Terbit 16 halaman | Harga Eceran: Rp 4.000 | Langganan: Rp 16.000 (Luar Jawa tambah ongkos kirim)
Edisi 150 | 22 - 28 agustus 2016
Kalian Jangan Diam aja Jokowi tuh Disandera Ahok Presiden Jokowi harus dibebaskan dari sandera politik Ahok, Mega bisa melakukannya, caranya dengan melikuidasi Ahok dari DKI, dengan demikian Ahok tidak punya instrumen mengancam Jokowi.
k
oordinator Gera kan Indonesia Ber sih (GIB) A dhie Massardi menga takan klaim Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mendapatkan restu dari Ketua Umum PDI Perjuang an Megawati Soekarnoputri mempunyai maksud ter tentu. Tujuannya adalah men desak Mega segera melabuh kan dukungannya kepada di rinya, dengan embel-embel pasangannya Djarot Saiful Hidayat. Apakah bisa Ahok mendesak Mega? Adhie menuturkan bagaimana alur ceri tanya. Cerita berangkat dari Jakarta Utara. Ahok yang baru beberapa pekan menjabat sebagai Guber nur DKI Jakarta, meng gantikan Joko Widodo yang menjadi Presiden RI, menerbitkan izin reklamasi melalui Kepu tusan Guber
Obral Remisi 128 Koruptor Cederai Semangat Antikorupsi
Di Hari Kemerdekaan ke-71 Republik Indonesia, pemerintah memberikan remisi terhadap 82.015 narapidana di seluruh In donesia. Jumlah ini terbagi dalam dua remisi yakni remisi umum I sebanyak 78.487 narapidana dan remisi umum II sebanyak 3.528. Hal itu dikatakan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna Laoly usai memimpin up acara di kantor Kemen kumham, Rabu, 17 Agustus 2016. “ Yang dapat remisi umum II ini langsung be bas,” kata Yasonna. Jumlah 82.015 narapi dana yang mendapat remi si ini berasal dari 131.954 narapidana yang selama ini mendekam di berbagai lembaga pemasyaraka tan di Indonesia. Selain itu, masih ada lagi 67.426 tahanan yang tinggal di berbagai rumah tahanan di Indonesia. “Tapi kalau yang dapat remisi ini hanya narapidana. Tahanan itu kan belum selesai proses
Grace Natalie.
hukumnya,” ucapnya. Seperti pemberian re misi di momen-momen lainnya, remisi kemerdeka an ke-71 RI pun didominasi oleh narapidana tindak pidana umum yang jum lahnya mencapai 68.633 narapidana. Sementara narapidana narkoba be rada di urutan kedua ter banyak dengan jumlah 12.761 narapidana yang mendapat remisi. nBaca: Obral... Hal 7
nur Propinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Nomor 2238. Izin pelaksanaan rekla masi ini dikeluarkan pada tanggal 23 Desember 2014. Yakni untuk pelaksanaan reklamasi Pulau G pada PT Muara Wisesa Samudra. Soal reklamasi pulau ini berkasus dan saat ini tengah bergulir di Komisi Pemberantasan Ko rupsi (KPK) dengan awalan kasus suap. Soal perijinan reklama si tersebut, Ahok disebutsebut mempunyai kartu truf yang sekaligus digunakan untuk menyandera Jokowi. Pernyataan Ahok didukung Mega dengan catatan ber pasangan dengan Djarot mer upakan upayanya agar Jokowi segera mengambil tindakan. “Orang salah menduga du kungan Jokowi kepada Ahok, saya melihatnya lebih kepada Jokowi disandera oleh Ahok. Pernyataan Ahok didukung Mega ini sinyal agar Jokowi segera mengambil tinda kan ke PDIP, ke Mega,” kata Adhie, Kamis (18/8/2016).
Surat Terbuka Rakyat Palestina Bermimpi Hidup di Alam Indonesia
“Di Sini Bayi-Bayi Mati di Pangkuan Ibunya Akibat Serangan Bom” Hari bersejarah 17 Agus tus 2016 memasuki usia 71 tahun. Meski tidak dike tahui pasti jumlah nyawa pahlawan yang jadi kor ban, namun sepanjang 350 tahun terjajah, diasumsi kan jutaan pembela bumi pertiwi meregang nyawa. Kini, masyarakat tinggal menikmati hidup merdeka, aman dan sejahtera. Namun kemerdekaan ini tidak berlaku bagi se orang lelaki paruh baya ber status suami di Gaza City, Jalur Gaza, Palestina. Dia memimpikan hidup bisa di Indonesia. Abdullah Gaza, terkagumkagum dan beranggapan betapa ‘nikmat’ tinggal di Indonesia, negeri berpen duduk muslim terbesar dun ia, memiliki aneka kekayaan alam, subur, masyarakatnya banyak yang makmur, damai dan sejahtera. nBaca: Doa... Hal 7
Kartu truf yang dipegang Soal politik sandera yang Ahok, lanjutnya, menjadi dilancarkan Ahok ini, Adhie senjata utamanya. Jika tidak menyinggung bagaimana segera mengambil tindakan, pihak yang berseberangan bukan tidak mungkin du soal reklamasi dibuat tidak gaan keterlibatan Jokowi berkutik melalui tangan dengan pengem Presiden Jokowi. bang reklamasi Salah satunya akan dibuka Rizal Ramli yang perlahan-lahan sejak awal meno Ahok ini oleh Ahok. lak reklamasi sebenarnya Di sisi lain, tiba-tiba dicopot bukan pendaftaran bakal dari kursi Menko sahabat baik calon Gubernur Maritim. Jokowi, tetapi dan bakal calon Begitu juga menyandera, wakil Gubernur dengan Men Ahok telah dijadwalkan teri Lingkungan pada pertengahan Hidup dan Kehu menyandera September men tanan Siti Nurba Jokowi. Dengan datang. Sementa ya dan Menteri melihat fakta ra dukungan dari Kelautan dan sebelumnya, partai terbesar Perikanan Susi Ahok menyeret di Jakarta, PDIP, Pudjiastuti yang Jokowi dalam tidak kunjung di dibuat tidak ber berbagai terima Ahok. kutik oleh Ahok. kasus. Itu kan “Ahok ini se Padahal periji ancaman. benarnya bukan nan reklamasi sahabat baik sangat jelas me Jokowi, tetapi nyalahi aturan Adhie menyandera, yang ada. Massardi Ahok menyan Dalam harid e r a Jo kow i . hari ke depan, Dengan melihat fakta sebe Adhie belum berani mengam lumnya, Ahok menyeret bil kesimpulan apakah Mega Jokowi dalam berbagai ka atas permintaan Jokowi sus, terakhir soal reklamasi, akhirnya menuruti keingi bahwa pengembanglah yang nannya. Yakni menentukan menjadikan Jokowi sebagai pilihannya kepada Ahok da Presiden. Itu kan ancaman,” lam Pilkada DKI Jakarta. jelas Adhie. nBaca: Kalian... Hal 7
Doa Menggemparkan Syafii di Sidang MPR/DPR Ternyata Tanpa Konsep
Syafi’i menangis saat mengucapkan doa yang menghebohkan ruang sidang paripurna.
Wanita Palestina demo memprotes kekejaman Israel. Senjata mereka hanya sebongkah batu.
Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Muham mad Syafii, menjadi salah satu orang yang paling ba nyak dibicarakan setelah Sidang Tahunan MPR, DPR dan DPD RI di ge dung parlemen, Jakarta, Selasa (16/8/2016). Doa yang ia bawakan sebagai penutup sidang yang disiarkan langsung oleh beberapa stasiun televisi itu membuat he boh publik.
Di media sosial, bere dar luas rekaman video di mana ia membawakan doa. Bahkan, disebutsebut sebagai “doa paling menggemparkan”. Isinya mengangkat reali tas kondisi bangsa. Namun tak sedikit menganggap doanya lebih berat berisi kritik kepada pemerintah, menohok para pemimpin negara yang korup dan hanya memberikan janjijanji palsu kepada rakyat. nBaca: Doa... Hal 7
RSUD Dr Soetomo Diduga Telantarkan Bayi Prematur Hingga Tewas
“Bayi Kami Dibiarkan Kedinginan Tanpa Inkubator, Hanya Karena Kita Pakai SKTM”
Pasangan Muhammad Royhan (24) dan Azizatul Khoiro (21) tersedu mengetahui putranya yang baru lahir Muhammad Zafran meninggal karena terlambat dimasukkan ke dalam inkubator. Insert: Jenazah bayi
Peristiwa tragis nan menyedihkan dialami pasang an Muhammad Royhan (24) dan Azizatul Khoiro (21) warga Jalan Tembok Dukuh 9/2 Surabaya, Jawa Timur. Putranya yang baru lahir se cara prematur diduga ditelan tarkan oleh pihak RSUD Dr. Soetomo, Rabu (17/8/2016). Ditemui di RSUD Dr. So etomo, pasangan ini masih terlihat tersedu kehilangan putranya Muhammad Zafran yang lahir pada 15 Agustus 2016 lalu yang prematur di
RSIA IBI Surabaya. Meski lahir prematur, dokter menyatakan bayi seberat 1760 gram itu di nyatakan sehat. Namun karena biaya rumah sakit yang terlalu mahal, pasangan ini meminta untuk dirujuk ke rumah sakit yang lebih terjangkau. Apalagi dia diberitahu peralatan RSIA IBI kurang lengkap. “Sehari Zafran dirawat di RSIA IBI sudah habis Rp3,5 juta. Karena merasa biaya terlalu mahal, kami minta direkomendasikan di rumah sakit yang harganya terjang
w w w. l e n s a i n d o n e s i a . c o m
kau dan akhirnya dirujuklah ke RSUD Dr. Soetomo,” kata Muhammad Royhan. Pada Selasa (16/8/2016) pukul 16.00 WIB, Zafran tiba ke RSUD Dr. Soetomo dan langsung diarahkan ke IRD RSUD Dr. Soetomo. Namun tak dinyana, putranya tak langsung memperoleh pera watan oleh pihak rumah sakit. Royhan mengatakan hingga pukul 23.00 WIB bayinya ditelantarkan dan tak langsung dimasukkan ke dalam inkubator.
“Zafran ditelantarkan di sebuah ruangan bayi nor mal pada umumnya, tidak dimasukkan ke inkubator dari pukul 16.00-23.00 WIB. Itu pun setelah kami marahmarah. Selama tujuh jam dia ditelantarkan,” ucapnya. Azizatul Khoiro menga takan saat dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo putranya masih sehat. Setelah ditelantarkan selama tujuh jam, pihak ru mah sakit menyuruh dia dan keluarga untuk pulang ke ru mah. Tak dinyana, pada Rabu
(17/8/2016) pukul 09.00 WIB Royhan dikabari pihak ru mah sakit bila Zafran sudah meninggal dunia. “Lalu kami sebagai kelu arga mendapat kabar seperti itu, kami tidak terima dan langsung masuk ruangan, ternyata saya lihat sendiri anak saya tidak dimasukkan ke inkubator. Jadi dimasuk kan ke tempat biasa seperti bayi yang normal lainnya, mas bisa bayangkan gimana dinginnya.
nBaca: Bayi... Hal 7