Snt04042014

Page 1

HARIAN UNTUK UMUM TERBIT SEJAK 1 MARET 2004 LANGGANAN LOMBOK SUMBAWA ECERAN Rp 3.000

Rp. 50.000 Rp. 55.000

16 HALAMAN

SUARA NTB

JUMAT, 4 APRIL 2014

Pengemban Pengamal Pancasila

NOMOR 28 TAHUN KE 10 Online :http://www.suarantb.com E-mail: hariansuarantb@gmail.com

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0370) 639543 Facsimile: (0370) 628257

Suara Anak Berkebutuhan Khusus

NTB Belum Beri Ruang bagi Anak-anak Berkebutuhan Khusus

(Suara NTB/ist)

DENGARKAN ASPIRASI - Pembina DAM dan LPA Kota Mataram yang juga Ketua Komisi II DPRD Kota Mataram, Nyayu Ernawati saat mendengarkan aspirasi siswa berkebutuhan khusus di SLB Tuna Netra Selagalas, Kamis (3/4) kemarin.

DAM (Dewan Anak Mataram) bersama LPA (Lembaga Perlindungan Anak) Kota Mataram dan LPA NTB, Kamis (3/4) kemarin roadshow ke dua SLB sekaligus. Masing-masing Sekolah Luar Biasa Tuna Netra Selagalas dan SLB Dharma Wanita Provinsi NTB di Majeluk. Kedatangan DAM dan LPA membawa misi yang sungguh mulia. Betapa tidak, roadshow ini khusus dilakukan untuk mendengarkan suara anak-

Selidiki Proyek SPAM Bima

Tim Kejaksaan Periksa Kadis PU Kota Bima (Suara NTB) Penyelidikan kasus dugaan penyimpangan proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kabupaten Bima senilai Rp 18 miliar terus digenjot tim penyidik Kejati NTB. Dengan menggandeng personel dari Kejari Raba Bima, tim Kejati turun ke Bima untuk melakukan pendalaman dengan melakukan pengecekan fisik. Tak hanya melakukan cek fisik, tim juga memeriksa sejumlah pihak, salah satunya Kepala Dinas (Kadis) PU Kabupaten Bima, Ir. Nggempo. Berdasarkan informasi yang dihimpun, tim Kejati berada di Bima sejak tiga hari lalu. Selama di Bima, mereka melakukan cek fisik di sejumlah titik lokasi SPAM terutama di Kecamatan Donggo. Namun belum diketahui hasil cek fisik tersebut. Tidak hanya proyek SPAM Kabupaten Bima yang diselidiki, tim yang dipimpin Dedi Irawan, SH ini juga melakukan cek fisik proyek SPAM di Kelurahan Lela Mase, Kecamatan RasanaE Timur, Kota Bima. Berdasarkan pantauan, pemeriksaan para

pihak termasuk Ir .Nggempo ini berlangsung di aula Kejari Raba Bima. Pemeriksaan tersebut dilakukan secara terutup oleh lima orang tim dari Kejati yang dibantu Kasi Pidsus Kejari Raba Bima, Indrawan Pranacitra SH. Selama pemeriksaan berlangsung, tak seorang pun yang tidak berkepentingan diperbolehkan masuk, termasuk dari Kejari Raba Bima. Pemeriksaan terhadap Ir, Nggempo berlangsung hingga pukul 12.30 Wita. Bersambung ke hal 5

anak berkebutuhan khusus di dua SLB itu. Mengawali roadshow itu, DAM dan LPA mengunjungi SLB Tuna Netra Selagalas. Kunjungan itu disambut hangat oleh siswa-siswi berkebutuhan khusus itu. Bahkan pengurus dan anggota DAM mengajak para siswasiswi berkebutuhan khusus itu untuk berinteraksi sembari menggali aspirasi mereka. Bersambung ke hal 5

Daerah lain bisa menerima mahasiswa berkebutuhan khusus, kenapa NTB tidak bisa? Nyayu Ernawati

Catatan DPRD NTB

Perjuangkan Infrastruktur dan Elektrifikasi NTB KETUA Komisi III DPRD NTB, H. Suharto, ST, MM, bersama rekan – rekannya dan pihak eksekutif berupaya keras mendorong peningkatan sektor infrastruktur di NTB. Rasio elektrifikasi pun mengalami penambahan. Namun, pekerjaan rumah yang tersisa masih cukup banyak. Kepada Suara NTB, Kamis (3/4) kemarin, Suharto membeberkan sejumlah terobosan yang ditempuh Komisi III DPRD NTB bersama pihak

eksekutif. Salah satu terobosan yang paling signifikan adalah terealisasinya proyek percepatan jalan yang dibiayai dengan anggaran sebesar Rp 499,8 miliar lebih dalam tiga tahun anggaran. Suharto menerangkan, proyek tersebut telah berhasil mengangkat kualitas jalan provinsi di NTB sepanjang 322 Km di Pulau Lombok dan Sumbawa. Saat Suharto dkk baru dilantik sebagai anggota DPRD NTB pada tahun 2009 silam, Bersambung ke hal 5

H. Suharto (Suara NTB/aan)

Banyak KKN, Alasan BPK Tingkatkan Monitoring Mataram (Suara NTB) Maraknya Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN) yang menggerogoti bangsa ini menjadi salah satu alasan BPK menanda-

TO K O H

tangani MoU dengan Pemprov NTB dan semua bupati/walikota yang ada di NTB. Penandatanganan MoU ini menjadi langkah BPK untuk memperkuat monitoring

terhadap pengelolaan keuangan daerah. Kepala BPK, Hadi Poernomo Ak, dalam sambutannya pada penandatanganan kesepakatan bersama tentang akses data

transaksi rekening pemerintah provinsi/ kabupaten/kota se-NTB secara online pada Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bersambung ke hal 5

Keluar dari Belenggu

(Suara NTB/bug)

KH. Zulkifli Muhadli

UPAYA Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) keluar dari belenggu status daerah tertinggal membuahkan hasil. Tahun ini Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (KPDT) rencananya akan mensejajarkan daerah termuda ke dua di NTB ini sebagai daerah terentas dari ketertinggalan. Bupati KSB Dr. KH. Zulkifli Muhadli, SH, MM mengatakan, tahun ini KPDT telah menetapkan sebanyak 60 daerah yang akan keluar dari status tertinggal. Dan salah satu dari daerah tersebut adalah KSB. Bersambung ke hal 5

(Suara NTB/ist)

KESEPAKATAN - Gubernur NTB, TGH.M.Zainul Majdi bersama Kepala BPK, Ketua DPRD NTB serta seluruh bupati/walikota se-NTB atau pejabat yang mewakili, menyaksikan Dirut Bank NTB, H.Komari Subakir menandatangani kesepakatan bersama tentang akses data transaksi rekening pemerintah provinsi/kabupaten/kota se-NTB secara online pada Bank NTB, kemarin.

KO M E N TTAA R Tiga Saksi Penting TIGA saksi penting dalam kasus suap mantan Kajari Praya, Subri, SH, MH dijadwalkan hadir sebagai saksi di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Mataram, Jumat (4/4) hari ini. Mereka adalah Ketua PN Praya, Sumedi, SH, MH, Kapolres Lombok Tengah AKBP. Supriadi, SIK dan Sugiharta alias Along. Humas PN Mataram, Dr. Sutarno, SH, MH dikonfirmasi Kamis (3/ 4) kemarin, membenarkan soal jadwal pemeriksaan dua petinggi penegak hukum itu sebagai saksi bersama Along. ‘’Konfirmasi dari KPK, Kapolres, Ketua PN Praya dan Along hadir jadi saksi,’’ kata Sutarno. Mereka dihadapkan oleh JPU KPK di persidangan sebagaimana saksi – saksi lainnya, dalam sidang Lusita Anie Razak sebagai terdakwa. Bersambung ke hal 5 Sutarno (Suara NTB/dok)

Musrenbang 2014 (2)

Bappeda akan Kawal Hasil Musrenbang hingga Tingkat Nasional Mataram (Suara NTB) Bappeda NTB bersama Bappeda Kabupaten/Kota se-NTB, akan mengawal hasil Musrenbang tingkat provinsi tahun 2014 ini hingga pada pembahasan di pra Musrenbang Nasional tanggal 25 April dan Musrenbang Nasional yang akan dilaksanakan pada 28 April mendatang. Hal tersebut untuk memastikan terakomodirnya usulan-usulan pembiayaan program dan kegiatan yang bersumber dari dana APBN. Hasil Musrenbang tingkat Provinsi NTB tahun 2014 yang diselenggarakan di Hotel Lombok Raya Mataram sejak tanggal 2 -3 April 2014, total usulan pembiayaan program dan kegiatan dari 10 kabupaten/kota dan provinsi , sebanyak 747 program dengan 1.191 kegiatan. Dimana jumlah dana yang diusulkan untuk membiayai program dan kegiatan itu yang bersumber dari APBN sebesar Rp 6,6 triliun dan APBD Provinsi NTB sebesar Rp 1,3 triliun. Sehingga total usaulan pembiayaan program dalam Musrenbang

NTB tahun 2014 sebesar Rp 7,9 triliun ‘’Tahun ini, kami akan ikut menyertakan Bappeda Kabupaten/Kota dengan seluruh kekuatannya untuk ikut bersama-sama mengawal pada forum pra Musrenbang Nasional. Sehingga perjuangan kita adalah perjuangan bersama antara provinsi dan kabupaten/kota untuk program/kegiatan yang dibiayai APBN,” kata Kepala Bappeda NTB, H. Chairul Mahsul, SH, MM saat penutupan Musrenbang NTB tahun 2014, Kamis (3/4) siang kemarin. Berkaca dari pengalaman Bappeda Lombok Tengah yang mengawal usulan hingga tingkat pusat, sehingga mereka memperoleh pembiayaan program dan kegiatan yang cukup besar dari APBN. Untuk itu, kata Chairul, sistem atau cara tersebut akan dikloning dan diduplikasi pada kegiatan pra Musrenbang Nasional tanggal 25 April dan Musrenbang nasional pada 28 April mendatang. Bersambung ke hal 5

(Suara NTB/nas)

DITUTUP - Wakil Gubernur NTB, H.Muh.Amin menutup Musrenbang Provinsi NTB, Kamis (3/4) kemarin.


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.