Harian Umum
Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat JUMAT,
29 September 2017 / 9 Muharram 1439 H / Edisi: 318, Tahun ke-69 / Harga Eceran Rp3.750/Eks (Luar kota tambah ongkos kirim)
50 Ton CPO Tumpah di Teluk Bayur PADANG, HALUAN — Sekitar 50 ton Crude Palm Oil (CPO) atau minyak sawit mentah milik PT Wira Innomas tumpah ke perairan Pelabuhan Teluk Bayur, Kamis (28/9). Perairan yang biasanya jernih, berubah kecoklatan, dan bau. Biota laut terancam mati. Pihak perusahaan terancam dicabut izinnya. Tumpahnya puluhan ton minyak mentah tersebut lantaran tangki timbun milik PT Wira Inno Mas mengalami kebocoran yang diduga akibat tekanan tangki yang terlampau tinggi. Tanggap darurat ditetapkan untuk menanggulangi dampak tumpahan minyak nabati tersebut. Pantauan Haluan, terlihat gelembung minyak menutupi bebatuan yang berada di pinggir pelabuhan dan melingkupi perairan. Petugas
Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa. (QS Al BAqarah Ayat 183) SUBUH ZUHUR ASHAR MAGRIB ISYA
04.59 12.19 15.31 18.22 19.31
WIB WIB WIB WIB WIB
6.833 Pelamar CPNS Lulus di Tigas Instansi JAKARTA, HALUAN — Sebanyak 6.833 pelamar dinyatakan lulus seleksi administrasi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil 2017 (CPNS) untuk tiga instansi. Ketiga instansi itu adalah Sekretariat Negara (Setneg), Sekretariat Kabinet (Setkab), dan Unit Kerja Presiden bidang pembinaan ideologi Pancasila (UKP) PIP. Pengumuman lulus seleksi administrasi CPNS 2017 itu usai masa pendaftaran ditutup pada 25 September pukul 24.00 WIB. Demikian mengutip laman Setkab, Kamis (28/9). Dari jumlah 6.833 pelamar itu, sebanyak 4.589 pelamar lolos seleksi administrasi CPNS untuk 43 jabatan di Setneg, 2.129 pelamar lolos seleksi administrasi untuk 25 jabatan di Setkab, dan 115 pelamar
>> 6.833 PELAMAR hal 07
>> SISWI SMKN hal 07
>> 50 TON hal 07
KETERANGAN AHLI AGRARIA PERKARA BASKO
KAI Tidak Berwenang Sewakan Tanah APA mungkin PT KAI menyewakan tanah, notabenenya mereka tidak berwenang melakukan penyewaan. Itu perbuatan melanggar hukum. Tanah negara dengan status hak pakai sekalipun tidak boleh dikomersilkan” . AZMI FENDRI Ahli Hukum Agraria.
PADANG, HALUAN — Merujuk aturan perundang-undangan yang berlaku, PT Kereta Api Indonesia (KAI) dinilai tidak memiliki legal standing (kedu-
dukan hukum) dan kewenangan dalam mengajukan permohonan sertifikat serta menyewakan tanah-tanah yang berada di jalur pengoperasian kereta api.
Pendapat itu disampaikan ahli Hukum Agraria dari Universitas Andalas, Dr. Azmi Fendri, saat memberikan keterangan dalam sidang lanjutan perkara dugaan pidana pemalsuan surat permohonan tanah, yang didakwakan kepada Pemilik Basko Group H. Basrizal Koto, di Pengadilan Negeri (PN) Padang, Kamis (28/9). Kasus dugaan pemalsuan muncul setelah PT KAI melaporkan H. Basrizal Koto (Basko)
>> KAI TIDAK hal 07
KEMENHUB KELUARKAN MAKLUMAT
Cuaca Menakutkan Hantui Sumbar
Siswi SMKN 3 Payakumbuh Murni Diculik PADANG, HALUAN — IA (15), siswi SMK 3 Payakumbuh yang ditemukan dalam kondisi setengah sadar di semak-semak kawasan Limau Puruik, Kelurahan Batang Kabung Ganting, Kecamatan Koto Tangah, Rabu (27/9) dipastikan korban penculikan. Dia sudah menghilang sejak akhir Agustus lalu. Pihak keluarga sudah hilang kontak dengan korban sejak 27 Agustus 2017. Diduga kuat, korban diculik di Payakumbuh dan dibawa keliling di beberapa kota di Sumbar hingga ditemukan di Kota Padang. “Anak saya diculik sejak akhir Agustus. Dia tidak bisa dihubungi sejak itu,” ungkap Wirda Yenti, Kamis (28/9), ibu korban. Wirda menuturkan, dia tahu anaknya korban penculikan setelah berhasil menga
gabungan dari PT Wira Inno Mas, Pelindo II Teluk Bayur dan personel Polsek Kawasan Teluk Bayur kemudian membentangkan peralatan bernama Boom Oil (jaring berukuran besar) supaya minyak tersebut tidak menyebar ke daerah lain. Sementara, pihak perusahaan berkerja sama dengan nelayan setempat mengunakan perahu mengangkat minyak nabati yang mengambang. Humas PT Wira Innomas, Gunawan mengatakan, minyak yang tumpah ke laut itu karena terjadi kebocoran pada pipa pe nyambung tangki timbun. Namun dia menampik, minyak yang tumbah ribuan ton. Diperkirakan hanya 50 ton. Pihaknya terus melakukan tanggap darurat serta mengupa-
JAKARTA, HALUAN — Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengingatkan adanya cuaca ekstrem yang akan terjadi dalam tujuh hari ke depan. Perairan Sumatra Barat, termasuk Mentawai, masuk dalam daerah yang diprediksi akan terimbas cuaca ekstrem. Peringatan d ini ini
dikeluarkan melalui Maklumat Pelayaran nomor 96/IX/Dn-17 tanggal 25 September 2017. Maklumat Pelayaran yang ditandatangani oleh Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), Marwansyah ditujukan untuk seluruh Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama, Kepala Kantor Kesyahbandaran
dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Kepala Kantor Pelabuhan Batam, Kepala Kantor Unit Penyelenggaran Pelabuhan (UPP), dan Kepala Pangkalan Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) serta Kepala Distrik Navigasi di seluruh Indonesia. Marwansyah menyebutkan, berdasarkan hasil pemantauan Badan Meteorologi Kimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada 24 September 2017, diperkirakan hingga 30 September 2017, cuaca ekstrem dengan tinggi gelombang 2,5 hingga 4 meter dan hujan lebat akan terjadi di beberapa wilayah. “Di antaranya di perairan laut Andaman, Sumatera Barat, Kepulauan Mentawai, perairan Bengkulu, Pulau Enggano, perairan Barat Lampung, Selat Sunda bagian Selatan, perairan selatan Pulau Jawa, Bali,
>> CUACA hal 07
PT KAI Tak Bisa Sembarang Klaim Kepemilikan PADANG, HALUAN – Sidang lanjutan perkara dugaan pidana pemalsuan surat permohonan tanah yang didakwakan kepada pemilik Basko Group H Basrizal Koto kembali digelar di Pengadilan Negeri Padang, Kamis (28/9). Sejumlah pernyataan dikeluarkan dua ahli hukum yang ditunjuk sebagai ahli dalam persidangan. Salah satunya, Dr Azmi Fendri, yang secara detail mengupas soal kepemilikan tanah dan landasan penguasaan. Jika selama ini, grondkaart dianggap sebagai bukti kepemilikan tanah oleh PT Kereta Api Indonesia (PT KAI). Namun, menurut Azmi, itu keliru. Grondkaart katanya hanyalah peta jalur kereta api, dan tidak bias dijadikan sebagai bukti kepemilikan. Satu-satunya bukti kepemilikan atas tanah adalah sertifikat yang dikeluarkan Badan Pertanahan Nasional (BPN). Selain itu, sertifikat atau kepemilikan tanah juga hanya bias dikeluarkan BPN. Tidak ada lembaga lain yang bias mengklaim kepemilikan lahan, jika tidak memiliki sertifikat. Selain itu, PT KAI juga disebut tidak bisa disebut sebagai pemilik tanah di sepanjang jalur kereta, karena hanya sebagai operator di bawah Kementerian Perhubungan. Berikut transkrip keterangan ahli Dr Azmi. Sedangkan transkrip dua saksi lain, termasuk ahli, Prof Ismansyah, hanya dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU), karena yang bersangkutan tidak bias menghadiri persidangan. Apa yang tertulis di transkrip ini, sesuai dengan apa yang tertulis dalam dokumen
Mendikbud Larang Pelajar Tonton Film G30S/PKI JAKARTA, HALUAN — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy tidak menganjurkan siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) menonton film Penumpasan Pengkhianatan G30S/PKI. Muhadjir mengatakan, film buatan tahun 1984 itu diperuntukkan bagi penonton usia tertentu. “Sesuai ketentuan kan film itu untuk usia 14 tahun ke atas. Jadi untuk SD sangat tidak dianjurkan menonton terutama SMP awal karena kan film itu untuk 14 tahun ke atas,” ujar Muhadjir Effendy usai penandatangan nota kerja sama di Sasana Pradana, Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, www.harianhaluan.com
Kamis (28/9). Muhadjir pun menegaskan bahwa dirinya akan menegur pihak sekolah yang mewajibkan siswanya menonton film itu karena melanggar ketentuan usia. “Kalau sekolah, paling tidak, akan saya tegur,” kata dia. Meski begitu, Muhadjir mempersilakan jika ada siswa kelas 3 SMP yang ingin menonton film karya Arifin C Noer itu. Namun, Muhadjir mewajibkan adanya pendampingan dari guru yang mengerti konteks sejarah dari peristiwa 30 September 1965. Dengan begitu, lanjut dia, siswa bisa berdiskusi, memahami dan tujuan
>> MENDIKBUD hal 07 Redaktur: BHENZ MAHARAJO
Layouter: IRV@ND