HARIAN UNTUK UMUM TERBIT SEJAK 1 MARET 2004 LANGGANAN LOMBOK SUMBAWA ECERAN Rp 3.000
Rp. 50.000 Rp. 55.000
SUARA NTB
SENIN, 19 MEI 2014
Pengemban Pengamal Pancasila
16 HALAMAN NOMOR 63 TAHUN KE 10 Online :http://www.suarantb.com E-mail: hariansuarantb@gmail.com
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0370) 639543 Facsimile: (0370) 628257
Promosi ’’Tambora Menyapa Dunia’’ Digelar di Jakarta
Gubernur : Budaya dan Kultur NTB Luar Biasa Jakarta (Suara NTB) Pesona budaya Dompu sebagai ajang promosi ‘’NTB Tambora Menyapa Dunia 2015’’ digelar di anjungan NTB, Taman Mini Indonesia Indah Jakarta Timur, Sabtu (17/5) malam. Promosi ini menampilkan berbagai macam tarian tradisional Dompu, seperti Tari Makka, Pata Angi, dan Tari Rai Saida yang merepresentasikan tentang tragedi meletusnya Gunung Tambora. Selain itu, ditampilkan prosesi pernikahan adat Dompu, yakni Prosesi Dende Bunti dan Prosesi Kapanca. Promosi ini dihadiri Gubernur NTB Dr. TGH. M. Zainul Majdi beserta istri Hj. Erica Zainul Majdi, Ketua DPRD NTB Drs. H. L. Sujirman, Bupati Dompu Drs. H. Bambang M, Yasin, dan FKPD Dompu. Hadir juga tamu kehormatan dari kesultanan dan kedutaan besar negara- negara sahabat, yakni Nursal Nabi Tuyakbayriv dari Kazakstan, Ali Asoswa dari Yaman, Nael Mahmoud dari Palestina, Abdullah Hadi dari Yerusalem, Tracy Masuda dan David Farar dari Amerika Serikat. Hadir juga Raja Malaysia, Raja Johor, Raja, Pahat, Duta Besar Yaman, Duta Besar Pa-
kistan, Ukraina, perwakilan Amerika Serikat, Armenia, Palestina, Taiwan, Thailand, Papua Nugini, Filipina dan Korea Selatan, tamu kehormatan dari Jepang, Polandia dan Direktur Utama TMII. Gubernur NTB TGH. M. Zainul Majdi dalam sambutannya, menegaskan, pagelaran yang ditampilkan di TMII merupakan penegasan, jika NTB, khususnya Dompu tidak hanya memiliki alam yang indah, namun memiliki budaya dan kultur luar biasa. Harapannya semua pihak dan negara sahabat bisa melihat potensi itu dan datang ke Dompu untuk.bersama membangun Dompu. Acara ini adalah promosi, karena masih banyak.yang belum tahu bagaimana besarnya potensi Dompu. Pada kesempatan tersebut, gubernur mengungkapkan, setelah NTB sukses dengan program Visit Lombok Sumbawa 2012, yang menargetkan kunjungan sejuta wisatawan, pihaknya tidak berhenti dan berpuas diri dengan capaian tersebut. Jajaran pemerintah daerah menyadari potensi pariwisata alam dan budaya NTB sangat lengkap. Bersambung ke hal 5
Para Bupati Dinilai Lamban Sikapi Bencana Kekeringan
TO K O H Waspadai Isu Negatif PEMPROV NTB meminta umat beragama di daerah ini untuk mewaspadai isu-isu negatif yang dapat memecah belah kerukunan dan toleransi diantara masyarakat dan umat beragama. Terlebih, menjelang pelaksanaan Pemilihan Presiden (Pilpres) pada 9 Juli mendatang maka kerukunan, keharmonisan dan toleransi harus tetap dijaga. Hal tersebut dikatakan Wakil Gubernur NTB, H. Muh. Amin, SH, M.Si pada acara Dharma Santi Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1936 yang bertempat di Graha Bhakti Praja Kantor Gubernur NTB, Sabtu (17/5) siang. ‘’Bangsa kita sedang melaksanakan suatu momentum demokrasi yang menentukan bagi masa depan bangsa kita, yaitu pelasanaan pemilu legislatif yang telah kita lewati dan menyambut datangnya Pilpres 9 juli 2014 mendatang. Bersambung ke hal 5 H. Muh. Amin (Suara NTB/dys)
KO M E N TTAA R
Kantongi Data Kemenkeu DUA pekan berada di Jakarta, tim penyelidik dugaan penyimpangan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) akhirnya merampungkan tugasnya. Mereka mengklarifikasi pihak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tentang mekanisme penyaluran DAK yang terindikasi raib sekitar Rp 14 miliar. Tim dipastikan sudah kembali ke KSB dan sedang memadukan informasi, merampungkan data serta keterangan yang diperoleh dari hasil klarifikasi sejumlah pejabat dan pegawai Kemenkeu. Kajari Sumbawa Sugeng Hariadi, SH,MH menjawab Suara NTB via ponsel Minggu (18/5) meyakinkan sudah ada data atau (Suara NTB/dok) dokumen yang dikantongi timnya Sugeng Hariadi sebagai bahan pelengkap penyelidikan. Tim akan diminta menjelaskan hasil kerjanya. Bersambung ke hal 5
Mataram (Suara NTB) Para bupati di NTB yang daerahnya dilanda kekeringan akibat musim kemarau, dinilai lamban menyikapi persoalan kekeringan. Semestinya, mereka harus aktif memberikan laporan terkini terkait kondisi daerah masing-masing sehingga segera ditetapkan siaga darurat kekeringan untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi akibat kekeringan tersebut. ‘’Kami belum mendapatkan konfirmasi terkini. Sumbawa sudah menyatakan waspada kekeringan tetapi mereka belum mengatakan
itu darurat dan sebagainya. Ini yang kita harapkan dari para Bupati itu, cepat bersikap,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB, Ir. Wedha Magma Ardhi, M.TP ketika dikonfirmasi Suara NTB, Sabtu (17/5). Dikatakan, jika ada kondisi terkini yang dilaporkan dari kabupaten/kota terkait dengan kekeringan yang semakin meluas maka pihaknya bisa segera mengajukan untuk penetapan siaga darurat kekeringan untuk wilayah NTB. Bersambung ke hal 5
Rencana Karyawan PTNNT Dirumahkan, Bupati KSB Surati Presiden Taliwang (Suara NTB) Janji Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Dr. Zulkifli Muhadli, SH., MM bakal bersurat langsung ke Presiden RI berkenaan rencana kebijakan PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT) yang akan merumahkan ribuan karyawannya per 1 Juni mendatang ditepati. Melalui surat Nomor 540/ 049/EKBANG/V/2014, orang nomor satu di KSB itu menyampaikan langsung pern-
yataannya terkait sikap Pemda KSB atas rencana perusahaan tambang itu. “Jadi itu janji beliau (bupati, red) kepada serikat pekerja sebelumnya,” terang Kabag Humas Pemda KSB Yahya Soud, MM kepada wartawan. Dalam surat tersebut, bupati secara tegas menyampaikan tiga poin berkenaan sikap daerah terhadap rencana dan kondisi yang ada di PTNNT. Bersambung ke hal 5
(Suara NTB/humas Setda NTB)
KALUNGKAN SELENDANG - Gubernur NTB TGH. M. Zainul Majdi didampingi Hj. Erica Zainul Majdi mengalungkan selendang Tambora Menyapa Dunia 2015 pada tamu kehormatan dari berbagai negara di Anjungan NTB TMII Jakarta, Sabtu (17/5) malam.
Bantuan Alat Omprongan Tembakau
Diduga Langgar Pergub tentang DBH-CHT Mataram (Suara NTB) Penyelidikan kasus dugaan penyimpangan pada penyaluran bantuan alat omprongan tembakau untuk Pemkab Lombok Timur (Lotim) dan Pemkab Lombok Tengah (Loteng), semakin masuk ke substansi. Penyelidik menemukan ada indikasi bantuan itu melanggar Peraturan Gubernur (Pergub) tentang Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH-CHT). Peraturan yang diduga dilanggar, terkait Juklak Juknis penyaluran bantuan dalam bentuk subsidi ke ribuan petani tembakau di dua daerah penghasil tembakau terbesar itu. Dari data awal yang diperoleh Kejati NTB, Pergub DBH-CHT itu seharusnya mengatur penyaluran bantuan langsung ke petani melalui Bank BPR di Loteng dan Lotim. ‘’Akan tetapi dalam pelaksanaannya justru melibatkan 12 perusahaan. Ini yang sedang kami usut, mengapa harus ada pelibatan rekanan, sementara di Pergub tidak ada itu,” kata Kajati NTB Sugeng Pudjianto, SH,MH dihubungi Suara NTB Sabtu (17/5). Dari data awal yang diperolehnya, intervensi 12 perusahaan itu ketika pengadaan tungku tembakau. Setelah Pemprov mencairkan dana tersebut melalui Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), dana disalurkan melalui BPR di dua daerah dimaksud. Namun kemudian muncul 12 perusahaan yang direkomendasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) NTB. ‘’Sementara dalam aturan
Pergub, dana itu dicairkan oleh petani melalui BPR. Tapi ini, perusahaan yang cairkan anggaran kemudian membuatkan tungku, untuk diserahkan ke petani yang mendapat bantuan,” kata Kajati. Meski hanya Pergub yang dilanggar, pihaknya tetap memandang itu sebagai aturan yang dibuat pemerintah. Bersambung ke hal 5
’’
Sugeng Pudjianto (Suara NTB/dok)
Dikpora Imbau Siswa Jangan Percaya Isu Kunci dan Soal Bocor
Hari Ini, 94.750 Siswa SD/MI di NTB Ikuti UN Mataram (Suara NTB) Senin (19/5) hari ini, sebanyak 94.750 siswa Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) yang tersebar di 10 kabupaten/kota di NTB, telah siap mengikuti Ujian Nasional (UN). Berbagai persiapan telah dilakukan, termasuk pendistribusian soal untuk dititipkan di Polsek-Polsek berjalan dengan lancar dan aman. Demikian disampaikan, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olagraga (Dikpora) NTB, Drs.H.Imhal di Mataram, Minggu (18/5) kemarin. Secara rinci disebutkan, dari 94.750
siswa SD/MI yang mengikuti UN, tersebar masing-masing 7.463 siswa di Kota Mataram (6.991 siswa SD dan 472 siswa MI). Kemudian Kota Bima, 2.692 (2.487 siswa SD dan 205 siswa MI), Kabupaten Lombok Barat, 11.802 siswa (10.541 siswa SD dan 1.262 siswa MI). Selanjutnya Kabupaten Lombok Utara dengan peserta 4.258 siswa (3.832 siswa SD dan 426 siswa MI). Kabu-
paten Lombok Tengah, jumlah siswa yang mengikuti UN sebanyak 17.892 (14.600 siswa SD dan 3.292 siswa MI). Di Kabupaten Lombok Timur siswa SD/MI yang mengikuti UN terbanyak di NTB dengan 24.292 peserta (20.755 siswa SD dan 3.537 siswa MI). Di Kabupaten Sumbawa Barat, jumlah siswa yang mengikuti UN sebanyak 2.360 orang (2.264 siswa SD dan 96 siswa MI). H. Imhal Kemudian di (Suara NTB/dok)
Kabupaten Sumbawa, jumlah peserta UN sebanyak 8.329 siswa (7.918 siswa SD dan 411 siswa MI). Di Kabupaten Dompu, jumlah peserta sebanyak 5.334 (4.786 siswa SD dan 548 siswa MI). Terakhir di Kabupaten Bima, jumlah peserta UN sebanyak 10.328 orang (9.291 siswa SD dan 1.037 siswa MI). Ditambahkan Imhal bahwa pelaksanaan UN tingkat SD/MI akan berlangsung selama tiga hari yaitu Senin 19 Mei, 20 Mei dan terakhir 22 Mei 2014. Bersambung ke hal 5