Snt16042014

Page 1

HARIAN UNTUK UMUM TERBIT SEJAK 1 MARET 2004 LANGGANAN LOMBOK SUMBAWA ECERAN Rp 3.000

Rp. 50.000 Rp. 55.000

16 HALAMAN

SUARA NTB

RABU, 16 APRIL 2014

Pengemban Pengamal Pancasila

NOMOR 38 TAHUN KE 10 Online :http://www.suarantb.com E-mail: hariansuarantb@gmail.com

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0370) 639543 Facsimile: (0370) 628257

”Suara NTB” Menang

Gugatan Giovanni Ardizzon Ditolak Mataram (Suara NTB) Hakim Pengadilan Negeri Mataram memastikan tidak menerima (menolak) seluruh materi gugatan penggugat (niet ontvankelijk verklaard) Giovanni Ardizzon terhadap Harian Suara NTB. Dalam putusan sela, Selasa (15/4) kemarin, hakim menerima eksepsi tergugat terkait mekanisme hak jawab dan hak koreksi yang seharusnya ditempuh penggugat sesuai diatur dalam Undang-Undang No 40 Tahun 1999 tentang Pers.

(Suara NTB/ars/fan)

SIDANG - Suasana sidang dengan agenda putusan sela gugatan Giovanni Ardizzon terhadap Harian Suara NTB, dengan majelis hakim dipimpin Sutarno, Selasa (15/4) kemarin (atas). Sementara Penanggung Jawab Suara NTB, H.Agus Talino didampingi Penasihat Hukum Suara NTB, Umaiyah memberi keterangan pers usai sidang kemarin.

TO K O H ”Roh” Undang-Undang Pers PUTUSAN hakim dalam perkara gugatan warga negara Italia, Giovanni Ardizzon, dimenangkan oleh Harian Suara NTB. Posisi Suara NTB sangat dipahami majelis hakim yang menyidangkan perkara ini, sebagai lembaga pers yang punya kemerdekaan untuk melakukan kontrol atas penyimpangan sosial, sehingga selayaknya dilindungi oleh Undang-Undang sesuai amanat UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Itulah “roh” Undang – Undang Pers yang dijelaskan Hakim Ketua Dr. Sutarno, SH, MH dalam amar putusannya. “Hakim berpendapat, ‘’roh” UndangUndang Pers, bahwa dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang demokratis ini, kemerdekaan menyampaikan pendapat sesuai hati nurani dan hak memperoleh dan menyiarkan informasi, adalah hak asazi yang sangat hakiki,” tegas Sutarno. Sutarno Bersambung ke hal 5

KO M E N TTAA R Baru 20 Persen KETUA DPD Perhimpunan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (Perpamsi) NTB, H.L.Ahmad Zaini, ST, MM mengatakan sekitar 80 persen masyarakat NTB belum terlayani air bersih PDAM. Kondisi saat ini, katanya, baru 20 persen masyarakat NTB yang terlayani air bersih PDAM. Hal tersebut dikatakan Zaini ketika dikonfirmasi usai menghadap Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi di kantor Gubernur, Selasa (15/4) siang kemarin. ‘’Kami menyampaikan data-data sesuai dengan yang dimiliki bahwa cakupan pelayanan air minum di NTB ini baru 20 persen yang dikelola PDAM. Bersambung ke hal 5 H.L.Ahmad Zaini (Suara NTB/dok)

Protes Terkait TPS 4 Salut

Massa Bentrok dengan Polisi, Empat Warga Terluka

(Suara NTB/joe)

AKSI MASSA - Aksi massa di depan Kantor Camat Kayangan, kemarin. Demo berujung ricuh yang mengakibatkan sedikitnya empat warga terluka.

Tanjung (Suara NTB) Tidak adanya solusi yang diambil oleh Panwaslu Kabupaten Lombok Utara (KLU) atas laporan massa Barnas terkait dugaan penyimpangan pencoblosan di TPS 4 Salut Barat, Desa Selengen, Kecamatan Kayangan, membuat aksi massa Barnas berlanjut. Selasa (14/4), demo massa Barnas, Desa Sesait, di Kantor Camat Kayangan seiring dilakukannya pleno perolehan hasil suara tingkat PPK. Aksi yang memanas yang berujung bentrok itu mengakibatkan sedikitnya empat warga terluka. Pantauan Suara NTB, di depan Kantor Camat Kayangan kemarin, Bersambung ke hal 5

Sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Dr.Sutarno, SH,MH mengetuk palu putusan setelah bermusyawarah dengan hakim anggota Abu Achmad Sidqi, SH.MH dan Nurul Hidayah, SH, MH. Sedangkan penggugat principal Giovanni Ardizzon hadir didampingi kuasa hukumnya. Pihak tergugat Harian Suara NTB dihadiri Penanggung Jawab, H. Agus Talino didampingi kuasa hukumnya Dr. Umaiyah, SH, MH dan Suluh Utomo, SH. “Mengadili, bahwa sesuai pertimbangan, oleh karena eksepsi (tergugat) diterima, maka gugatan penggugat tidak lah dapat diterima. Oleh

karena gugatan penggugat tidak dapat diterima, maka penggugat yang dinyatakan sebagai pihak yang kalah dan menghukum membayar biaya perkara sebesar Rp 515.000,” kata Sutarno kemudian mengetuk palu putusan. Dalam amar putusannya, hakim menyebut, gugatan penggugat adalah prematur, dengan pertimbangan Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Undang – Undang ini menurut hakim merupakan ketentuan khusus yang mengatur tentang pelaksanaan kegiatan jurnalistik, hak meliput, menyimpan dan mengolah data, Bersambung ke hal 5

Tim Kejagung Inspeksi Kasus Labuhan Haji Mataram (Suara NTB) Skala penanganan kasus Dermaga Labuhan Haji, Lombok Timur (Lotim) semakin besar. Di samping langkah praperadilan yang sedang ditempuh pihak PT. CGA sebagai kontraktor pelaksana, Kejaksaan Agung juga sedang mengatensi kasus ini. Atensi Kejaksaan Agung dengan menurunkan tim un-

tuk inspeksi di lingkungan Kejaksaan Tinggi NTB. Informasinya, inspeksi ini terkait bagaimana penanganan perkara tersebut. Apalagi sebelumnya ada laporan dari pihak PT. CGA, yang merasa keberatan dengan penyitaan dana Rp 8,9 miliar sebagai kompensasi penangguhan penahanan yang gagal terealisasi. Bersambung ke hal 5

Kemenangan ”Suara NTB”, Kemenangan Kemerdekaan Pers Drama sidang gugatan terhadap Harian Suara NTB oleh warga negara Italia, Giovanni Ardizzon, berakhir di pengadilan tingkat pertama, Pengadilan Negeri Mataram, Selasa (15/4) kemarin. Gugatan untuk pertama kalinya dalam sejarah pers NTB yang masuk sampai tingkat peradilan ini, sekaligus menjadi yurisprudensi yang bisa dijadikan referensi, bahwa persoalan pada pemberitaan pers seharusnya diselesaikan lewat mekanisme sesuai yang diamanatkan Undang – Undang No.40 Tahun 1999 tentang Pers. ARUM jam menunjukkan pukul 09.47 Wita, ketika Hakim Ketua Dr. Sutarno, SH, MH mengetuk palu pertanda sidang dimulai. Meski ruang sidang lantai bawah itu padat pengunjung, tapi suasananya hening. Sejenak keheningan itu sedikit pecah dengan dering ponsel Giovanni yang duduk di kursi penggugat. Raut tegang wajah jajaran Redaksi Suara NTB yang duduk di kursi pengunjung, berubah seketika setelah perlahan – lahan saat materi putusan hakim mengarah pada kemenangan

Suara NTB. Kelegaan itu benar benar terlihat setelah hakim mengetuk palu setelah mengatakan diujung putusannya, ‘’Karena penggugat dinyatakan sebagai pihak yang kalah, diharuskan membayar biaya perkara sebesar Rp 515.000,” kata hakim. “Alhamdulillah, ini adalah keputusan yang melegakan. Keputusan majelis hakim sudah tepat dan adil,” kata Penanggung Jawab Harian Suara NTB H. Agus Talino usai sidang. Bersambung ke hal 5

(Suara NTB/ars)

PADAT - Suasana sidang gugatan Giovanni Ardizzon melawan Harian Suara NTB dengan agenda putusan sela dipadati pengunjung.


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.