Melayu Pos

Page 1

DWI MINGGUAN TERBIT 12 HALAMAN

Edisi: 109/Thn IV / 8 - 21 Desember 2010

Miliaran Rupiah Uang Anggota Forturer Raib Hal.

Harga Eceran :

Akibat PON Yang Hanya Sesaat

5

Jangan Korbankan Masyarakat Banyak Hal. 7

Rp. 3.000,-

(Jabodetabek)

PDAM Dikuasai Direksi (Mafia)? Hal.

8

Bubarkan Satgas Pemberantas Mafia Hukum Jakarta, Melayu Pos Tak terasa usia Satgas Pemberantasan Mafia Hukum hampir genap satu tahun. Keberadaan Satgas tak memberi dampak signifikan bagi penegakan hukum di Indonesia. Karena itu berbagai pihak mendesak Presiden SBY agar membubarkan Satgas.

Jesica Iskandar

Setuju Tindak Tegas Pengendara Nakal

Baca di hal. 11

TITIAN MUHIBAH Pembuktian Terbalik

Oleh: Mas‘ud HMN Ketua Pusat Kajian Peradaban Melayu Jakarta

Alhaqqu bilaa nizham yathlihibul bathill bin nizaam (Al haq tidak teroraginisir bisa dikalahkan kebathilan yang terorganisir) Ali Bin Abi Thalib. Jika saja hukum dapat tegak sesuai dengan fungsinya, mungkin tidak akan ada mafia kasus, mafia hukum dsbnya. Hanya sayangnya, sampai saat ini bangsa kita masih terseok seok dalam menegakkan hukum yang adil. sesuai dengan harapan Buktinya, hampir semua daya upaya memberantas korupsi mengalami kegagalan. Sebutlah penegakan hukum dalam menjerat koruptor yang telah memeras bangsa ini sehingga menjadi terpuruk. Koruptor sangat pandai, sangat licik menlepaskan diri dari ancaman hukum kita. Seumpama kejar mengejar, penegak hukum dibelakang Koruptor berada jauh didepan Sehingga harapan penegakan hukum yang dicita citakan ibarat jauh panggang dari api Yang menjadi pertanyaan apakah persoalan yang esensial hukum kita? Bagaimana bila kita tegakkan hukum dengan cara pembuktian terbalik? Tidak dipungkiri bahwa pertanyaan diatas memang bukan hal yang baru. Sudah klasik.sudah lama kita dengar. Unsur yang terkait dengan masalahnya adalah adanya perlawanan terhadap hukum itu yang dengan ungkapan yang lazim disebut kelompok kebatilan (kejahatan). Kelompok ini terorganisir dan rapi. Penegakan hukum yang benar dikalahkan oleh kelompok kejahatan Oleh karena itu maka betapapun kebenaran itu sebagai haq, tetapi harus diperjuangkan Inilah oleh Ali bin Abi Thalib Radiallahanhu salah seorang Sahabat Nabi yang menyatakan yang haq tidak terorganisir, bisa dikalahkan bathil yang terorganisir. Nampaknya esensi penegakan hukum kita sejalan dengan pernyataan Alin bin Abi Thalib diatas, Salah satunya adalah bagaimana mengorganisir untuk menegakkan fungsi hukum. Agar hukum itu mampu bukan hanya mampu mengatur, tetapi juga mampu menjerat, dan memaksa, Disitulah kekuatan hukum itu mengandung keadilan dan kepastian. Ajaran Islam sangat menekankan hukum yang adil, hukum yang punya kepastian, dan hukum yang fungsional. Memang kita harus melihat hukum dengan pembuktian dengan fakta fakta. Dalam praktek kini, karena pihak yang melawan hukum, bisa mengelak dengan licik, menghilangkan bukti, dan upaya terorganisir yang menyulitkan alat pembuktian. Bersambung ke hal. 11

PANTUN MELAYU

Pinang muda dibelah dua Anak burung mati diranggah Dari muda sampai ke tua Ajaran baik jangan diubah

Anak ayam turun sepuluh Mati satu tinggal sembilan Tuntutlah ilmu dengan sungguh-sungguh Supaya engkau tidak ketinggalan

Ada ubi ada talas Ada budi ada balas Sebab pulut santan binasa Sebab mulut badan merana

Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Permadi menilai Satgas Pemberantas Mafia Hukum tidak berani membongkar kasus-kasus besar. Untuk itu tidak perlu dipertahankan lagi. “Dibubarkan saja, itu harga mati,” tegas Permadi. Menurutnya, keberadaan Satgas tidak bisa memenuhi harapan masyarakat. Sebab, tim bentukan SBY ini dinilai tidak mampu berbuat maksimal. Padahal, harapan awal dari keberadaan Satgas ini adalah mampu mengungkap lebih banyak berbagai persoalan hukum yang tidak bisa ditangani lebih dalam oleh

instansi hukum. “Akhirnya Satgas tebang pilih. Mereka berani bongkar kasus Century gak? Berani bongkar kasus Gayus gak? Tidak berani,” tegasnya. Sehingga, dia menilai bahwa keberadaan Satgas tidak ubahnya dengan instansi yang dianggap bermasalah oleh publik seperti Kepolisian maupun Kejaksaan. Dijelaskan , seharusnya Presiden bisa memaksimalkan keberadaan institusi negara yang sudah ada yaitu kepolisian dan kejaksaan. “Satgas dibubarkan, Polisi dan Jaksa dipacu dan diawasi, Bersambung ke hal. 11

Foto: Ist

TKW LUPA INGATAN. Seorang TKW Indonesia Linda bin Ahmad (kanan) yang mengalami gangguan ingatan bersama rekannya berada di sekitar tenda mereka di kolong jembatan Kandara, Jeddah, Arab Saudi, Minggu (5/12). Meniurut para TKI yang tinggal di tempat tersebut, Linda dibuang majikannya dalam kondisi luka parah.

Bupati, Penegak Hukum dan Kontraktor Kriminalisasi Pers Putusibbau, Melayu Pos Gencarnya sebuah pemberitaan dari berbagai media lokal dan nasional di Kab. Putusibbau yang menyu-

dutkan enam oknum kuli tinta yang dituding melakukan pemerasan kepada ATG salah seorang kontraktor ternama di kota Putusibbau Kapuas

Hady

Lokasi Proyek Transmigrasi.

Hulu Kalimantan Barat, ternyata sarat kepentingan. Dari hasil investigasi Melayu Pos selama beberapa hari di kota Putusibbau Kapuas Hulu ternyata masalah tersebut berawal dari sebuah pemberitaan beberapa media lokal dan Nasional yang menyoroti kasus Dugaan Money Poltik Pilkada dan proyek pembangunan perumahan transmigrasi di wilayah Desa nanga kalis yang di sinyalir sarat penyimpangan. Oleh karena ATG sang kontraktor yang dikenal sangat berpengaruh dan mempunyai hubungan erat dengan orang nomor satu, aparat dan Bersambung ke hal. 11

Pembangunan Jemabatan Sumber Sari Terbengkalai

PT Kondur Tidak Hargai Panggilan Pemda dan DPRD Meranti, Melayu Pos Petinggi perusahaan minyak lepas pantai PT Kondur PSA dinilai tidak mengindahkan dan menghargai panggilan pihak Pemda dan DPRD dalam musyawarah bersama terkait permasalahan tenaga kerja sub kontraktor PT Kondur. Kondisi ini membuat sejumlah pejabat dan anggota DPRD menjadi berang Senin (22/11) kemarin. Meski dalam musyawarah tersebut perwakilan perusahaan kondur tersebut turut hadir namun dinilai tidak berpengaruh dalam mencapai kesepakatan alias pegawai kroco yang tak dapat mengambil keputusan yang menghadiri undangan. Hadirnya beberapa perwakilan PT

kondur tersebut berujung sedikit ricuh, sejumlah perwakilan pekerja yang menuntut haknya untuk ditanggapi hanya berlangsung siasia dan sejumlah prwakilan pemda yakni Asisten I, Kadisnaker, sejumlah Anggota DPRD dari Komisi I sontak tidak mendapatkan hasil musyawarah yang berujung ditunda. Ketua komisi I DPRD Kabupaten Pepulauan Meranti Herman Muhayan dalam rapat tersebut jelas-jelas menyesali sikap PT Kondur yang tidak dapat menghargai panggilan rapat. “Kami mengundang untuk manajemen PT Kondur PSA tetapi yang datang kok hanya karyawan Bersambung ke hal. 11

PR Buat Kejati Riau

Diduga Terjadi Korupsi Berjamaah Ada Praktek Lelang Fiktif Pekanbaru, Melayu Pos Pelaksanaan pembangunan Jembatan Sumber Sari sepanjang kurang lebih 10 meter oleh Dinas Kimpraswil Propinsi pada tahun anggaran 2008 sebesar Rp 1.4 miliar dan dilanjutkan pekerjaan pada tahun 2009 sebesar 3 miliar. Namun pembangunan jembatan Sumber Sari hanya mengalami sedikit perubahan. Melihat korupsi berjamaah berjalan dengan mulus maka tahun 2010 dianggarkan kembali. Terungkapnya penghamburan dana yang tidak sesuai

HISTLEGEND

dengan kondisi pembangunan jembatan Sumber Sari oleh PPTK 2009 Afif karena kesal dengan oknum wartawan yang mewawancarainya. Afif mengomel dengan prilaku oknum wartawan yang lansung menuding pembangunan Jembatan Sumber sari sarat KKN. “Saya merasa langsung diadili sebagai tersangka tindakan korupsi oleh oknum wartawan,” kata Afif kepada Melayu Pos di ruang kerjanya, minggu lalu. Dari analisa Melayu Pos diduga telah terjadi korupsi berjamaah dari pembangunan

Jembatan Sumber Sari Kelurahan Rejosari dari tahun ke tahun. Sebab tindakan korupsi berjamaah dilakukan supaya pihak berwajib kesulitan melakukan penyelidikan karena para pelaku berantai dari para pejabat sampai masyarakat ikut merasakan percikan uang dari tindakan korupsi berjamaah. Masyarakat dikelabuhi dengan seekor kambing yang disembelih bersama-sama pada hari Jum’at (14/5) di lokasi di Jembatan Sumber Sari. Adapun tindakan korupsi berjamaah dari awal pekerBersambung ke hal. 11

di Dinas Kehutanan/Bun Selatpanjang, Melayu Pos Gawat! Siapa menyangka dan terpikir kalau di Kabupaten Kepulauan Meranti yang masih berusia belia belum ada seumur jagung sudah ditulari virus KKN (korupsi kolusi nepotisme), sementara kita sama-sama mengetahui baik dengan cara melihat, mendengar, yang namanya virus KKN sangat sulit untuk diberantas dan dihanguskan di negeri berlambang burung Garuda ini.

Dalam menjalankan aksinya virus KKN (pelaku korupsi) ini mengkemas bermacam pola biasanya yang sering kita amati selama ini, mereka dalam praktekkan niat jahatnya itu selalu mengambil ukuran dari sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki mereka dan yang penting bagi mereka yaitu kesempatan, baik kesempatan dalam garis strukturisasi maupun kesempatan atau celahBersambung ke hal. 11

Oleh : M. Natsir

Bagian: Pertama

Legenda Putri Junjung Buih Ketapang Kalbar SEBUAH tradisi lisan yang menceritakan kehidupan leluhur kini masih dapat dijumpai ditengah-tengah masyarakat pendukungnya, tradisi berupa legenda rakyat daerah Kalimantan Barat salah satunya di Kabupaten Ketapang yang mempunyai luas wilayah 35.809 Km2 dan berpenduduk 452.554 orang masih banyak terdapat cerita rakyat seperti kerajaan Tanjungpura yang terkenal sejak dahulu kala sampai pada saat ini. Sebagaimana telah dike-

mukakan oleh Veeger dalam Teori Interaksionisme masyarakat bukanlah memakai konsep-konsep, tetapi memakai dengan istilah “aksi” seperti kebutuhan-kebutuhan sosial seseorang perlu diteguhkan oleh proses interaksi, supaya bertahan. Orang bergantung satu sama lain. Hal ini menjadi sebuah proses interaksi saling membutuhkan merupakan perekat masyarakat. Kebutuhan terhadap sebuah sejarah, tentunya perlu

diangkat kembali dalam sebuah history sehingga dari cerita tersebut mengandung makna dan symbol pada masyarakat pendukungnya. Seperti yang kita angkat dalam cerita tradisi lisan yang berupa legenda rakyat. Awal kisah menceritakan dua orang bersaudara yang bernama Bujang Bengkung dan Dara Dondang. Kedua kaka beradik tersebut saling memberikan perhatian dan pada akhirnya melakukan hubungan layaknya seperti

sepasang suami isteri. Hasil dari hubungan tersebut melahirkan keturunan dan mempunyai anak berjumlah tujuh orang, diantara anak salah satu anak mereka yang paling menonjol sifat dan kepribadian dengan wajah yang cantik ialah yang bernama Dayang Putung alias Junjung Buih Beberapa versi tentang cerita putri Junjung Buih, seperti Putung Kempat di daerah Sepauk yang dihayutkan ke dalam piring besar.

Dayang Putung putri Junjung Buih yang dihayutkan dengan rakit pisang di daerah gunung Kujau. Putri Junjung Buih Ketapang dari hulu sungai Keriau terdampar disungai yang banyak tumbuh daun kumpai di sungai Pawan dan Junjung Buih Sepauk terdampar di Aji Melayu. Kisah yang menarik ketika kedatangan rombongan Prabu Jaya dari kerajaan Majapahit. Prabu Jaya mempunyai tujuh bersaudara, Bersambung ke hal. 11


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.