5 des

Page 1

MAGELANG EKSPRES CMYK

Korane Wong Kedu

SABTU 5 DESEMBER 2015

TERBIT 20 HALAMAN / HARGA ECERAN Rp3000 Rp3000

MKD Ancam Panggil Paksa Riza Jika Dua Kali Mangkir

LOGIS DOKTER MEDI Konsultasi Sehat Holistik DIALOG Inspirasi Sehat (LOGIS) Dokter Medi Wirawan Magelang. Bentuk kegiatan utama sebuah fasilitas pelayanan kesehatan berbasis paradigma sehat adalah konsultasi sehat. Dan bentuk konsultasi sehat di Rumah Sehat Holistik adalah Konsultasi Sehat Holistik yang lebih melihat klien yang datang sebagai individu yang utuh dan menyeluruh dan dikenali dari dua aspek kesehatan raga dan struktur emosi dan kepribadiannya. Hal ini sangat berbeda dengan kegiatan di fasilitas pelayanan kesehatan berbasis paradigma sakit dimana saat pasien datang pasti ditanya : “Apakah keluhan sakit anda?” Emergency (gawat darurat) atau hanya biasa biasa saja? Berbeda kondisi akan berbeda pula tindakan dan penanganannya. Makin parah kondisinya akan makin lengkap, spesialistik dan mahal tindakan tindakan yang harus dilakukannya. Oleh karenanya bila seseorang sakit memerlukan jasa dokter sudah terkenal dalam istilah dan pikiran orang kebanyakan adalah : “berobat” bukan “periksa”. Karena harapanya setelah bertemu dan diperiksa oleh seorang dokter harus membawa obat pulang, bahkan tidak jarang akan timbul rasa bangga bila mendapat obat obatan yang mahal, beraneka ragam dan banyak. Satu tas kresek penuh obat obatan kimia untuk konsumsi rutin selama satu bulan penuh demi mengontrol penyakit yang dideritanya. ke hal 3

JAKARTA - Pengusaha Riza Chalid, Kamis (3/12) mangkir dari panggilan Mahkamah Kehormatan Dewan di DPR. Sedianya, Riza akan diperiksa sebagai saksi kasus pencatutan nama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla oleh Ketua DPR Setya Novanto, yang minta jatah saham PT Freeport Indonesia dengan imbalan perpanjangan kontrak karya. MKD mengancam akan memanggil paksa Riza dengan meminta bantuan polisi jika sekali lagi Riza mangkir. Namun Kapolri Jenderal Badrodin Haiti menegaskan, sejauh ini belum ada permintaan bantuan dari MKD untuk menghadirkan Riza.”Ya, kami kan belum diminta untuk pemanggilan (Riza),” ujar Haiti di Mabes Polri, Jumat (4/12). Menurut Haiti, di dalam Undang-undang Polri memang punya kewenangan menghadirkan pihak-pihak yang dimintakan DPR. “Di dalam perundang-undangannya ya kita punya kewenangannya,” ujarnya. Dia menegaskan, Polri bukan masalah soal siap atau tidaknya menghadirkan Riza

jika diminta MKD. Namun, apa yang dilakukan itu merupakan perintah hukum. “Kalau perintah hukum itu bukan siap atau tidak,” tegasnya. Memang, kata dia, belum ada sejarah Polri m e m bantu DPR m e n g hadirkan pihak yang dipanggil dalam persidangan di M K D . “Kalau menghad-

Riza Chalid

irkan di dalam RDP (Rapat Dengar Pendapat) iya pernah, tapi kalau ke MKD belum pernah,” kata dia. Saat ditanya apakah Polri sudah tahu keberadaan Riza sekarang ini? Haiti menjawab diplomatis. Orang nomor satu d i Ko r p s Bhayangkara itu menegaskan, kal a u pun ada di Indonesia ten-

MAGELANG - Paska penetapan Polsek Bandongan masuk dalam komando Polres Magelang Kota, sejumlah warga Bandongan mengaku resah. Mereka khawatir perluasan wilayah hukum tersebut nantinya akan merembet ke masalah administrasi. Salah satu warga Wonolelo, Kecamatan Bandongan, Ipang mengatakan, dirinya sudah tidak setuju sejak pertama kali kabar tersebut muncul.

Ipang mengaku khawatir, jika itu hanya taktik awal, yang kemudian diikuti oleh perluasan lainnya. Seperti perluasan wilayah yang ada, termasuk nantinya membayar pajak PBB ke Kota Magelang. “Kami khawatir kalau ini hanya langkah awal, kemudian nantinya wilayah Kecamatan Bandongan dicaplok Kota Magelang. Itu, yang menjadikan warga tidak setuju,” jelas Ipang. Senada dengannya, Kepala Desa Bandongan, Ahmad mengatakan bahwa sebagian warga sempat menolak penggabungan Polsek Ban-

dongan tersebut. Hal itu terungkap saat diadakannya jajak pendapat beberapa waktu lalu. Ahmad sendiri mengaku kaget dengan penetapan penggabungan Polsek Bandongan ke Polres Magelang Kota tanpa melibatkan warga masyarakat. “Untuk jelasnya coba langsung tanya Pak Bupati. Dulu, memang tidak setuju, tapi kok tiba-tiba infonya telah dikukuhkan,” ujarnya, kemarin. Ditandaskan, meski nanti ada perubahan secara administratif, mengenai kepengurusan surat menyurat akan ke hal 3

Pemkab Izinkan Perangkat Desa Utang Dana Desa Tahap III Belum Cair TEMANGGUNG – Pemerintah Kabupaten Temanggung, mengizinkan kepada perangkat desa di 266 desa di wilayahnya untuk berutang kepada pihak ketiga dan penyedia bahan bangunan. Hal itu dilakukan demi kelancaran pembangunan yang ada di masing-masing desa.

Izin diberikan, lantaran hingga saat ini transfer dana desa tahap III dari pemerintah belum juga turun. Padahal untuk melanjutkan pembangunan yang sedang dilakukan saat ini desa-desa sangat membutuhkan dana. “Nantinya, utang pasti akan dibayar dengan dana desa tahap III jika sudah cair, mungkin di pertengahan bulan Desember,” ujar Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat

dicekal,” ungkap Haiti. Seperti diberitakan, Riza mangkir dari panggilan MKD, kemarin (3/12). Jika sekali lagi tak hadir, MKD akan meminta bantuan polisi untuk memanggil paksa pengusaha minyak tersebut. “Ya kita panggil paksa,” kata Wakil Ketua MKD Junimart Girsang di sela-sela sidang MKD, di DPR, Kamis (3/13) sore. Riza dijadwalkan memberikan kesaksian bersama dengan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin. ke hal 3

Maroef Sjamsoeddin

Khawatir Pemekaran Meluas ke Administrasi Sebagian Warga Bandongan Menolak

tu belum bisa diapa-apakan. Kalau pun di luar negeri, lanjut dia, juga belum bisa diapa-apakan. “Karena belum penyidikan statusnya. Karena statusnya masih saksi, kecuali jaksa nanti menetapkan dia tersangka baru b i s a

dan Desa (Bapermades) Kabupaten Temanggung, Agus Sarwono, Jumat (4/12). Ia mengatakan, besaran dana desa tahap III yang diterima mencapai Rp14,74 miliar dari total dana transfer yang mencapai Rp72,4 miliar. Jumlah itu mencapai 20 persen dari total keseluruhan dana desa. Dana akan disalurkan pada 266 desa di wilayah Temanggung.

Setya Novanto

Kodim Terjunkan 1 SSK Back up Polisi Amankan Pilkada Serentak 2015 MAGELANG - Mengantisipasi kegiatan kampanye terbuka pemilihan walikota dan wakil walikota Magelang, Kodim 0705/Magelang memback up Polres Magelang Kota Magelang yang melaksanakan pengamanan kegiatan tersebut. Kampanye terbuka dilaksanakan pada tanggal 3, 4 dan 5 Desember. Pasangan calon No urut 3, Joko Prasetyo- Priyo Waspodo (jalur independen) mendapatkan kesempatan berkampanye pada Kamis (3/12) yang dipusatkan di halaman Magelang Theatre Kota Magelang. Kampanye paslon nomer urut 1 Sigit Widyonindito-Windarti Agustina digelar Jumat (4/12) di kawasan Sidotopo, Magelang Utara

dan paslon nomer urut 2, Moch Haryanto-Agus Susatyo mendapat jatah kampanye terbuka hari ini (Sabtu 5/12). Sebelum melaksanakan pengamanan kampanye, pasukan Kodim 0705/ Magelang mengikuti apel kesiapan di halaman Mapolres Magelang Kota. Ap el kesiapan yang dipimpin oleh Kapolres Magelang Kota AKBP Edi Purwanto tersebut selain mengecek tentang kesiapan juga untuk memberikan arahan dan penekanan kepada para personel dalam mengatasi kemungkinan yang terjadi. Dalam penekanannya Kapolres mengatakan bahwa pengamanan yang dilaksanakan adalah pengamanan secara persuasif dalam menindak pelanggaran jalanya kampanye rapat terbuka. ke hal 3

ke hal 3

Kreativitas Bank Sampah Lembah Tidar Lestari Kota Magelang Merapihkan Gigi Pengasuh rubrik konsultasi yang terhormat, gigi saya berlubang bagian bawah dekat gigi geraham tapi belum terlalu besar. Pada awalnya cek ke PKM dan ditambal dan susunan gigi bawah tidak rata dan setiap kali makan selalu ada sisa makanan. Apakah gigi saya bisa dirapihkan dengan dipasang behel? Dan kira-kira berapa uang yang harus dikeluarkan kiranya dokter bisa membantu. Terimakasih Septiana, Bandongan Kabupaten Magelang Jawaban : Pada dasarnya susunan gigi memang mempengaruhi kebersihan mulut, semakin gigi tidak beraturan semakin sulit untuk dibersihkan. Solusinya adalah dirapikan dengan perawatan orto cekat. Mengenai biaya silakan konsultasi ke poli rawat jalan gigi RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang setiap hari Senin - Sabtu (jam 09.00 - 12.00) Oleh : drg. Rina Kusumawati

Berdayakan Masyarakat dengan Kerajinan Sampah Kerajinan tangan saat ini cukup menopang perekonomian masyarakat. Di Kota Magelang sendiri, banyak masyarakat kreatif memanfaatkan sampah anorganik untuk menjadi kerajinan tangan yang tentu akan menambah pendapatan mereka. WIWID ARIF, Magelang KREATIVITAS itu salah satunya dilakukan oleh Bank Sampah Lembah Tidar Lestari. Menurut Fasilitator Kecamatan Magelang Selatan, Fatmawati, di tempatnya banyak ibu rumah tangga memanfaatkan limbah sampah anorganik yang di-

Redaksi, Iklan dan Pemasaran: Jl. A. Yani No 348 Magelang Telp. (0293) 310846

foto : wiwid arif/magelang ekspres

PEMBERDAYAAN. Sejumlah ibu rumah tangga di Kota Magelang diberi tambahan kreativitas mengolah kerajinan tangan dari daur ulang sampah, sebagai salah satu upaya peningakatan ekonomi dan kebersihan.

sulap menjadi tas, dompet, telapak meja, souvenir, sandal, map, dan aneka kerajinan lainnya.”Ini menjadi peluang usaha bagi masyarakat,” uja Fatmawati yang juga Bendahara Bank Sampah Kota Magelang Lembah Tidar Lestari itu, kemarin. Pesanan, katanya, banyak mengalir dari lokal dan luar daerah. Ia bercerita, pernah mendapat pesanan dari Jepang. Baginya, pelatihan daur ulang sampah memang penting diadakan, demi menumbuhkan kreativitas khususnya ibu-ibu rumah tangga. ”Ibu-ibu banyak yang mengusulkan pelatihan saat Kantor Lingkungan Hidup (KLH) dan Pengurus Bank Sampah Kota Magelang sosialisasi di kampung-kampung,” tuturnya.

MKD ANCAM PANGGIL PAKSA RIZA ra perlu ngancam, bukteke wae

PEMKAB IZINKAN PERANGKAT DESA HUTANG mesake, etuk dana akeh ra iso sing nggunake

ke hal 3

Web: magelangekspres.com, E-mail: redaksi@magelangekspres.com, iklanmglekspres@gmail.com


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.