Haluan 28 Juli 2017

Page 1

Harian Umum

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat JUMAT,

28 Juli 2017 / 4 Dzulkaidah 1438 H / Edisi: 264, Tahun ke-69 / Harga Eceran Rp3.750/Eks (Luar kota tambah ongkos kirim)

ATASI KELANGKAAN PARAH

SELAMA belum ada panen, nanti kami akan minta PT Garam untuk impor. Untuk yang garam industri itu urusan Kementerian Perdagangan. Kami mengatur yang konsumsi”

Garam Impor Akan Masuk Indonesia Allah mengazab siapa yang dikehendaki-Nya, dan memberi rahmat kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan hanya kepada-Nya-lah kamu akan dikembalikan. (QS Al Ankabut ayat 21) SUBUH ZUHUR ASHAR MAGRIB ISYA

05.03 12.27 15.50 18.29 19.42

WIB WIB WIB WIB WIB

JAKARTA, HALUAN — Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan diketahui akan memberikan izin impor kepada PT Garam sebagai BUMN yang menangani usaha di bidang pergaraman, dalam rangka pemenuhan kebutuhan bahan baku garam konsumsi. Izin impor ini juga untuk mengatasi ke-

langkaan garam yang merambah hampir seluruh Indonesia. Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan, impor garam akan dilakukan melalui PT Garam (Persero). Intinya, selama petani belum panen akibat cuaca buruk, impor akan tetap dilakukan. Nantinya pemerintah

SUSI PUDJIASTUTI Menteri Kelautan.

akan membuat peraturan tentang masa impor garam konsumsi untuk membantu petani. “Selama belum ada panen, nanti kami akan minta PT Garam untuk impor. Untuk yang garam industri itu urusan Kementerian Perdagangan. Kami mengatur yang konsumsi,” kata Susi Pudjiastuti saat ditemui di

Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Kamis, (27/7). Namun menurut Susi Pudjiastuti belum bisa diketahui secara pasti berapa kuota impor garam. Masalah kuota impor garam masih dalam perhitungan oleh Dirjen Pengelolaan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan Brah-

mantya Poerwadi serta melibatkan Direktorat Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan. “Kapasitas impor garam tergantung musim juga. Kalau musimnya baik, impornya sedikit. Kalau musim tidak baik, impornya banyak.

>> GARAM hal 07

SYARAT PERMOHONAN SHGB BASKO LENGKAP

PH Minta Penyidik Dihadirkan di Persidangan PADANG, HALUAN — Tiga belas orang saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum di Pengadilan Negeri Padang, tidak ada seorang pun yang tahu materi apa yang dipalsukan H Basrizal Koto dalam proses penerbitan sertifikat HGB 200, 201 dan 205. Jangankan mengetahui pemalsuan, kenal dan bertemu langsung pun tidak pernah para saksi dengan pengusaha yang berinvestasi di kampung halamannya sendiri, itu. LAYANGKAN PERTANYAAN — Jaksa Penuntut Umum (JPU) melancarkan pertanyaan kepada saksi yang dihadirkan dalam sidang pemalsuan dokumen di Kamis kemarin, lima sakPengadilan Negeri Padang, Kamis (27/7). Dalam persidangan, lima saksi yang dihadirkan JPU banyak menjawab tidak tahu terkait dugaan pemalsuan si tampil di ruang sidang dokumen, yang ada dalam dakwaan JPU. IST

Saksi Tidak Tahu Materi Pemalsuan IMA saksi yang dihadirkan dalam persidangan, hampir semuanya tidak bisa menjelaskan, tudingan pemalsuan dokumen yang dialamatkan ke Basrizal Koto. Malahan, ada saksi yang keterangannya di Berita Acara Pemeriksaan (BAP) tingkat penyidikan, berbeda jauh dengan kesaksian yang d iberikan dihadapan majelis hakim Pengadilan Negeri Padang. Selain itu, saksi dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Padang juga memastikan, ketika proses pengurusan sertifikat, mulai dari pengajuan permohonan, pengukuran, hingga keluarnya sertifikat, tidak ada yang melayangkan bantahan atau gugatan. Padahal, penertiban sertifikat sudah diumumkan oleh BPN. Berikut keterangan lima orang saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU), pada sidang lanjutan, Kamis (27/7).

L

Keterangan Saksi Amril Jaksa Mulyadi : Saudara saksi Amril Purnomo, tadi anda menjelaskan pernah diperiksa dua kali. Saksi Amril : Ya. Jaksa Mulyadi : Untuk Masalah apa anda diperiksa? Saksi Amril : Masalah pemalsuan datadata. Jaksa Mulyadi : Pada saat itu jabatan anda di PT KAI apa? Saksi Amril : Pada saat diperiksa? Jaksa Mulyadi: Iya. Saksi Amril : Sudah pensiun. Jaksa Mulyadi : Konteksnya, saudara sudah pensiun, apa hubungan dengan pemalsuan data-data yang dilakukan terdakwa?

>> SAKSI TIDAK hal 18-19

www.harianhaluan.com

Pengadilan Negeri Padang. Dalam dua sidang sebelum ini, delapan saksi yang berasal dari pihak PT KAI, memberikan keterangan dalam sidang dugaan pemalsuan surat yang didakwakan kepada Basrizal Koto. Pada sidang yang dipimpin Hakim Ketua Sutedjo kemarin, Penasehat Hukum Basrizal, Dr Fachmi, SH, MH, sempat meminta melalui majelis hakim untuk menghadirkan penyidik yang membuat berita acara

>> PH MINTA hal 18

DUGAAN KORUPSI DANA DESA DI PESSEL

KORBAN DIIMINGI RUMAH MURAH

Jaksa Geledah Kantor Wali Nagari

Menipu Miliaran, Developer Diciduk Polisi

PAINAN, HALUAN — Petugas Kejaksaan Negeri (Kejari) Painan menggeledah Kantor Wali Nagari Koto Berapak, Kecamatan Bayang, Pessel, Kamis (27/7). Penggeledahan dilakukan untuk mencari bukti terkait dugaan penyelewengan penggunaan dana nagari pada tahun 2015-2016. Kajari Painan, Yeni Puspita dan Kasipidsus Yuharmen Yakub membenarkan adanya penggeledahan itu oleh petugas. Katanya, kejaksaan memang tengah mengumpulkan sejumlah buk-

>> JAKSA hal 07

PETUGAS PIDANA KHUSUS KEJARI PAINAN melakukan penggeledahan di Kantor Wali Nagari Koto Berapak, Kamis (27/7) siang. Kegiatan ini terkait pengusutan kasus dugaan korupsi dana desa. OKIS

PADANG, HALUAN — Disangka melakukan penipuan terhadap puluhan debitur rumah subsidi, Mario (47), yang mengaku sebagai Direktur PT Grakiva Putra Mandiri diciduk jajaran Satreskrim Polresta Padang, Kamis (27/7) dinihari. Dari hasil penipuan rumah murah, tersangka disebut polisi meraup untung miliaran rupiah. Penangkapan Mario merupakan buntut dari laporan sejumlah masyarakat dari Kota Padang, Solok, dan Payakumbuh yang mengaku menjadi korban penipuan. Saking banyaknya yang ditipu, korban Mario bahkan sampai membuat laman facebook dengan nama “Korban PT. Gravika Putra Mandiri”. Di laman itulah para korban

>> MENIPU MILIARAN hal 07

advertorial

TPID PROVINSI TERBAIK DI INDONESIA

HARGANAS XXIV PROVINSI DIBUKA

Gubernur Sumbar Terima Penghargaan dari Presiden

BKKBN Sumbar Ukir Banyak Prestasi

PADANG, HALUAN —Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno, mengusulkan, komoditas yang menjadi kewenangan Badan Urusan Logistik (Bulog) di daerah itu ditambah dengan cabai dan jengkol agar tidak lagi menjadi penyebab inflasi. “Selain itu, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) juga perlu ada di Sumbar supaya pengawasan terhadap pengusaha yang GUBERNUR Sumbar Irwan Prayitno menerima bergerak di sektor pangan penghargaan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) bisa lebih ketat,” ujarnya

PADANG, HALUAN — Deputi Bidang KB/KR BKKBN Pusat Dr. Ir. Dwi Listyawardani. M.Sc.Dip.Com mengatakan, dalam empat tahun terakhir prestasi Sumbar khususnya

terbaik di Indonesia dari Presiden, Joko Widodo, di Jakarta, Kamis (27/7). IST

>> GUBERNUR hal 07

BKKBN (kependudukan) tidak tertandingi oleh provinsi lain di tingkat nasional. Saat memperingati Hari

>> BKKBN hal 07

PENINJAUAN Pelayanan KB di RST Bukittinggi oleh Deputi KB/KR BKKBN, Kepala BKKBN Provinsi Sumatera Barat dalam kegiatan Harganas XXIV 2017 di Kota Bukittinggi. RINA

Redaktur: BHENZ MAHARAJO

Layouter: IRVAND


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.
Haluan 28 Juli 2017 by Harian Haluan - Issuu