Melayu Pos

Page 1

DWI MINGGUAN TERBIT 12 HALAMAN

Edisi: 113/Thn IV / 2 - 15 Februari 2011

Sidang Ahmadiyah Diwarnai Demonstrasi

Priok Dibanjiri Beras Impor Bulog Hal.

3

Harga Eceran :

Jalur Riau-Sumbar Terancam Amblas Hal.

4

Hal.

7

Rp. 3.000,-

(Jabodetabek)

Kades Ilir Nakal & Diduga Sarat Penyimpangan

Hal.

8

Komisi III DPR Tolak Kehadiran Bibit-Chandra Dalam RDP Jakarta, Melayu Pos Kehadiran dua pimpinan KPK, Bibit S Riyanto dan Chandra Hamzah ditolak oleh anggota Komisi III DPR.

Siti Nurhaliza

Terima Anugerah Wanita Inspirasi

Baca di hal. 11

TITIAN MUHIBAH Power of Money

Oleh: Mas‘ud HMN Ketua Pusat Kajian Peradaban Melayu Jakarta FULUS atau uang merupakan power yang menentukan dalam masyarakat modern. Seorang terpidana koruptor pun tidak mengalami kesulitan dalam penjara, bahkan dianggap sebagai tanpa “nista tercela” dalam status sosialnya mengingat mempunyai uang banyak dan dapat berbuat “kebaikan” dalam penjara. Terhadap fakta ini, ibaratnya sudah terang benderang dengan bersaksi mata orang banyak, bagaikan bersuluh matahari. Perhatikanlah contoh, keistimewaan kasus Gayus Tambunan meskipun dianggap melakukan perbuatan pelanggaran hukum dan harus di penjara, namun masih bebas ke luar penjara dan bepergian keluar negeri. Sungguh istimewa karena unsur power of money (kekuatan dari uang). Kasus lain yang serupa, adalah Artalita Suryani atau Ayin terpidana kasus suap kepada Jaksa Urip Gunawan soal dana Bantuan Likwiditas BDNI. Di penjara ia merubah kamarnya menjadi kamar yang nyaman bagaikan hotel berbintang. Disitulah Ayin (konon) mengendalikan bisnisnya yang ada di luar dari dalam penjara. Realitas ini, tentu saja sesuatu yang mencoreng wajah hukum kita. Karena ini memberikan sebuah simbol istimewa pada koruptor. Sesungguhnya hukum melalui pengadilan memberikan penjeraaan kepada pelanggar hukum itu sendiri karena kenistaan (kejahatan) dan ketercelaaan (keburukan) perbuatan bersangkutan. Hal ini yang ditetapkan oleh pengadilan dinyatakan berbuat kejahatan dan melanggar hukum. Koruptor itu melakukan perbuatan tercela (keburukan) dan melanggar hukum (kejahatan). Apakah kekuatan fulus dalam Fianancial Criminal dari koruptor masih terus berlangsung? Sebelum menjawab pertanyaan kritis diatas perlu diketahui lebih dahulu hal berikut : Pertama, uang berfungsi untuk penentu arah pencapaian tujuan. Berapa total uangnya Gayus dan berapa jumlah besaran uangnya Ayin dalam memperoleh keistimewaan dimaksud. Kita tidak tahu persis namun bisa menduga bahwa kedua orang ini mengeluarkan uang yang banyak. Bahkan kini masih memiliki uang yang banyak, yang siap untuk digunakan. Kedua, pemeberantasan korupsi mustahil dilakukan jika para pelakunya tidak jera pada perbuatan tersebut. Artinya koruptor harus dihukum berat dengan bila kesalahannya berat dapat dihukum mati seperti mencontoh Cina. Ketiga, memberantas korupsi kita hanya menangkap pelakunya belum memberantas organsiasi korupsi itu Bersambung ke hal. 11

PANTUN MELAYU

Baik-baik mengail tenggiri Takut terkena siikan parang Baik-baik merendah diri Jangan menjadi hamba orang

Asap api embun berderai Patah galah haluan perahu Niat hati tak mahu bercerai Kehendak Allah siapa yang tahu

Dari Jawa ke Bengkahulu Membeli keris di Inderagiri Kawan ketawa ramai selalu Kawan menangis seorang diri

Anggota komisi III Fraksi PKS Nasir Djamil mengatakan tidak mengikutsertakan Bibit dan Chandra dengan alasan keduanya masih tersandera status tersangka dugaan penerimaan suap. “Karena meski Kejaksaan memberi pengesampingan perkara bukan berarti menghilangkan pidana,” kata Nasir dalam RDP, di DPR, Jakarta, Senin (31/1/2011). Hal serupa juga dikemukakan oleh Nudirman Munir dari Fraksi Golkar. Ia mengatakan apabila BibitChandra tetap dihadirkan sama saja menghilangkan sikap konsekuen dari Komisi III yang menolak deponir. “Kalau kita menghadirkan

Bibit-Chandra sudah tidak konsisten lagi,” ujarnya. Menanggapi penolakan dari beberapa fraksi, anggota Fraksi Demokrat Didi Irawadi Syamsudin berharap anggota komisi hukum tidak arogan. “Hormati ranah eksekutif disini, walau ada fraksi yang menolak deponering tetapi tidak semua menolak, Demokrat tetap menghendaki dua pimpinan ikut rapat ini,” ujarnya. Pendapat serupa juga dilontarkan anggota fraksi Demokrta Edi Ramli Sitanggang. Edi menyatakan bahwa harus diberi kesempatan kepada Bibit-Chandra untuk ikut rapat kerja. “Buka ruang Bersambung ke hal. 11

Foto: Ist

SELAMATKAN BANGSA. Sejumlah mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam Gerakan Pemuda untuk Revolusi Indonesia berunjukrasa di depan Istana Merdeka, Jalan Merdeka Utara, Jakarta, belum lama ini. Mereka menyerukan kepada seluruh Pemuda Indonesia untuk bangkit, bersatu dan bergerak menyelamatkan Bangsa dan Negara dan meneriakkan sejumlah tuntutan diantaranya turunkan harga dan tangkap koruptor serta pengemplang pajak.

KH. Solahudin Wahid:

Tidak Pantas Presiden Curhat Soal Gajinya Tidak Naik

KH Salahudin Wahid Jombang, Melayu Pos Pengasuh Ponpes Tebuireng, Jombang KH Salahudin Wahid alias Gus Solah, menyatakan presiden SBY tak pantas curhat soal gajinya yang tak kunjung naik dalam tujuh tahun terkahir. Gus Solah,

menyarankan agar presiden lebih berhati-hati saat berbicara didepan umum. Wajar saja, menimbulkan polemik, isu soal gaji merupakan isu sensitif di mata masyarakat. “Curhat soal gaji di depan umum sangat tidak etis. Apalagi itu dilakukan oleh seorang presiden,” kata pria berkaca mata minus yang juga adik kandung mantan presiden RI, Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Gus Solah yang juga tergabung dalam aliansi tokoh agama ini menambahkan, curhat presiden soal

gajinya, membuat masyarakat sensitif. Pendek kata, menurutnya, curhat tersebut juga tidak tepat di lontarkan seorang pemimpin negara. Ia kembali menegaskan, presiden SBY seharusnya lebih menahan diri saat berbicara didepan umum. Apalagi, presiden yang saat ini sering menjadi sorotan akibat beberapa kasus korupsi yang belum tuntas. “Sudah seharusnya presdien mengedepankan sikap profesional,” tambahnya. Pun demikian, Gus Solah Bersambung ke hal. 11

KPK Takut Politik Uang Pimpinan Diungkap Panda

HISTLEGEND

enggan mengungkapkan pendekatan uang seperti apa. “Biar, Pak Panda yang menjelaskan nanti di pengadilan.” KPK dianggap takut kalau perkara ini diungkap oleh Panda pada rapat dengar pendapat hari ini. Sehingga buruburu melakukan penangkapan langsung sebelum rapat dengar pendapat antara komisi III dan KPK digelar. “Kita melawan secara hukum, dan kita mendukung apa yang mau diungkapkan Pak

Jakarta, Melayu Pos Kementerian BUMN menilai apabila gaji para petinggi BUMN diturunkan bisa menyulut perpindahan para petinggi tersebut ke perusahaan swasta karena memilih gaji yang lebih tinggi. Hal tersebut diungkapkan Menteri BUMN Mustafa Abubakar ketika disinggung apakah gaji direksi BUMN berpotensi diturunkan, sehubungan dengan adanya rencana pemerintah untuk melakukan menyesuaikan gaji para pejabat negara. Dia juga menilai sudah sewajarnya gaji presiden juga dinaikan, mengingat tanggung jawab yang dipangkunya sangat besar.

“Ternyata gaji direksi BUMN tidak tinggi dibandingkan industri sejenis dan di luar negeri. Kalau (penurunan gaji) dilakukan CEO kita bisa pindah ke swasta dan ke luar negeri,” ujar Mustafa di kantor Menko Perekonomian, Senin (31/1). Ia mengungkapkan bahwa dirinya telah melakukan pembicaraan mengenai gaji direksi BUMN kepada Presiden dan Menteri Keuangan Sri Mulyani. Dalam pertemuan tersebut, lanjutnya, gaji direksi BUMN ternyata memang tidak tinggi bila dibanding swasta dan asing. “Kalau turun, nanti kita hanya akan Bersambung ke hal. 11

Oknum BNP2TKI Diduga Tipu Calon TKI

Gayus Lumbuun:

Jakarta, Melayu Pos Ditahannya politisi senior PDIP Panda Nababan, disinyalir karena KPK takut boroknya diungkap. Panda tahu ada politik uang pada pemilihan pimpinan KPK Busyro Muqoddas. “Pak Panda tahu banyak ada pendekatan uang pada pemilihan pimpinan KPK kemarin,” ujar politisi senior PDIP yang juga sahabat Panda, Gayus Lumbuun, di DPR, Jakarta. Namun demikian, Gayus

Gaji Direksi BUMN Tidak Turun

Politisi senior PDIP yang juga sahabat Panda, Gayus Lumbuun.

Panda di pengadilan nanti,” tegas Gayus. Penangkapan Panda, ucap Gayus, adalah bentuk kepanikan dari KPK. Sekaligus bentuk kesombongan KPK yang seakan-akan bisa meBersambung ke hal. 11

Indramayu, Melayu Pos Niat dan harapan seseorang pasti ingin ada kelebihan dalam usaha dan terus bekerja di manapun negara tujuan selalu ditempuh demi mencari nafkah dan agar bisa menyimpan dari hasil uasahanya. Akan tetapi justru sebaliknya, uang untuk biaya lenyap bahkan raib. Harapan untuk bekerja di luar negeri yakni negara Korea menjadi sirna. Karena semuanya itu hanya permainan, bahkan diduga terjadi tipu muslihat. Hal ini yang dialami

Oleh Adhitya Suryo

Yatno, Surma, Nasari Desa Gabus Kulon, Warto Desa Langgen Kulon Kec. Gabus Wetan, Sulaeman, Suratno Desa/Kec. Singaraja, Kab. Indramayu, Jabar. Salah satu dari keenam orang tersebut yaitu Warto saat ditemui Melayu Pos di rumahnya, Sabtu (29/1) mengatakan, “Awalnya keberangkatan melalui Yayasan Salsa Desa Gabus Kulon lalu ditawari oleh salah seorang dari BNP2TKI yakni Pak Loh biasa dipanggil, sekarang Bersambung ke hal. 11 Bagian: Pertama

Sejarah dan Legenda REYOG Ponorogo SETIAP 1 SURO dalam penanggalan Jawa, di Kabupaten Ponorogo. Selalu dirayakan tak ubahnya sperti pergantian tahun baru. Untuk menyambut pergantian tahun Jawa ini, pemerintah Kabupaten Ponorogo selalu menggelar acara rutin yaitu Grebeg Suro. Di dalam rangkaian acara Grebeg Suro terdapat even bertaraf Nasional, yaitu Festival Reog Nasional. Festival ini bertujuan untuk menjaga kelestarian kesenian Reog Ponorogo dan menun-

jukan bahwa Ponorogo merupakan Bumi Reog. Tempat dimana kesenian adiluhung ini berasal. Ponorogo yang dulunya merupakan tanah Wengker memang diyakini sebagai tempat Reog lahir. Hal ini didasari warisan cerita turun temurun tentang asal usul Reog. Ada berbagai versi cerita tentang asal usul Reog. Yang pertama versi Bantarangin. Bantarangin merupakan kerajaan yang ada di Ponorogo yang di-

pimpin seorang raja bernama Prabu Kelana Sewandana. Menurut versi ini, asal mula reog ketika Prabu Kelana Sewandana berkelana mencari pendamping hidup yang ditemani oleh pasukan berkuda dan patihnya yang setia, Bujangganong. Pilihan sang prabu jatuh ke gadis putri raja Kediri, Dewi Sanggalangit. Perjuangan untuk memboyong Dewi Sanggalangit tidak semudah membalikkan telapak tangan, sang putri mau dijadikan istri sang

prabu jika sang prabu mampu memenuhi persyaratan yang diajukannya. Ia minta kepada sang prabu agar menciptakan sebuah kesenian yang belum pernah ada sebelumnya. Kedua, versi Ki Ageng Kutu Suryangalam. Versi ini mencereritakan pemberontakan Ki Ageng Kutu atau yang sering disebut Demang Suryangalam. Ki Ageng Kutu merupakan abdi kerajaan pada masa pemerintahan Bra Kertabumi. Ki Ageng Kutu Bersambung ke hal. 11


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.