3 des

Page 1

MAGELANG EKSPRES CMYK

Korane Wong Kedu

KAMIS 3 DESEMBER 2015

TERBIT 20 HALAMAN / HARGA ECERAN Rp3000 Rp3000

Penggabungan Polsek Bandongan Langgar UU

foto:wiwid arif s/magelang ekspres

KOMPAK. Kapolres Magelang Kota AKBP Edi Purwanto melakukan salam komando dengan Kapolres Magelang AKBP Zain Dwi Nugroho usai pengukuhan dan penetapan status Polsek Bandongan di aula Mapolres Magelang Kota Selasa (2/12).

SEMENTARA ITU, Bupati Magelang Zaenal Arifin menyebutkan, se suai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 tahun 2007 tentang Daerah Hukum Kepolisian Republik Indonesia, disebutkan bahwa dalam melakukan perubahan daerah hukum kepolisian, Kapolri berkoordinasi dengan instansi terkait antara lain menteri yang membidangi pendayagunaan aparatur negara, menteri yang membidangi keuangan, badan yang membidangi perencanaan dan pembangunan nasional, termasuk dengan pemerintah daerah setempat. Pemerintah daerah dalam hal ini Kabupaten Magelang. “Selama ini, kita kan tidak pernah dilibatkan. Jadi begitu ada undangan terkait acara itu (penetapan status Polsek Bandongan), kami bersama sejumlah instansi

terkait, dan perwakilan dari desa serta kecamatan di Bandongan langsung melakukan koordinasi. Dan hasilnya, kami sepakat untuk tidak hadir dalam acara tersebut,” jelas Zaenal. Dari hasil koordinasi tersebut, lanjutnya, juga diketahui bahwa sebagian besar warga di Kecamatan Bandongan menolak adanya penggabungan wilayah hukum Polsek Bandongan menjadi wilayah Polres Kota Magelang. “Jadi terkait adanya undangan penetapan wilayah hukum itu, kita sudah jawab dengan mengirimkan surat resmi. ke hal 3

Bupati Tetap Menolak Kapolda Anggap Bupati Ngambek MAGELANG - Meski Kapolri sudah merestui penggabungan Polsek Bandongan yang berada di Kabupaten Magelang ke Polres Magelang Kota di wilayah Kota Magelang dan pejabat di bawahnya, mulai dari Kapolda hingga Kapolres Kota/Kabupaten Magelang tinggal melaksanakan keputusan tersebut, namun

Pemkab Magelang tetap menolak keputusan tersebut. Sikap penolakan tersebut ditunjukkan Bupati Magelang Zaenal Arifin dengan tidak menghadiri acara penetapan dan pengukuhan status Polsek Bandongan, di aula Mapolres Magelang Kota, Rabu (2/12). Sebab, selama ini Pemkab Magelang merasa sama sekali tidak dilibatkan dan diajak koordinasi dalam proses penggabungan Polsek Bandongan menjadi komando Polres Magelang Kota.

Krisdayanti Bahagia untuk Yuni Shara JAKARTA - Cinta memang tidak mengenal siapa yang dituju. Yuni Shara pernah menjadi kekasih Raffi Ahmad. Pada Januari 2013, Raffi ditangkap karena penyalahgunaan zat psikotropika ketika bersama Wanda Hamidah. Kini Yuni Shara menjalin kasih dengan mantan suami Wanda. ke hal 3

LOGIS DOKTER MEDI Rumah Sehat Holistik DIALOG Inspirasi Sehat Dokter (LOGIS) Medi Wirawan Magelang. Sebagai upaya memenuhi hal hal berkemasan sehat perlu adanya wadah atau fasilitas yang mendukung keberadaannya. Fasilitas paradigma sakit yang tersedia saat ini adalah fasilitas yang benuansa sakit atau sakit sebagai kata kunci (password) untuk mengaksesnya. Seperti fasilitas fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama untuk orang orang yang menderita sakit (paradigma sakit) yang dikenal dengan nama puskesmas hingga fasilitas rawat inap orang sakit yang dikenal dengan nama rumah sakit. Akses masyarakat ke fasilitas fasilitas layanan masyarakat tersebut harus berupa keluhan sakit. Apabila anda sedang dalam kondisi sehat (tidak sakit) ke hal 3

Meski begitu acara yang dihadiri oleh Kapolda Jawa Tengah Inspektur Jenderal (Irjen) Pol Noer Ali tetap berjalan sesuai rencana. Selain dihadiri Kapolres Magelang dan Kota, jajaran Polsek Bandongan, juga Sekda Kota Magelang dan sejumlah tokoh masyarakat. Kapolres Magelang AKBP Zain Dwi Nugroho mengaku ikhlas melepas satu dari 21 polsek yang ada di Kabupaten Magelang. Demikian pula Kapolres Magelang Kota AKBP Edi Pur-

wanto mengaku akan mematuhi intruksi Kapolda Jawa Tengah terkait penempatan personel di Polsek Bandongan Kapolda Jateng Irjen Pol Noer Ali menganggap Bupati Magelang Zaenal Arifin ngambek mengurus penggabungan wilayah hukum Polsek Bandongan ke Polres Magelang Kota. Menurut Noer, kekesalan Bupati dan Pemkab Magelang terkait rencana tersebut wajar adanya, karena kurangnya pemahaman dalam

aturan kepolisian.”Sekarang tugas Kapolres Magelang Kota untuk segera menyosialisasikan tugas-tugas kepolisian kalau di Polsek Bandongan sudah masuk kota. Sedangkan tugas Kapolres Magelang tolong jelaskan penggabungan ini kepada Forpimda dan Bupati Magelang yang masih ngambek itu,” kata Noer Ali, di sela penetapan status Polsek Bandongan, di aula Mapolres Magelang Kota, Rabu (2/12). Ia menilai, sikap kesal yang

Zaenal Arifin Bupati Magelang

diwujudkan Pemkab Magelang terkait rencana penggabungan Polsek Bandongan menjadi komando Polres Magelang Kota, karena mereka tidak paham aturan internal Polri. Ia menyebut, polsek memang bagian dari Muspika, akan tetapi secara organisasi tetap berada di bawah Mabes Polri.”Bupati Magelang ngambek tidak apa-apa, karena kemungkinan memang karena ketidaktahuannya,” tuturnya. ke hal 3

Komisi A Tolak RAPBD Pengadaan Tanah TEMANGGUNG - Komisi A DPRD Temanggung, terpaksa menolak mentah-mentah pengajuan anggaran pengadaan tanah untuk pasar hewan di Kecamatan Ngadirejo yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Temanggung. Berdasar Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2016 yang diajukan, dinilai terlalu tinggi dengan harga tanah yang ada di kecamatan tersebut. “Setelah kami bahas di komisi, harga tanah yang diajukan masih terlalu tinggi. Untuk sementara kami tolak, kami serahkan lagi ke badan anggaran untuk dibahas kembali,” kata Ketua Komisi A Muh Sayid saat menyampaikan hasil pembahasan RAPBD pada sidang paripurna, Rabu (2/12). Sayid mengatakan, selain terlalu tinggi harga tanah yang diajukan, yakni Rp750 ribu per meter persegi itu tidak realistis. Harga tersebut terlalu besar dan akan memberatkan keuangan daerah. “Kami minta pemerintah untuk menganggarkan kembali dan diajukan ke DPRD untuk dibahas kembali,” pinta Sayid yang juga Ketua Fraksi Partai

Nasdem ini. Ia menyebutkan, dalam RAPBD 2016 yang diajukan eksekutif, tertulis dana sebanyak Rp11,73 miliar untuk pengadaan tanah pasar hewan Ngadirejo seluas 15.640 meter persegi. Anggaran itu atas pertimbangan harga taksiran tanah Rp750 ribu per meter persegi. “Ini tidak rasional, harga tanah di daerah itu mungkin di bawah Rp500 ribu. Lagipula harga tanah juga sangat tergantung dari lokasi,” kata dia. Padahal katanya, lokasi tanah yang rencananya akan digunakan untuk pasar hewan ini berada jauh dari jalan utama. Jika dilihat dari lokasinya, kemungkinan harga tanah di daerah tersebut tidak setinggi harga yang diajukan. Ia menegaskan, jika Komisi A bukannya tidak setuju dengan pembangunan pasar, tapi karena pertimbangan taksiran harga tanah yang sangat besar. Dia mengungkapkan, meski memang ada appraisal dari pihak ketiga untuk penentuan harga tanah, namun biasanya taksiran itu tidak akan jauh dengan harga taksiran pemerintah. ke hal 3

foto:jpnn

KETERANGAN. Menteri Energi Sumber Daya Manusia (ESDM) Sudirman Said saat menyampaikan keterangan dalam persidangan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) kemarin.

Adu Kuat Kepentingan di Sidang MKD Sudirman Serahkan Rekaman Lengkap Kasus Freeport JAKARTA - Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) kemarin memulai rangkaian persidangan dugaan pelanggaran etik Ketua DPR Setya Novanto. Kuatnya kepentingan politik dalam persidangan etik membuat suasana persidangan yang berlangsung terbuka tidak menyasar pada hal-hal substantif. Beberapa anggota dewan justru menanyakan kepada Menteri Energi Sumber Daya Manusia (ESDM) Sudirman Said sejumlah materi diluar aduan.

Untuk pertama kalinya, MKD kemarin menggelar sidang terbuka untuk memeriksa proses aduan etik. Sebanyak 17 anggota MKD datang lengkap dengan seragam toga. Seragam itu baru muncul sejak lembaga etik itu berubah nama dari Badan Kehormatan di periode lalu, ke MKD pada saat ini. Sudirman sendiri hadir bersama beberapa staf Kementerian ESDM sekitar setengah jam sebelum dimulainya persidangan pada pukul 13.00 WIB.

Sebelum sidang dimulai, dibacakanlah tata tertib persidangan. Seperti persidangan Mahkamah Konstitusi, sidang MKD yang dipimpin Surahman Hidayat itu juga menuntut ketertiban para peserta sidang. Hal ini termasuk penyebutan para pimpinan dan anggota MKD dengan sebutan Yang Mulia. Jalannya rapat berlangsung sekitar enam jam, dipotong masa skors yang berlangsung sekitar dua jam. ke hal 3

Melongok Karya Kepuasan Doktor Gerabah Timbul Raharjo di Kasongan

Unik, Menarik, Karyanya Laku Hingga Rp100 Juta Desa Kasongan tak ubahnya sebuah etalase tanpa ujung. Di tiap halaman rumah warga di kanan-kiri jalan, berbagai produk gerabah dengan beragam ukuran berebut menarik perhatian. M ASMAUL HUSNA S, Bantul TAPI, yang terbesar dan terlengkap berada di dekat gerbang selamat datang. Semua ada di Inspira, demikian nama galeri di desa di Bantul, Jogjakarta, tersebut. Mulai patung, vas, guci, sampai hiasan dinding. Dari produk untuk suvenir pernikahan hingga

Redaksi, Iklan dan Pemasaran: Jl. A. Yani No 348 Magelang Telp. (0293) 310846

foto:m asmaul husna/jawa pos

KOLEKSI. Timbul Raharjo dengan gerabah koleksinya.

karya setinggi 3 meter. Menonjolnya Inspira bila dibandingkan dengan semua etalase lain di Kasongan sekaligus menggambarkan buah pergulatan panjang sang pemilik, Timbul Raharjo. Di dunia seni kriya, dia sosok yang lengkap. Tak hanya dikenal sebagai pebisnis sukses, Timbul juga seorang doktor gerabah yang mengajar di ISI (Institut Seni Indonesia), Jogjakarta. Sekaligus penulis buku dan seniman yang tak gampang puas. ”Buyer datang selalu ingin lihat yang baru. Kekuatan kami ada pada etnisitas produk (ciri khas Indonesia, Red), juga material produk yang tidak ditemukan di negara lain,” ujar Timbul saat ditemui Jawa Pos di Kafe PT Timbul, beberapa waktu lalu.

BUPATI TOLAK PENGGABUNGAN POLSEK BANDONGAN kudu ono sing gelem ngalah

ADU KUAT KEPENTINGAN DI PERSIDANGAN MKD yo kuwi politik, sing kuat menang

ke hal 3

Web: magelangekspres.com, E-mail: redaksi@magelangekspres.com, iklanmglekspres@gmail.com


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.
3 des by yuz komenk - Issuu