Haluan 28 Mei 2017

Page 1

Harian Umum

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

11 MINGGU 28 MEI 2017 2 RAMADHAN 1438 H

EDISI: 215, TAHUN KE-69 Harga Eceran Rp3.750/Eks (Luar kota tambah ongkos kirim)

12

TUTURAN

13

GABA GABA

14

SULAM EMAS

TAMBUN NAIBAHO

Penerus Trah Utara di Semen Padang NAMA Tambun Naibaho melejit di era 2015 dan 2016 lalu. Kala itu, Tambun merupakan striker garang yang sukses mengantarkan PSMS jadi juara Piala Kemerdekaan, sebuah turnamen untuk tim kasta kedua saat PSSI masih di Banned FIFA.

HAL. 6

04.53 12.17 15.42 18.20 19.33

Sesungguhnya orang-orang yang kafir, harta benda dan anak-anak mereka, sedikitpun tidak dapat menolak (siksa) Allah dari mereka. Dan mereka itu adalah bahan bakar api neraka. (QS Al Imran 3:10)

Mutiara Ramadan

Ramadan, Berhemat, dan Pertumbuhan Ekonomi BULAN suci Ramadhan merupakan bulan yang ditunggu-tunggu oleh semua umat Islam di seluruh dunia, termasuk di Indonesia dan Sumbar khususOleh: nya. Pada bulan ini, segala macam ibadah yang dilakukan, baik yang sunah maupun yang wajib, akan diberi pahala berlipat ganda. Siang hari berpuasa, tidak makan dan minum serta menahan keinginan hawa nafsu. Malamnya, melakukan ibadah tarawih, tadaDEDY IHSAN Dirut Bank Nagari rus, dan qiyamullail. Inilah diantara kegiatan minimal yang dilakukan oleh umat muslim. Semua kegiatan pisik dan rohani ini akan membentuk umat muslim menjadi peka dan halus, yang pada gilirannya berakhlak mulia.

>> RAMADAN : hal 07

Panggung

POTANG BALIMAU — Tradisi balimau yang diyakini sebagian rang awak sebagai bagian dari persiapan diri menghadapi ibadah puasa dikemas menarik di Pangkalan, Limapuluh Kota bertajuk Potang Balimau. Proses balimau di banyak tempat menjadi perdebatan banyak pihak karena dianggap bertentangan dengan nilai islam. IST/CI

POLEMIK BALIMAU YANG MENAHUN

Antara Pengawasan dan Pembiaran PADANG, HALUAN — Setiap tahun, jelang masuknya bulan suci Ramadan, fenomena mandi basamo di sungai atau tempat pemandian umum, jadi polemik yang nyaris tak berkesudahan. Kegiatan ini selalu saja terlaksana, kendati banyak pihak yang berteriak hal ini tak dianjurkan oleh agama dalam menyambut bulan suci. Terkait hal ini, Ketua LKAAM Sumbar Sayuti Datuk Rajo Pangulu dalam sebuah perbincangan dengan

WINDRA

Haluan mengakui balimau merupakan tradisi yang ada di lingkungan masyarakat minangkabau. Tradisi ini,

dimaksudkan untuk melakukan penyucian diri dan pembersihan diri. “Namanya balimau, tentu ada limau (jeruk) yang jadi bagian dari tradisi tersebut. Setiap jeruk yang digunakan oleh leluhur, tentu ada maksud dan tujuannya. Tapi pelaksanaannya, bukan bercampur baur seperti saat ini yang dilakukan di sungai tempat pemandian umum, terbuka disaksikan orang banyak. Pelaksana-

>> MANCING : hal 07

>> ANTARA : hal 07

PASCABOM KAMPUNG MELAYU

Memancing DI tengah kesibukannya sebagai penyanyi, artis minang Windra tak pernah lupa untuk memberi hiburan pada diri sendiri. Hal-hal yang dilakukan Windra untuk menyenangkan dirinya beragam. Semuanya berhubungan dengan hobi yang ia miliki. Diantaranya main bola dan memancing. “Kalau merasa jenuh, gampang tinggal refresing saja. Kalau saya biasanya refresing main bola atau memancing,” sebut Windra saat dihubungi pekan kemarin. Menyangkut aktivitasnya di dunia tarik suara, pria berkampung halaman di Solok ini mengaku telah menjalani profesi sebagai penyanyi sejak dari remaja, atau saat ia masih berumur belasan. Selama karirnya tersebut ia telah berhasil menerbitkan sekitar tiga buah album. WINDRA

annya tertutup dan bukan dengan pasangan, apalagi dengan pasangan yang bukan muhrim,”katanya. Menurut dia, prosesi “balimau” pada awalnya positif dan mendapat dukungan agama karena sebenarnya “balimau” pada awalnya tradisi itu, tidak saja dilakukan pada saat memasuki bulan puasa.

Kapolri Minta Masyarakat Tak Khawatir XAVERIANDY Sutanto alias Tanto menyampaikan pledoi-nya di hadapan majelis hakim sidang kasus suap yang melibatkan oknum jaksa di Kejati Sumbar, Jumat (26/5). IMAM

KASUS SUAP JAKSA

Tanto Minta Dihukum Ringan PADANG, HALUAN — Xaveriandy Sutanto alias Tanto, terdakwa kasus suap terhadap jaksa Farizal (berkas terpisah) menyatakan merasa diperas oleh jaksa Farizal, saat ia menjadi terdakwa dalam kasus peredaran gula tanpa SNI di PN Padang tahun lalu, di

mana Farizal bertindak selaku Ketua Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam kasus tersebut. Pernyataan itu disampaikan Tanto saat membacakan nota pembelaan (pledoi) atas tuntutan kasus suapnya di Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Padang, Jumat (26/5). Di

hadapan majelis hakim, Tanto meminta majelis hakim memberi keringanan hukuman atas tuntutan empat (4) tahun penjara yang disampaikan Jaksa Penuntut dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). >> TANTO : hal 07

JAKARTA, HALUAN — Kepala Polri Jenderal, Tito Karnavian, meminta masyarakat tak khawatir atas aksi teror seperti yang terjadi di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur. Ia mengatakan, kelompok teroris yang beraksi di sana berskala kecil dan polisi sudah melacak mereka hingga ke sel-selnya. “Ini kelompok kecil. Kita tidak perlu khawatir. Akan tetap kami kejar. Sel-sel mereka kami sudah tahu, kelompok mereka juga kami sudah tahu,” ujar Tito, di lokasi pengeboman, Kampung Melayu, Jakarta Timur, Jumat (26/5). “Kami sudah berkali-kali berhasil menangani kasus se-

rangan teror. Saya sudah memerintahkan jajaran untuk kejar habis pokoknya,” lanjut dia. Tito menjelaskan, kedua bomber Kampung Melayu yang masing-masing berinisial AS dan INS adalah sel dari jaringan bernama Jamaah Ansharut Daulah (JAD). Tokoh JAD yang paling populer, yakni terpidana kasus terorisme Nusakambangan, Amman Abdurrahman. AS dan INS terdeteksi satu jaringan dengan teroris yang ditangkap Densus 88 Antiteror Polri di Waduk Jatiluhur dan teroris yang meledakkan bom di Taman Pendawa, Kota Bandung.

>> KAPOLRI : hal 07

POHON ANDALAS

Legenda Seorang Datuk dan Nama Pulau Sumatera

B

arangkali, semua orang pernah mendengar kata ‘Andalas’ sebagai salah satu nama Universitas di Sumatera Barat. Dahulu Pulau Sumatera juga bernama Pulau Andalas karena banyak ditemukan pohon Andalas. Pohonnya dengan nama latin (Morus macraura, Mic) itu berciri fisik tinggi kokoh menjulang ke langit, seratnya bersilangsilang, menandakan kuat tak disukai rayap.

Karena kekuatannya, dan keawetan pohon tersebut, Andalas terus diburu, dan saat ini sulit ditemukan. Pada tahun 50an masyarakat di sekitar lereng Gunung Marapi memanfaatkan pohon itu untuk tiang-tiang masjid, dan www.harianhaluan.com www.harianhaluan.com

Laporan RIVO SEPTI ANDRIES rumah gadang. Konon pohon itu, bisa awet hingga berates tahun lamanya. Tak hanya itu po-

POHON ANDALAS — DR Nurainas, seorang peneliti biota, memperlihatkan Pohon Andalas di Universitas Andalas, Pohon tersebut saat ini sudah termasuk langka, dan sejarah Pulau Sumatera dahulunya juga diberi nama Pulau Andalas. RIVO SEPTI ANDRIES

Redaktur: Rakhmatul Akbar

hon tersebut jika di potong menggunakan mesin Sinsaw, maka mata pisau Sinwaw tersebut akan cepat tumpul. Penyebaran pohon Andalas atau Ketelap bagi masyarakat jambi itu, berada di India, Cina Selatan, Kamboja, Thailand, dan Indonesia hanya ada di Sumatera serta Jawa Barat. Pohon yang juga menjadi flora identitas bagi Provinsi Sumatera Barat itu menyimpan banyak cerita, mulai dari pemberian nama Pulau Sumatera, legenda tongkat Datuak Parpatiah Nan Sabatang, sampai kegunaannya sebagai obat kanker.

>> LEGENDA hal 07 Layouter: Luther


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.