2 des

Page 1

MAGELANG EKSPRES CMYK

Korane Wong Kedu

RABU 2 DESEMBER 2015

TERBIT 20 HALAMAN / HARGA ECERAN Rp3000 Rp3000

foto:setyo wuwuh/temanggung ekspres

UNJUK RASA. Puluhan masa yang tergabung dalam Aliansi Aktivis Relawan Peduli HIV/Aids melakukan unjuk rasa di DPRD Temanggung, Selasa (1/12).

Aktivis Tuntut Hak-hak ODHA Dipenuhi

SEMENTARA ITU Revisi UU KPK Jalan Terus JAKARTA - Agenda revisi Undang-Undang KPK makin terbuka lebar. Selain pihak DPR yang memang akhirnya mengambil posisi sebagai inisiator, pihak pemerintah juga terus mengirim sinyal persetujuan. Kali ini, lampu hijau juga telah diberikan pihak istana. Melalui Sekretaris Kabinet Pramono Anung, istana juga menyatakan kalau penguatan terhadap UU KPK diperlukan. Sebab, kata dia, ada beberapa persoalan yang belum bisa terselesaikan oleh undang-undang yang ada saat ini. Menurut dia, kesimpulan tentang perlunya ada penguatan tersebut telah menjadi pembahasan bersama antara pimpinan KPK dan pemerintah beberapa waktu lalu. ke hal 3

Angel karamoy Bikin Kecewa Suami BE RE DARNYA foto ciuman dan pelukan Angel Karamoy dengan vokalis grup musik Ungu, Pasha, di sosial media (Sosmed) menambah panjang fakta terjadi sesuatu yang salah dengan rumah tangganya. ke hal 3

LOGIS DOKTER MEDI Profil Pengasuh Rubrik DIALOG Inspirasi Sehat (LOGIS) Dokter Medi Wirawan Magelang. Rubrik sehat holistik ini diasuh oleh dr. Medi Wirawan, DFM, MPH seorang Dokter Konsultan Sehat Holistik dengan riwayat pendidikan alumni Fakultas Kedokteran UGM Yogyakarta tahun 1994 (dr), alumni Post Graduate Training Course in Forensic and Medicolegal Groningen University Netherlands tahun 2003 (DFM), dan alumni Magister Manajemen Rumah Sakit UGM Yogyakarta tahun 2013 (MPH). Riwayat pekerjaan pernah menjadi Dokter POLRI selama 15 tahun (tahun 1990-2005), dengan pangkat terakhir Ajun Komisaris Polisi jabatan terakhir sebagai Kepala Seksi Kedokteran dan Kesehatan Kepolisian Wilayah Kedu, pernah menjadi Wakil Direktur Pelayanan Medik di Rumah Sakit Queen Latifa Ringroad Barat Yogyakarta (tahun 20112012), dokter Penanggung jawab Unit Hemodialisa Golden PMI Propinsi DIY di Gamping Sleman (tahun 2012-2013). Pekerjaan sekarang sebagai Dokter kontrak Yayasan Kesehatan PT Telkom Area Jateng dan DIY praktek di Apotek Indonesia pagi : jam 09.0011.00 dan sore : jam 16.00-18.00 (sejak 2006 sampai sekarang). ke hal 3

Peringati Hari AIDS Sedunia TEMANGGUNG – Puluhan masa yang tergabung dalam Aliansi Aktivis Relawan Peduli HIV / Aids Temanggung, mengelar aksi unjuk rasa di

bawah patung Pak Tani, Selasa (1/12). Mereka menuntut agar nasib pengidap HIV/ Aids atau ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) diperhatikan. Dengan mengusung keranda sebagai simbol dari kematian para ODHA yang tidak mendapatkan perhatian dari

pemkab setempat, dari Tugu Pak Tani mereka berjalan menuju gedung wakil rakyat yang lokasinya hanya berjarak sekitar 50 meter. “Keranda ini tidak hanya sebagai simbol kematian dari para ODHA saja, tapi juga simbol telah matinya perasaan wakil

Akmil Layangkan Protes ke IPDN Terkait Pemukulan Terhadap 2 Taruna di Jatinangor MAGELANG - Pihak Akademi Militer (Akmil) Magelang menyatakan protes terkait peristiwa pemukulan yang diduga dilakukan praja IPDN terhadap taruna Akmil saat berkunjung ke kampus IPDN pada 19 November lalu. Kepala Penerangan dan Hubungan Masyarakat Akademi Militer Magelang, Letnan Kolonel Inf Asep Kusman menegaskan, pihaknhya sudah melayangkan protes keras kepada IPDN atas kasus yang menimpa taruna saat berkunjung. Dia meminta agar IPDN mampu memberi tindakan tegas oknum praja sesuai dengan regulasi yang ada di Akmil.”Kami sudah melayangkan protes kepada IPDN terkait insiden tindak penyim-

pangan itu. Masa tamu diperlakukan seperti itu,” katanya saat dihubungi, Selasa (1/12). Menurut perwira dengan melati dua di pundaknya itu, selama ini taruna Akmil memang dididik keras untuk sikap ketegasan dan kebenaran. Namun, bukan keras untuk agar bisa menjadi preman.”Ketegasan yang diberlakukan di lembaga yang berada di Lembah Tidar ini, adalah sudah jelas, bahwa taruna tidak boleh berkelahi, mencontek, berbuat asusila, narkoba, dan semacamnya,” tandasnya. Bila ada yang sampai melanggar aturan, imbuhnya, sudah pasti akan mendapat sanksi yang tegas pula. Karena itu, pihaknya mendesak agar oknum praja yang terli-

bat pun dapat ditindak tegas. Insiden pemukulan terhadap taruna Akmil itu bermula ketika pada tanggal 19 November para taruna berkunjung ke IPDN Jatinagor, Bandung. Upaya kunjungan ini merupakan program yang sudah dilakukan sejak beberapa tahun terakhir dengan adanya kerja sama Departemen Pertahanan dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), juga Mabes TNI.”Kerja sama dengan Kemendagri karena IPDN di bawah Kemendagri. Pada hari itu juga ada praja IPDN yang berkunjung ke Akmil dan mereka diterima dengan baik dan segala keramahan serta di hormati,” ujarnya. ke hal 3

Tak Bisa Kerja, Dirjen Pajak Mundur JAKARTA - Target penerimaan pajak pada APBN-P 2015 yang dinilai terlalu muluk, ternyata membikin Dirjen Pajak Sigit Priadi Pramudito tertekan. Prediksi banyak pihak bahwa target penerimaan pajak sebesar Rp 1.294 triliun yang tidak bakal tercapai pun terbukti. Hingga akhir November, penerimaan pajak baru 65 persen dari target. Padahal, pajak menjadi tumpuan utama penerimaan negara, apalagi di tengah kondisi perlambatan ekonomi seperti sekarang ini.

Tidak kuat menanggung beban berat tersebut, Sigit memutuskan mundur. Surat pengunduran dirinya pun telah diberikan Menkeu Bambang Brodjonegoro, kemarin (1/11) pagi. Menanggapi pengunduran diri orang nomor satu di Ditjen Pajak tersebut, Bambang pun bergerak cepat. Malam harinya, mantan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) tersebut langsung melantik seorang Plt pengganti Sigit. Yang dipilih Bambang adalah Staf Ahli Dirjen Pajak

Ken Dwijugiasteadi. “Iya sudah, tadi sudah dilantik Pak Ken sebagai Plt sampai ada (Dirjen Pajak) yang ditunjuk definitif. Tadi pagi suratnya (pengunduran diri), per besok (sudah diganti),” kata Bambang di Gedung Kemenkeu, tadi malam. Bambang menguraikan, alasan pengunduran diri Sigit tidak lain adalah melesetnya target penerimaan pajak yang telah ditetapkan dalam APBN-P 2015.

rakyat Temanggung terhadap para ODHA,” teriak lantang salah satu orator Tomy Rendra Sukmonoadi, kemarin. Para demonstran yang terdiri dari PMII, Mahasiswa Akper Ngesti Waluyo, siswa SMK Swadaya, SMA PGRI serta beberpa elemen lainnya,

merangsek masuk ke Gedung DPRD Kabupaten Temanggung untuk mencari dan menemui anggota dewan. Polisi yang berjaga sempat kewalahan untuk menahan massa yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, ODHA, dan ke hal 3

Setahun, Rawat 15 Bayi HIV SURABAYA - Bayi yang dilahirkan perempuan berstatus positif HIV sangat rentan tertular penyakit yang sama. Di RSUD dr Soetomo, sejak Januari hingga September tahun ini, ada 78 bayi yang lahir dari ibu positif HIV. Dari jumlah tersebut, 20 di antaranya meninggal. Sementara itu, bayi positif HIV/AIDS yang pernah dirawat mencapai 15 pasien. Dokter spesialis anak di RSUD dr Soetomo dr Leny Kartika menyatakan, peluang ibu menularkan virus HIV kepada anak mencapai 40 persen. Penularan tersebut biasanya terjadi saat dalam kandungan, ketika melahirkan, dan saat menyusui. “Masingmasing peluangnya sekitar 15 persen,” tuturnya. Bayi yang baru lahir dari ibu yang positif HIV/AIDS akan diberi provilaksis untuk mencegah berkembangnya virus. Selanjutnya, kondisi bayi akan diperiksa setelah berusia 18 bulan. Tujuannya, mengetahui bayi itu terjangkit HIV atau tidak. Sebelum bayi berusia 18 bulan, dokter biasanya belum melakukan tes virus. Sebab, bayi masih membawa imunitas dari ibunya. Hal tersebut membuat hasil pemeriksaan berpotensi tidak akurat. “Kalau dicek, terkadang hasilnya positif, tapi positif palsu. Nanti, saat bayi berusia 18 bulan, hasilnya bisa negatif,” jelasnya. Dia menuturkan, sebenarnya ada metode yang bisa digunakan untuk memeriksa bayi berusia kurang dari 18 bulan. Yakni, polymerase chain reaction

(PCR). Namun, biaya tindakan medis itu mahal. Ketika anak sudah dinyatakan positif HIV/AIDS, terapi yang diberikan adalah pemberian anti recto viral (ARV). Obat tersebut berfungsi menekan jumlah virus di dalam tubuh penderita. Harapannya, setelah virus ditekan, tidak ada infeksi tumpangan yang menyerang. “Penderita HIV itu yang dikhawatirkan ketika ada infeksi tumpangan. Efeknya bisa membuat kondisi drop,” kata dokter yang bertugas di Unit Perawatan Intermediet dan Penyakit Infeksi (UPIPI) RSUD dr Soetomo tersebut. Bagaimana dengan bayi berusia kurang dari 18 bulan yang belum dilakukan tes deteksi HIV? Menurut dia, yang perlu dipantau ialah bayi tersebut terkena infeksi tumpangan atau tidak. Jika iya, yang harus diobati adalah infeksinya. “Demikian juga ketika sudah terkena infeksi dan baru diketahui dia terkena HIV, pengobatan dilakukan untuk menyembuhkan infeksinya. Kalau diobati dengan ARV, dikhawatirkan nanti malah kebal,” ujarnya. Untuk meminimalkan penularan ibu kepada anak, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Pertama, melakukan skrining terhadap ibu hamil. Dia menyatakan bahwa hal itu paling efektif. Sejak Januari sampai September tahun ini, Dinkes Jatim sudah melakukan skrining terhadap 30.526 ibu hamil. Hasilnya, 170 ibu hamil ditemukan mengidap HIV. ke hal 3

ke hal 3

Mengenang Mayor Inf Jhon De Fretes yang Gugur di Papua

Istrinya Tegar, John Dipindah ke Papua Sejak 2014 Mayor Inf Jhon De Fretes adalah sarjana Teologi yang bertugas sebagai pendeta di tanah Papua sejak 2014 silam. Peristiwa penembakan yang menimpa Jhon terjadi Senin malam. Saat itu, dia dan beberapa anggota TNI lainnya diketahui hendak melaksanakan pemantauan di Distrik Mamberamo Tengah, Kabupaten Mamberamo Raya, Papua. SOLIKHAH AP, Magelang TENDA di rumah duka, di komplek perumahan TNI Pancararga Jalan Ar-

Redaksi, Iklan dan Pemasaran: Jl. A. Yani No 348 Magelang Telp. (0293) 310846

foto:solikhah ambar p/magelang ekspres

Mayor Inf Jhon De Fretes

juna III No 4 Desa Banjarnegoro, Kecamatan Mertoyudan, juga diketahui sudah terpasang sejak Senin malam kemarin. Keluarga, teman, sahabat, para tetangga dan handai taulan masih menunggu kedatangan jenazah di rumah duka. Rencananya, jenazah Jhon akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan di sasana Giriloyo, Kota Magelang jika telah tiba. Jhon sendiri selama ini berstatus perwira penghubung karena ada satu kabupaten tidak ada Kodimnya. Dalam perjalan menuju lokasi pemantauan, ia dihadang kelompok orang yang diduga dari Organisasi Papua Merdeka (OPM). Anggota OPM itu tiba-tiba melepaskan tembakan ke arah perut Jhon hingga gugur. Sedangkan dua temannya berhasil menyelamatkan diri.

TAK BISA KERJA DIRJEN PAJAK MUNDUR jempol dua untuk pak dirjen

TUNTUT HAK ODHA DIPENUHI kurang opo to?

ke hal 3

Web: magelangekspres.com, E-mail: redaksi@magelangekspres.com, iklanmglekspres@gmail.com


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.