Harian Umum
I klan Berlangganan Pengaduan
MEDIA GROUP
MINGGU
Harga Eceran Rp3.500/eks, Harga Langganan Rp78.000/bulan Luar Kota Tambah Ongkos Kirim
Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat
Kemewahan dengan Batu Alam Tren properti 2013 masih dipegang model minimalis dengan kemewahan penggunaan batu alam.
Ramo-ramo "Kaos Padusi Minang"
Kawasan By Pass Menggeliat
Gak usah khawatir buat kamu para cewek yang gila baju kaos dan tetap ingin tampil fashionable dan menampilkan aura feminimnya. Sekarang baju kaos gg lagi sekedar baju kaos oblong loh.
Upaya Pemko Padang mengembangkan kawasan timur mulai menampakan hasil.
ELOK-17
PROPERTI-8
RANA-24
Dan berikanlah kepada anak-anak yatim (yang sudah balig) harta mereka, jangan kamu menukar yang baik dengan yang buruk dan jangan kamu makan harta mereka bersama hartamu. Sesungguhnya tindakan-tindakan (menukar dan memakan) itu, adalah dosa yang besar.
Surya Paloh Dikukuhkan Ketua Umum Nasdem
(An-Nisaa Ayat : 2) 12.34
15.57
18.39
4488700 9559333 4488702
TERBIT 24 HALAMAN NOMOR 105 TAHUN KE 65
27 JANUARI 2013 M/ 15 RABIUL AWAL 1434 H
05.08
0751 0751 0751
JAKARTA, HALUAN — Surya Paloh resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum Partai Nasdem, Sabtu (26/1) malam setelah sebelumnya terpilih secara aklamasi. Pengukuhan ini menyusul hasil aklamasi yang memilih Surya Paloh di kongres pertama Nasdem. “Melalui mekanisme luar biasa, kongres kali ini juga telah memilih secara aklamasi Bapak Surya Paloh sebagai inisiator restorasi Indonesia menjadi Ketua Umum Pengurus Pusat Partai Nasdem,” ujar Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Sugeng Suparwoto, Sabtu (26/1), di sela-sela kongres Partai Nasdem di Jakarta Covention Center (JCC). Hal tersebut, lanjutnya, sudah sesuai dengan mekanisme anggaran dasar/anggaran rumah tangga yang telah disempurnakan dalam kongres ini. Surya Paloh akan menjabat Ketua Umum selama lima tahun hingga 2018. Surya Paloh diputuskan dalam rapat kongres yang diikuti 1.500 perserta yang terdiri dari 489 DPD, 32 DPW, dan 5 sayap Partai Nasdem.
19.51
LAPORAN UT AMA UTAMA Awas, Tuak Merajalela PENERTIBAN minuman keras (miras) ibarat jamur yang disiram air hujan, tumbuh subur dan semakin meluas. Ini terlihat ketika razia yang dilakukan aparat, minim ditemukan penjual miras. Sebaliknya, usai razia, miras beredar di mana-mana, bahkan sampai ke perkampungan di daerah. Masih ingat peristiwa delapan warga tewas dan 12 orang dirawat di rumah sakit setelah mengkonsumsi minuman keras (tuak) di Ujung Gading Pasaman Barat beberapa waktu lalu? Ya, sepekan yang lalu Ranah Minang kembali dikejutkan dengan berita banyaknya warung kopi menyediakan tuak alias minuman keras tradisional di Payakumbuh. Ini merupakan tantangan bagi Walikota/Bupati, Gubernur, aparat penegak hukum dan semua pihak terkait untuk menyelamatkan generasi Sumatera Barat dari minuman berbahaya tersebut. (h/*)
CARRY PU HANTAM TRUK
3 Korban Tewas DHARMASRAYA, HALUAN — Jalan lintas kembali menelan korban. Tiga korban tewas di tempat di Jalan Lintas Sumatera KM 2 Pulau Punjung, tepatnya di depan RSUD Sungai Dareh Dharmasraya, Sabtu (26/1) sekitar pukul 03.30 WIB. Kecelakaan maut itu terjadi mobil Carry Pick Up hitam yang ditumpangi korban menghantam truk pembawa karet yang sedang parkir. Beberapa waktu lalu peristiwa yang sama juga pernah terjadi, sebuah travel menghantam mobil yang parkir, namun pada kejadian itu tidak ada korban jiwa. Hanya kedua mobil mengalami rusak berat. Informasi yang dihimpun Haluan di TKP, mobil naas Carry Pik Up hitam yang ditumpangi tiga orang korban tersebut melaju dari arah Muaro Bungo hendak ke Padang Sibusuk Kabupaten Sijunjung. Setiba di jalan yang cukup lebar di Km.2
>> 3 KORBAN hal 07
PROAKTIF — Guru tak perlu cemas menerapkan Kurikulum 2013. Sebab, kurikulum baru ini merupakan penyempurnaan, dimana kurikulum 2013 ini dituntun siswa lebih proaktif. Siswa akan mempresentasikan meteri pembelajaran di kelas, sehingga apa yang dipelajari betul-betul dipahami. IST
>> SURYA PALOH hal 07
KURIKULUM 2013
Siswa Dituntun Proaktif Sosialisasi kurikulum 2013 dimulai. Guru diminta tidak takut, akan proses pelaksanaan belajar mengajar, karena kurikulum 2013 merupakan penyempurnaan dari kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) yang telah ada. SAWAHLUNTO, HALUAN — Keberadaan kurikulum 2013 dinilai akan jauh lebih baik dan mempermudah guru dalam proses belajar mengajar. Pasalnya, guru diposisikan sebagai fasilitator dalam proses pembelajaran. Kurikulum 2013 justru menuntun siswa lebih aktif dalam pembelajaran. “Yang menariknya nanti, saat kurikulum 2013 ini diterapkan, peran guru sangat nimim sekali. Anak didik yang dituntut lebih aktif,” ujar Wakil Menteri Pendidikan Bidang Pendidikan, Musliar Kasim, ketika sosia-
lisasi penataan kurikulum 2013 di Sawahlunto, Sabtu (26/1). Musliar mengatakan, sangat wajar bila saat ini guru masih bingung akan pelaksanaan kurikulum 2013. Pasalnya, hingga saat ini kurikulum penyempurnaan dari KTSP tersebut masih dalam tahapan sosialisasi. Pemerintah, lanjut pria kelahiran Sawahlunto tersebut, menginginkan semua anak bangsa mendapatkan pendidikan yang berkualitas, dengan melakukan penyempurnaan-penyempurnaan terhadap
kurikulum yang dilaksanakan. Mantan Rektor Universitas Andalas itu meyakini, dalam kurikulum 2013, anak didik dituntun untuk melakukan pengamatan, melakukan analisasi, bertanya akan objek yang dipelajarinya, hingga membuat kesimpulan. Terakhir, anak didik dituntun untuk bisa mempersentasikan kembali, apa yang telah mereka liat. “Yang lebih lagi, ke depan anak didik tidak perlu lagi membawa koper yang berisi tumpukan buku ke sekolah,” tambahnya. Dalam kesempatan yang sama, Musliar Kasim juga mengapresiasi perhatian Walikota Sawahlunto, Amran Nur dan Ketua DPRD Sawahlunto, terhadap kemajuan pendidikan generasi muda ke depan.
>> SISWA DITUNTUN hal 07
Pagi Air Nira, Malam Jadi Tuak Menanti Laga Pemanasan El Clasico SURYA ANDIKA Laporan —
HARI baru saja lepas magrib, sekitar pukul 17.00 WIB, sebuah kedai yang terletak di pendakian jalan dari Andilan menuju Silang Empat Kecamatan Dua Koto sudah penuh dengan pengunjung. Semuanya laki-laki, ada yang masih lajang ada juga yang sudah hampir beruban.
PROSES pembuatan Tuak yang bahan bakunya diambil dari air nira.
Gembira betul mereka tampaknya, dentingan suara gitar mengiri suara nyanyaian mereka berserak bak kaca pecah. Tapi mereka mereka tampak gembira, tertawa bahkan ada yang terpingkal-pingkal, ada juga di bagian meja lain yang hanya bercerita-cerita dengan temannya. Sementara di meja tam-
pak beberapa buah gelas, ada yang sudah kosong ada juga yang masih berisi. Sebagian dari mereka, matanya sudah ada yang merah, di luar kedai sudah ada pula yang muntah-muntah. “Satu teko lagi tulang,” tiba-tiba terdengar salah seorang pengunjung berteriak pada pemilik kedai.
Begitulah aktifitas yang terjadi dikedai tersebut hingga larut malam. Kedai itu merupakan sebuh kedai penjual tuak, lebih lazim di sebut orang pakter. Para laki-aki di kedai itu menikmati beberapa gelas tuak. Di meja juga berserakan kacang goreng hingga keripik ubi. Rupanya makanan itu teman untuk minum tuak, tambul istilah mereka disana. Tampaknya, mereka ingin enjoy malam itu, dengan meminum tuak yang bisa memabukkan. Maklum saja, di sekitar wilayah itu ada
MADRID, HALUAN — Kemenangan Barcelona pada laga perempat final Copa del Rey memastikan terjadinya tiga pertandingan El Clasico dalam kurun satu bulan. Sebab, pada laga semifinal nanti Barca bakal menghadapi perlawanan Real Madrid. Tim Catalan menang agregat 6-4 atas Malaga pada Kamis (24/1/2013). Sementara, Madrid menang agregat 3-1 atas Valencia sehari sebelumnya. Hasilnya, keduanya pun akan bertemu di semifinal Copa del Rey musim ini. Leg pertama El Clasico akan dilangsungkan di Santiago Bernabeu pada Rabu (30/1/2013), sementara laga leg kedua di Camp Nou dijadwalkan berlangsung antara 26-28 Februari. Kedua klub akan kembali bertemu di ajang Liga pada akhir pekannya di Bernabeu.
>> MENANTI LAGA hal 07
>> PAGI AIR hal 07
Aneh Tapi Nyata Oleh: DAVID M. BUNGSU
H
ARI Jumat, 4 Januari lalu, saya dan rekan saya Rakhmatul Akbar menunggu informasi ‘dahsyat’ dari Jakarta. Informasi itu tak lain kompetisi Indonesia Super League (ISL) yang digagas Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI) urung bergulir. Ya, ISL urung bergulir tentunya jika Kemenpora dan Polri tidak memberikan izin menggelar pertandingan sepakbola setelah duduk bersama dalam rapat membahas hal tersebut yang digelar sehari jelang kick-off ISL. Maaf, bukan bermaksud berharap ISL tak diizinkan, namun karena memang legalitas ISL masih menjadi tanda tanya besar sampai saat ini. Kondisi ini tak lain, karena ISL bukan di bawah PSSI, organisasi sepakbola resmi tanah air sebagai perpanjangan tangan FIFA sebagai organisasi sepakbola dunia. Ketegasan Kemenpora yang waktu itu dijabat Plt. Menpora Agung Laksono diuji. Namun apa daya dan
>> ANEH TAPI hal 07 >> Editor : David Ramadian
>> Penata Halaman : Syahrizal