Terbit 16 halaman | Harga Eceran: Rp 4.000 | Langganan: Rp 16.000 (Luar Jawa tambah ongkos kirim)
Edisi 144 | 11-17 Juli 2016
Harta La Nyalla Akhirnya Disita
Hacker Klaim Berhasil Bongkar Kecurangan Pilpres 2014
Tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah Kadin Jatim La Nyalla Mattalitti mengenakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Bundar Kejaksaan Agung
Pengadilan Nege ri Surabaya akhirnya menerbitkan surat izin penyitaan terhadap aset La Nyalla Matalitti, ter sangka korupsi dana hi bah Kamar Dagang dan Industri Jawa Timur. “Penyitaan sudah sele sai dan sudah ada persetu juan penyitaan,” terang Direktur Penyidikan Jak sa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung Fadil Zumhana di kantor Komisi Pember antasan Korupsi, Selasa, (28/6/2016) lalu. “Jadi kami menganggap penyi dikan ini sudah benar.” Dengan disitanya asset La Nyalla, Kejati akan men gajak KPK berkoordinasi menyelesaikan perkara korupsi dana hibah Kadin Jawa Timur. Salah satu tu juannya adalah memudah kan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur menyita beberapa aset La Nyalla. “Kami koordinasi ter
kait penanganan perkara ini dan melanjutkan per temuan Jampidsus dua minggu lalu,” ujar Fadil. “Koordinasi ini masih terkait penyidikan kasus La Nyalla di Kejati Jatim. Kami koordinasikan ke KPK su paya kasus penaganan perkaranya lebih cepat dan lancar,” tambah dia. Juru bicara Pengadilan Negeri Surabaya, Efran Basuning, menjelaskan, persetujuan dikeluarkan untuk memperlancar pro ses kasus La Nyalla hingga ke Pengadilan Tindak Pi dana Korupsi, meski izin tersebut terkesan berten tangan dengan putusan praperadilan atas kasus La Nyalla. Ketua Persatuan Sepak Bola Seluruh Indone sia itu telah tiga kali meme nangi praperadilan.”Kalau tidak dipenuhi, nanti jaksa protes lagi, biarkan dibuk tikan dalam persidangan,” ucap Efran.
Wih Seru, Gerindra Duelkan Buwas Lawan Ahok
Wajah almarhum Husni terlihat berbeda. Sebagian pihak menduga ketua KPU diracun.
nBaca: Harta... Hal 7
Gurihnya Praktik Calo dan Pungli Satpas Colombo (6)
Hanya Lewat “Polisi Calo” Pemohon SIM Bisa Bayar Mencicil
Biaya pembuatan SIM C normalnya Rp 100 ribu. UU soal pemberi dan penerima suap yang terpasang di Satpas Colombo seringkali diabaikan.
Kepolisian Republik Indonesia (Polri) pada Jumat 1 Juli 2016 merayakan ulang tahun ke-70. Banyak prestasi telah diraih Korps Bhayangkara yang patut diacungi jempol. Namun sayangnya, di tengah gegap gempita perayaan HUT Polri ke-70 tersebut, masyarakat masih banyak dikecewakan dengan pelayanan publik di lingkungan Polri, terutama dalam pengurusan surat izin mengemudi (SIM). Seperti yang dije laskan Komisioner Om budsman Republik Indone sia (ORI) Bidang Kepolisian Adrianus Meliala beberapa waktu lalu soal kepatuhan terhadap standar pelayanan publik. Banyaknya pung utan liar di Satpas SIM, kata Adrianus, tidak sesuai deng an Peraturan Pemerintah. “Ini tidak sesuai dengan Peraturan Pemerintah No mor 50 Tahun 2010 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak,” sebut Adrianus. Salah satu tempat pe layanan publik yang menjadi pantauan Lensa Indonesia adalah Satuan Pelayanan Ad ministrasi (Satpas) Colombo, Polrestabes Surabaya, Jalan Ikan Krapu no 2-4.
Komjen Budi Waseso dicalonkan Cagub DKI Jakarta.
Meski Kasatlantas Pol restabes Surabaya sudah diganti AKBP Adewira Neg ara Siregar, SIK, MSi dari sebelumnya AKBP Andre JW Manuputty yang menda patkan promosi jabatan se bagai Ka SPKT Polda Jatim, namun pantauan di lapangan masih terjadi calo dan pungli. Parahnya, calo dan pungli itu justru dikendalikan oknum polisi berinisial IR. Bahkan tidak tanggungtanggung, praktik calo terse but sudah terorganisir den gan rapi. Ratusan pemohon di lokasi mengaku tidak habis pikir dengan metode pengurusan SIM A/C yang berbelit-belit, bahkan meng habiskan waktu berjam-jam hanya sekedar untuk foto. nBaca: Hanya... Hal 7
Sebelum meninggal, Husni Kamil menantang beberapa pihak untuk mengaudit data KPU soal Pilpres 2014. Pasalnya, seorang hacker mengklaim berhasil membongkar kecurangan KPU yang memenangkan Capres tertentu. Sementara itu seorang politisi kondang menduga, Ketua KPU meninggal akibat diracun?
k
etua Komisi Pemi lihan Umum (KPU) Husni Kamil Manik menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Jakarta Selatan. “Ketua KPU meninggal, sekarang masih di RSPP,” kata Komisioner KPU Ferry Kurnia saat dihubungi mem benarkan kabar tersebut, Kamis (7/7/2016) malam. Husni meninggal di RSPP sekitar pukul 21.07 WIB. Jenazah Husni kemudian dibawa ke rumah duka di Jalan Siaga Raya No 23 A, Pejaten Barat, Pasar Min ggu, Jakarta Selatan. Sebelum meninggal du nia Husni Kamil mengeluh sesak napas. “Sempat ngo brol dengan saya, katanya sesak napas mau kontrol,” ujar Wakil Ketua Komisi IV DPR Viva Yoga Mauladi. Sebelum meninggal, lanjut Viva, Husni sudah menge luh sesak napas sejak pagi hari tadi. Ia pun kemudian langsung bergegas menuju rumah sakit. “Sesak napas dari pagi,” ujar Viva. Sementara itu Menteri Dalam Negeri Tjahjo Ku molo menyampaikan rasa duka cita “Selamat jalan sahabat
Ketua KPU Husni Kamil Manik.
saya,” ujar Tjahjo. Lebih lanjut Tjahjo me nilai sosok Husni Kamil Manik adalah sosok yang memiliki keteguhan dalam sikap dan prinsip yang kuat dalam memperjuangkan demokrasi. Selain itu, Husni menu rut Tjahjo adalah sosok yang komunikatif dalam rangka memecahkan masalah. “Sahabat saya yang selalu
membuka diri untuk terus berkomunikasi kalau ada hal-hal di daerah terkait pilkada serentak selama per siapan dan suksesnya pilkada serentak 2015,” kata Tjahjo. “Kita akan selalu men genang sosok pemikir dan pekerja keras yang demokra tis, komunikatif, memegang prinsip dan keyakinan,” kata Tjahjo menambahkan. Sayangnya, kepergian Husni tidak serta merta di tanggapi banyak orang seba gai sebuah kewajaran. Kepergian Husni yang men dadak justru membuat banyak kalangan bertanya-tanya. Ada yang menduga, Husni mening gal karena diracun. Berita kematian Husni sempat menjadi trending topik. Ada yang menyebut Husni meninggal dunia aki bat peradangan atau infeksi bisul. Bisul tersebut bertam bah parah karena penyakit diabetes yang sudah lama diderita oleh pria berumur 41 tahun tersebut. Namun sebuah status yang diposting oleh seorang netizen bernama Cut Meu tia Adrina membuat heboh. Pasalnya Meutia mengang gap ada indikasi kalau Husni diracun.
Secara mengejutkan, Partai Gerindra akan men gusulkan nama Komisaris Jenderal Budi Waseso (Bu was) sebagai calon peng geser Ahok di kursi Gu bernur DKI Jakarta 2017. Makin seru saja! Hal ini dikatakan Ketua DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, melalui pe san berantai elektronik, Jumat malam (8/7/2016). “Kami mengusulkan Buwas akan diduetkan sebagai Cagub DKI berdampingan dengan Sandiaga Uno seba gai Cawagub,” kata Sufmi. Bahkan, Sufmi meng ungkapkan jika pihaknya telah melakukan komu nikasi intensif dengan
pengurus di DPP dan Fraksi Gerindra di DPR RI beberapa hari terakhir. Hasilnya, calon Gubernur DKI dari Partai Gerindra mengerucut pada pen calonan Buwas. Peluang Buwas untuk maju sebagai cagub DKI Jakarta yang diusung Par tai Gerindra semakin be sar. Terlebih, partai sudah menyiapkan kadernya Sandiaga Uno sebagai pendamping Buwas. “Kami juga akan berko munikasi menjajaki koali si dengan PDIP, PPP, PKB dan PKS untuk meng usung pasangan tersebut,” tegas anggota komisi III DPR RI tersebut. nBaca: Wih Seru... Hal 7
Jokowi: Tax Amnesty Bukan Ampunan bagi Koruptor Halaman 2
Prabowo Bangunkan Sjafrie dari ‘Tidur Panjang’ Halaman 3
Hamka dan Pramoedya Berdamai Lewat Jalur Islam Halaman 8
DPR dan MPR Sarankan Semua Menteri Jokowi Mundur Halaman 9
nBaca: Ketua KPU... Hal 7
Meresahkan, Lagu “Lelaki Kerdus” Harus Dihapus dari Youtube Beredarnya video berjudul “Lelaki Kerdus” di YouTube dan media sosial membuat heboh jagat dunia maya Indonesia. Video terse but menampilkan seorang anak perempuan yang me nyanyikan lagu yang bercer ita tentang kemarahan anak terhadap sosok ayahnya yang menduakan ibunya. Lirik lagu “Lelaki Ker dus” tersebut dinilai tidak sesuai dinyanyikan dan dikonsumsi anak-anak.
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkom info) angkat bicara soal pere daran video “Lelaki Kerdus” ini. Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemenkominfo Ismail Cawidu mengatakan, pencipta lagu “Lelaki Kerdus” akan menurunkan videonya dari YouTube. “S et e l a h d i h u b u n g i , dengan kesadaran sendiri, (pencipta lagu) akan menu runkan dari YouTube,” tulis Ismail dalam pesan tertulis, w w w. l e n s a i n d o n e s i a . c o m
Kamis (30/6/2016). Namun, ditambahkan Ismail, karena sudah ban yak yang mengunduh dan mengunggah kembali video “Lelaki Kardus” ke berbagai media sosial, lagu tersebut saat ini masih beredar. Kemenkominfo pun akan menyurati pihak Google Indonesia sebagai pemi lik situs YouTube untuk memblokir video yang di maksud. nBaca: Meresahkan... Hal 7
Tayangan video lagu Lelaki Kerdus yang bikin heboh di jejaring sosial.