menteri. Terlepas dari tepat atau tidak tepat, yang pasti Presiden RI telah melakukan perombakan untuk mencapai hasil yang lebih baik. Namun dalam kesempatan ini saya melihat ada beberapa dampak yang timbul bagi daerah akibat dari reshuffle kabinet tersebut.

Dora Setelah Tiga Bulan

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Marzuki Alie di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (25/10) mengatakan, munculnya nama Puan Maharani sebagai calon presiden (Capres) atau wakil presiden (Cawapres) akan memberi warna baru dalam pemilihan presiden dan wapres 2014 mendatang.

Toko Tak Mungkin Gratis

PADANG, HALUAN — Petak toko yang akan dibangun di Pasar Raya Inpres II, III dan IV di Kota Padang tak mungkin digratiskan, karena hal itu tak sesuai dengan aturan dan ketentuan yang ada. Yang bisa

dilakukan yaitu penekanan harga dengan mengimbangi dana yang dikucurkan pusat, sehingga nantinya bisa terjangkau oleh pedagang. “Tak mungkin petak toko di pasar Inpres yang akan

dibangun ini digratiskan. Dan menurut saya, tak ada Bapak Walikota mengatakan hal itu, seperti yang disampaikan Ketua DPD Golkar Kota Padang, Bersambung ke Halaman 11

48.388 Murid SD di Sumbar Terima Beasiswa Miskin

PADANG, HALUAN — Sebanyak 48.388 murid Sekolah Dasar (SD) di Sumbar menerima Beasiswa Miskin (BSM-SD) tahun 2011 dengan nilai total Rp17,419 miliar. Beasiswa dari dana dekon Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tersebut sudah disalurkan ke kabupaten/kota melalui seluruh kantor Pos di

masing-masing kecamatan. Menurut rencana, Sumbar mendapat tambahan kuota lagi untuk 34.541 siswa melalui dana APBN Perubahan dengan nilai Rp12,434 miliar. APBN-P tersebut akan dicairkan jelang akhir tahun ini. Bersambung ke Halaman 11

DEWI FORTUNA ANWAR DI HALUAN

UP4B untuk Selesaikan Masalah Papua

PADANG, HALUAN — Konflik berkepanjangan di Papua membuat Pemerintah RI akan mempercepat pengesahan pembentukan Unit Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat (UP4B), yang merupakan pelaksanaan dari Pasal 10 Perpres Nomor 65 tahun 2011 tentang Percepatan Pembangunan Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat. Menurut peneliti muda terbaik 1996 versi LIPI ini, pembentukan UP4B ini didasari Perpres Nomor 66 tahun 2011 yang telah ditandatangani Presiden SBY pada 20 September 2011 lalu. Unit setingkat menteri ini akan berkedudukan di Jayapura sebagai

Ibukota Provinsi Papua, yang akan bertugas hingga akhir kabinet, atau hingga tahun 2014 mendatang. “Dalam waktu dekat, Presiden SBY akan mengesahkan unit ini. Jika masalah Papua terus berkepanjangan, dikhawatirkan bisa memicu gerakan radikalisasi di dalam negeri, sehingga pihak anti Indonesia akan mudah masuk. Dalam hal ini Pemerintah Indonesia akan berhati-hati, dan tidak mau gagal melindungi rakyat Papua,” ujar Deputi Seswapres Bidang Politik Dewi Fortuna Anwar saat berkunjung ke redaksi Haluan, Selasa (25/10). Bersambung ke Halaman 11

DEPUTI Seswapres Bidang Politik Dewi Fortuna Anwar, berdiskusi dengan manajemen Harian Haluan saat bertandang ke Redaksi Haluan Kompleks Lanud Padang, Selasa (25/10).


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.